Steven Tyler Kembali Dituding Lakukan Pelecehan Seksual
CNN Indonesia
Sabtu, 04 Nov 2023 00:15 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Vokalis Aerosmith Steven Tyler kembali dituduh lakukan pelecehan seksual kepada perempuan di bawah umur di masa lampau. (Getty Images via AFP/Lisa Lake)
Jakarta, CNN Indonesia --
Artikel ini mengandung konten pelecehan seksual yang berpotensi membuat pembaca tidak nyaman.
Vokalis AerosmithSteven Tyler kembali dihadapkan dengan kasus dugaan pelecehan seksual. Kasus kedua yang menjeratnya ini disebut terjadi pada 1975 di New York kepada perempuan berusia 17 tahun kala itu.
Dilansir melalui Page Six, Kamis (2/11), seorang perempuan bernama Jeanne Bellino mengajukan tuntutan hukum terbaru kepada vokalis tersebut.
Menurut bacaan tuntutan tersebut, insiden yang terjadi New York itu dialami oleh Bellino kala ia bersama seorang temannya berencana pulang bersama menuju Queens.
Namun saat itu, teman Bellino ingin menemui Aerosmith dalam sebuah pesta yang digelar di Hotel Warwick.
Bellino mengklaim, bahwa dia serta temannya bertemu dengan Tyler dan "sekitar setengah lusin orang yang tampaknya adalah anggota band dan teman-teman terdekat Aerosmith" di 6th Avenue, Manhattan.
"Saat mereka berjalan, Jeanne mengomentari lirik lagu kepada Tyler. Tyler jelas kesal dengan pernyataan Jeanne, lalu tiba-tiba Tyler meraih tangan Jeanne dan memaksanya masuk ke bilik telepon umum," tuntutan tersebut seperti diberitakan Page Six.
Dalam tuntutan, Bellino mengklaim Tyler, yang saat itu 27 tahun, "memasukkan lidahnya ke dalam mulutnya" dan "menyentuh tubuh, payudara, pantat, dan alat kelaminnya, melepas pakaian dan mendesaknya ke dinding telepon umum."
Bellino juga mengklaim penyanyi I Don't Want to Miss a Thing tersebut "berusaha melakukan hubungan seks" dengannya dengan para temannya yang menunggu "berdiri di luar" dan tertawa.
"Tanpa persetujuan dari Jeanne, Steven Tyler dengan paksa memasukkan lidahnya ke dalam mulut Jeanne," demikian tuntutan hukum tersebut.
"Alat kelamin Steven Tyler terlihat ereksi dan dengan jelas terasa ketika dia menggosokkannya pada Jeanne, sementara dia tidak mengenakan celana dalam dan mengenakan celana tipis."
Jeanne Bellino mengklaim dia mencoba melepaskan diri dengan meraih belakang kepala Steven Tyler. Namun, dalam tuntutan tersebut, dia mengklaim Tyler "tiba-tiba berhenti dan keluar dari bilik telepon."
Jeanne menyatakan dirinya "syok dan ketakutan" setelah merapikan pakaiannya kembali dan keluar dari bilik telepon.
Lanjut ke sebelah...
Dalam keadaan "bingung dan terkejut," Bellino mengklaim bahwa dia terus berjalan dengan rombongan tersebut ke hotel karena dia bergantung pada temannya untuk pulang dan dia tidak memiliki cukup uang.
Setelah masuk hotel, Bellino mengklaim Steven Tyler sekali lagi memojokkannya ke dinding dan "memasukkan lidahnya ke dalam mulutnya" dan "berusaha melakukan hubungan seks" sambil orang lain berdiri dan menyaksikannya, termasuk seorang doorman yang tidak dikenal.
Bellino mengklaim kembali melakukan perlawanan dan menarik rambut Tyler. Kemudian, dia mengklaim bahwa Tyler berbisik di telinganya, "Aku akan pergi ke kamarku sebentar."
Setelah sang pemenang Grammy "tiba-tiba pergi" ke kamarnya, Bellino mengatakan bahwa dia duduk termenung di lobi hotel dengan kondisi "menangis dan ketakutan."
"Telepon di lobi hotel berdering, dan salah satu rekan Steven Tyler menjawabnya dan kemudian mendekati Jeanne yang duduk gemetar di kursi dan berkata padanya, 'Oke, kamu bisa naik ke kamarnya,'" demikian tuntutan hukum tersebut.
Jeanne mengatakan bahwa dia "tidak bisa berbicara dan bergerak" dan "menggelengkan kepala dalam penolakan" sambil mencoba mencari bantuan atau cara untuk melarikan diri. Dia kemudian menyatakan melarikan diri menuju pintu dan doorman membantunya segera naik taksi.
Tuntutan yang diajukan oleh Bellino menjadi yang kedua kalinya dihadapi oleh Tyler. Pada Desember 2022, seorang perempuan bernama Julia Holcomb mengajukan tuntutan hukum atas pelecehan seksual terhadap Tyler.
Saat itu, Holcomb mengklaim bahwa dirinya memulai hubungan seksual dengan Tyler dia masih berusia 16 tahun pada 1973. Julia juga mengklaim bahwa Steven Tyler memaksanya untuk melakukan aborsi.
Steven Tyler membantah tuduhan tersebut pada awal 2023, dengan argumen bahwa Holcomb memberikan persetujuan untuk hubungan seksual tersebut dan bahwa dia memiliki imunitas sebagai wali hukumnya saat itu.
