Dian Sastro Curhat Tantangan Jadi Jeng Yah dalam Gadis Kretek
CNN Indonesia
Jumat, 03 Nov 2023 06:31 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Dian Sastro mengaku banyak tantangan, salah satunya belajar hidup pelan, untuk memerankan Dasiyah dalam serial Gadis Kretek. (Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --
Dian Sastrowardoyo membeberkan tantangan utama saat berperan sebagai Dasiyah atau Jeng Yah dalam Gadis Kretek. Menurutnya, karakter krusial dalam serial tersebut memiliki kepribadian dan perilaku yang berbeda dengannya.
Melalui latar zaman dan kultural yang berbeda, Dian merasakan kebiasaan-kebiasaan Dasiyah cukup membuatnya kewalahan.
"Dia [Dasiyah] kan ngomongnya pelan, minim kata. Kalau tidak perlu bicara, enggak perlu ngomong," ujar Dian Sastro menggambarkan karakter miliknya sesi wawancara Gadis Kretek di The Hermitage, Jakarta Pusat, Rabu (1/10).
"Lalu cara jalan yang lama banget, dia tuh tipe yang kalau ditungguin juga tetap aja bakal lama aja, dan enggak berasa ditungguin," imbuhnya.
"Jadi dia seakan memiliki tempo hidup yang jauh berbeda dengan dunia di sekitarnya," kata Dian.
Ia mengakui hal-hal tersebut sangat berbeda dengan dirinya yang sangat ekspresif dalam bertutur kata. Oleh sebab itu, Dian Sastro melakukan beberapa cara agar kebiasaan milik Dasiyah dapat ia jalani tanpa canggung.
Demi mendalami peran tersebut, salah satu hal yang dilakukan Dian adalah 'mengurung' diri di rumah beberapa waktu tanpa interaksi. Ia seperti memutus hubungan dengan dunia luar.
"Dalam beberapa latihan dan hearing itu aku benar-benar ngasih waktu beberapa jam sehari di rumah," kata Dian.
"Enggak ketemu orang, handphone enggak dinyalain, enggak dengar musik, enggak tahu peradaban, enggak buka internet. Musik yang aku dengarkan cuma gamelan sama musik klasik," imbuhnya.
Sedangkan untuk memperlambat gerakan, Dian Sastro mengaku meninggalkan sementara rutinitas berolahraga, seperti tenis dan berlari. Ia pun hanya meditasi dan menari Jawa untuk memaksimalkan penampilannya.
"Olahraga yang aku kerjain cuma meditasi sama menari Jawa yang pelan," lanjut Dian.
"Agar membiasakan jantung dan gerak tubuh aku jadi pelan dan slow, jadi kayak slow motion gitu," ujarnya.
Lanjut ke sebelah...
Dalam kesempatan tersebut, Dian Sastro menilai Rukman Rosadi selaku lawan main juga membantunya dalam menghidupkan karakter Dasiyah. Rukman berperan sebagai Idrus Muria, ayah Dasiyah di Gadis Kretek.
Salah satu pembelajaran yang ia dapat dari Rukman Rosadi adalah cara melangkah ketika masuk dan melewati pintu. Ia pun mengaku ketagihan menggunakan pendekatan tersebut ketika melakoni peran lainnya di kemudian hari.
"Bagaimana membentuk cara kita melangkah itu ternyata bisa memengaruhi cara kita berpikir," kata Dian mengutip pembelajaran yang ia dapatkan dari Rukman Rosadi.
"Aku suka banget sama metode ini. Kayaknya aku tetap belajar untuk metode ini dan menggunakannya beberapa kali ke depan," tandasnya.
Gadis Kretek merupakan serial yang disutradarai Kamila Andini dan Ifa Isfansyah. Serial ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Ratih Kumala.
Sederet aktor papan atas bergabung dalam proyek serial ini, seperti Dian Sastrowardoyo, Ario Bayu, Arya Saloka, Putri Marino, hingga Ibnu Jamil.
Selain itu, Tissa Biani, Sheila Dara, Sha Ine Febriyanti, Winky Wiryawan, Rukman Rosadi, Verdi Solaiman, Nungki Kusumastuti, Dimas Aditya, Pritt Timothy, dan Tutie Kirana juga turut meramaikan serial tersebut.
Gadis Kretek sudah tayang terlebih dahulu di Busan International Film Festival 2023 dengan menampilkan dua episode. Serial ini memiliki lima episode yang tayang di Netflix 2 November.