Jakarta, CNN Indonesia --
Artikel ini mengandung konten pelecehan seksual yang berpotensi membuat pembaca tidak nyaman.
Vokalis AerosmithSteven Tyler kembali dihadapkan dengan kasus dugaan pelecehan seksual. Kasus kedua yang menjeratnya ini disebut terjadi pada 1975 di New York kepada perempuan berusia 17 tahun kala itu.
Dilansir melalui Page Six, Kamis (2/11), seorang perempuan bernama Jeanne Bellino mengajukan tuntutan hukum terbaru kepada vokalis tersebut.
Menurut bacaan tuntutan tersebut, insiden yang terjadi New York itu dialami oleh Bellino kala ia bersama seorang temannya berencana pulang bersama menuju Queens.
Namun saat itu, teman Bellino ingin menemui Aerosmith dalam sebuah pesta yang digelar di Hotel Warwick.
Bellino mengklaim, bahwa dia serta temannya bertemu dengan Tyler dan "sekitar setengah lusin orang yang tampaknya adalah anggota band dan teman-teman terdekat Aerosmith" di 6th Avenue, Manhattan.
"Saat mereka berjalan, Jeanne mengomentari lirik lagu kepada Tyler. Tyler jelas kesal dengan pernyataan Jeanne, lalu tiba-tiba Tyler meraih tangan Jeanne dan memaksanya masuk ke bilik telepon umum," tuntutan tersebut seperti diberitakan Page Six.
Dalam tuntutan, Bellino mengklaim Tyler, yang saat itu 27 tahun, "memasukkan lidahnya ke dalam mulutnya" dan "menyentuh tubuh, payudara, pantat, dan alat kelaminnya, melepas pakaian dan mendesaknya ke dinding telepon umum."
Bellino juga mengklaim penyanyi I Don't Want to Miss a Thing tersebut "berusaha melakukan hubungan seks" dengannya dengan para temannya yang menunggu "berdiri di luar" dan tertawa.
"Tanpa persetujuan dari Jeanne, Steven Tyler dengan paksa memasukkan lidahnya ke dalam mulut Jeanne," demikian tuntutan hukum tersebut.
"Alat kelamin Steven Tyler terlihat ereksi dan dengan jelas terasa ketika dia menggosokkannya pada Jeanne, sementara dia tidak mengenakan celana dalam dan mengenakan celana tipis."
Jeanne Bellino mengklaim dia mencoba melepaskan diri dengan meraih belakang kepala Steven Tyler. Namun, dalam tuntutan tersebut, dia mengklaim Tyler "tiba-tiba berhenti dan keluar dari bilik telepon."
Jeanne menyatakan dirinya "syok dan ketakutan" setelah merapikan pakaiannya kembali dan keluar dari bilik telepon.
Lanjut ke sebelah...
Tyler Dituding Kembali Lakukan Pelecehan di Hotel
Vokalis Aerosmith Steven Tyler kembali dituduh lakukan pelecehan seksual kepada perempuan di bawah umur di masa lampau. (AFP/Michael Tran)
Dalam keadaan "bingung dan terkejut," Bellino mengklaim bahwa dia terus berjalan dengan rombongan tersebut ke hotel karena dia bergantung pada temannya untuk pulang dan dia tidak memiliki cukup uang.
Setelah masuk hotel, Bellino mengklaim Steven Tyler sekali lagi memojokkannya ke dinding dan "memasukkan lidahnya ke dalam mulutnya" dan "berusaha melakukan hubungan seks" sambil orang lain berdiri dan menyaksikannya, termasuk seorang doorman yang tidak dikenal.
Bellino mengklaim kembali melakukan perlawanan dan menarik rambut Tyler. Kemudian, dia mengklaim bahwa Tyler berbisik di telinganya, "Aku akan pergi ke kamarku sebentar."
Setelah sang pemenang Grammy "tiba-tiba pergi" ke kamarnya, Bellino mengatakan bahwa dia duduk termenung di lobi hotel dengan kondisi "menangis dan ketakutan."
"Telepon di lobi hotel berdering, dan salah satu rekan Steven Tyler menjawabnya dan kemudian mendekati Jeanne yang duduk gemetar di kursi dan berkata padanya, 'Oke, kamu bisa naik ke kamarnya,'" demikian tuntutan hukum tersebut.
Jeanne mengatakan bahwa dia "tidak bisa berbicara dan bergerak" dan "menggelengkan kepala dalam penolakan" sambil mencoba mencari bantuan atau cara untuk melarikan diri. Dia kemudian menyatakan melarikan diri menuju pintu dan doorman membantunya segera naik taksi.
Tuntutan yang diajukan oleh Bellino menjadi yang kedua kalinya dihadapi oleh Tyler. Pada Desember 2022, seorang perempuan bernama Julia Holcomb mengajukan tuntutan hukum atas pelecehan seksual terhadap Tyler.
Saat itu, Holcomb mengklaim bahwa dirinya memulai hubungan seksual dengan Tyler dia masih berusia 16 tahun pada 1973. Julia juga mengklaim bahwa Steven Tyler memaksanya untuk melakukan aborsi.
Steven Tyler membantah tuduhan tersebut pada awal 2023, dengan argumen bahwa Holcomb memberikan persetujuan untuk hubungan seksual tersebut dan bahwa dia memiliki imunitas sebagai wali hukumnya saat itu.