Dian Sastrowardoyo membeberkan tantangan utama saat berperan sebagai Dasiyah atau Jeng Yah dalam Gadis Kretek. Menurutnya, karakter krusial dalam serial tersebut memiliki kepribadian dan perilaku yang berbeda dengannya.
Melalui latar zaman dan kultural yang berbeda, Dian merasakan kebiasaan-kebiasaan Dasiyah cukup membuatnya kewalahan.
"Dia [Dasiyah] kan ngomongnya pelan, minim kata. Kalau tidak perlu bicara, enggak perlu ngomong," ujar Dian Sastro menggambarkan karakter miliknya sesi wawancara Gadis Kretek di The Hermitage, Jakarta Pusat, Rabu (1/10).
"Lalu cara jalan yang lama banget, dia tuh tipe yang kalau ditungguin juga tetap aja bakal lama aja, dan enggak berasa ditungguin," imbuhnya.
"Jadi dia seakan memiliki tempo hidup yang jauh berbeda dengan dunia di sekitarnya," kata Dian.
Ia mengakui hal-hal tersebut sangat berbeda dengan dirinya yang sangat ekspresif dalam bertutur kata. Oleh sebab itu, Dian Sastro melakukan beberapa cara agar kebiasaan milik Dasiyah dapat ia jalani tanpa canggung.
Demi mendalami peran tersebut, salah satu hal yang dilakukan Dian adalah 'mengurung' diri di rumah beberapa waktu tanpa interaksi. Ia seperti memutus hubungan dengan dunia luar.
"Dalam beberapa latihan dan hearing itu aku benar-benar ngasih waktu beberapa jam sehari di rumah," kata Dian.
"Enggak ketemu orang, handphone enggak dinyalain, enggak dengar musik, enggak tahu peradaban, enggak buka internet. Musik yang aku dengarkan cuma gamelan sama musik klasik," imbuhnya.
Sedangkan untuk memperlambat gerakan, Dian Sastro mengaku meninggalkan sementara rutinitas berolahraga, seperti tenis dan berlari. Ia pun hanya meditasi dan menari Jawa untuk memaksimalkan penampilannya.
"Olahraga yang aku kerjain cuma meditasi sama menari Jawa yang pelan," lanjut Dian.
"Agar membiasakan jantung dan gerak tubuh aku jadi pelan dan slow, jadi kayak slow motion gitu," ujarnya.
Lanjut ke sebelah...
Dian Sastro Ngaku Terbantu Lawan Main di Gadis Kretek
Dian Sastro mengaku banyak tantangan, salah satunya belajar hidup pelan, untuk memerankan Dasiyah dalam serial Gadis Kretek. (Netflix)
Dalam kesempatan tersebut, Dian Sastro menilai Rukman Rosadi selaku lawan main juga membantunya dalam menghidupkan karakter Dasiyah. Rukman berperan sebagai Idrus Muria, ayah Dasiyah di Gadis Kretek.
Salah satu pembelajaran yang ia dapat dari Rukman Rosadi adalah cara melangkah ketika masuk dan melewati pintu. Ia pun mengaku ketagihan menggunakan pendekatan tersebut ketika melakoni peran lainnya di kemudian hari.
"Bagaimana membentuk cara kita melangkah itu ternyata bisa memengaruhi cara kita berpikir," kata Dian mengutip pembelajaran yang ia dapatkan dari Rukman Rosadi.
"Aku suka banget sama metode ini. Kayaknya aku tetap belajar untuk metode ini dan menggunakannya beberapa kali ke depan," tandasnya.
Gadis Kretek merupakan serial yang disutradarai Kamila Andini dan Ifa Isfansyah. Serial ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Ratih Kumala.
Sederet aktor papan atas bergabung dalam proyek serial ini, seperti Dian Sastrowardoyo, Ario Bayu, Arya Saloka, Putri Marino, hingga Ibnu Jamil.
Selain itu, Tissa Biani, Sheila Dara, Sha Ine Febriyanti, Winky Wiryawan, Rukman Rosadi, Verdi Solaiman, Nungki Kusumastuti, Dimas Aditya, Pritt Timothy, dan Tutie Kirana juga turut meramaikan serial tersebut.
Gadis Kretek sudah tayang terlebih dahulu di Busan International Film Festival 2023 dengan menampilkan dua episode. Serial ini memiliki lima episode yang tayang di Netflix 2 November.