Rinoa Aurora bantah tuduhan Willy Dozan bahwa pernah kasar atau menampar Leon Dozan. (Instagram/@rinoaaurora)
Jakarta, CNN Indonesia --
Rinoa Aurora membantah pernah berlaku kasar ke Leon Dozan, kekasih sekaligus tersangka kasus dugaan penganiayaan. Bantahan itu disampaikan menyikapi tudingan Willy Dozan atas dirinya.
Ia kemudian menjelaskan kejadian yang berujung pada tudingan Willy Dozan. Rinoa mengatakan Leon menarik tangannya untuk ditamparkan ke wajahnya sendiri, sehingga seolah-olah terjadi perbuatan kasar.
"Jadi, saat itu dia [Leon] yang mengambil tangan saya sendiri, terus ditamparkan ke mukanya Leon," kata Rinoa Aurora Senduk seperti diberitakan detikcom, Rabu (22/11).
Menurut pengakuan Rinoa, momen itu terjadi ketika Leon Dozan melampiaskan rasa bersalahnya usai kepergok selingkuh. Ia menuturkan Leon kala itu menyesal hingga menampar wajahnya sendiri menggunakan tangan Rinoa.
"Karena Leon selingkuh dan dia menyesali perbuatannya. Jadi dia menamparkan sendiri ke mukanya, bukan saya," cetus Rinoa Aurora.
Hal itu disampaikan tak lama setelah Willy Dozan menuding Rinoa Aurora sebagai pihak yang kerap memperlakukan anaknya, Leon Dozan, dengan penuh kekerasan.
"Kalau bilang kasar, mohon maaf, Rinoa juga cukup kasar, suka tampar. Suka tampar ini, Leon pegang tangannya, di situ tarik-tarikan," klaim Willy Dozan dalam Rumpi: No Secret, Minggu (19/11).
Namun, tudingan Willy Dozan juga dibantah kuasa hukum sekaligus ibunda Rinoa, Yuliana Asaad. Yuliana membantah jika anaknya memiliki tendensi untuk menampar wajah Leon Dozan secara sengaja.
"Jadi kalau Rinoa mukul itu tidak benar," kata Juliana.
Ia pun menegaskan pihaknya bakal tetap membawa kasus tersebut ke ranah hukum hingga pengadilan. Saat ini, proses hukum tengah menjalani penyelidikan di Polres Metro Jakarta Pusat.
"Sekarang proses hukumnya sedang berjalan di Polres Metro Jakarta Pusat. Jadi kami sudah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.
Lanjut ke sebelah...
Klaim pihak Rinoa berbeda dengan yang disampaikan Firdaus Oiwobo selaku kuasa hukum Leon Dozan. Ia mengklaim telah berhasil membuat kedua belah pihak damai atas dugaan kasus kekerasan tersebut.
"Hari ini, saya sebagai kuasa hukum sukses mendamaikan mereka," klaim Firdaus Oiwobo usai menjalani proses pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (20/11).
"Mudah-mudahan mereka selesai di atas karena bertemu. Sekarang lagi rapat antara pihak keluarga Rinoa dan Leon," ungkapnya.
Sebelumnya, polisi menetapkan Leon Dozan sebagai tersangka kasus penghinaan terhadap institusi Polri. Ia juga berstatus tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap kekasihnya, Rino Aurora Senduk.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan ucapan penghinaan ke institusi Polri disampaikan Leon karena terpancing emosi setelah merasa cemburu dengan kekasihnya.
Kasus ini bermula ketika video aksi penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Leon Dozan terhadap Rinoa beredar di media sosial.
Dalam video yang beredar, Leon tampak memiting leher Rinoa, yang tampak menangis, sambil mengucapkan umpatan terhadap polisi.
Tak lama setelah penetapan tersangka dan penahanan, Willy Dozan dan Betharia Sonata selaku orang tua mengajukan penangguhan dengan alasan Leon Dozan diklaim tak pernah terjerat kasus hukum.
Mereka menjelaskan tindakan yang dilakukan Leon adalah emosi sesaat. Leon disebut sudah menyesal dan meminta maaf atas perlakuannya itu.
Jakarta, CNN Indonesia --
Rinoa Aurora membantah pernah berlaku kasar ke Leon Dozan, kekasih sekaligus tersangka kasus dugaan penganiayaan. Bantahan itu disampaikan menyikapi tudingan Willy Dozan atas dirinya.
Ia kemudian menjelaskan kejadian yang berujung pada tudingan Willy Dozan. Rinoa mengatakan Leon menarik tangannya untuk ditamparkan ke wajahnya sendiri, sehingga seolah-olah terjadi perbuatan kasar.
"Jadi, saat itu dia [Leon] yang mengambil tangan saya sendiri, terus ditamparkan ke mukanya Leon," kata Rinoa Aurora Senduk seperti diberitakan detikcom, Rabu (22/11).
Menurut pengakuan Rinoa, momen itu terjadi ketika Leon Dozan melampiaskan rasa bersalahnya usai kepergok selingkuh. Ia menuturkan Leon kala itu menyesal hingga menampar wajahnya sendiri menggunakan tangan Rinoa.
"Karena Leon selingkuh dan dia menyesali perbuatannya. Jadi dia menamparkan sendiri ke mukanya, bukan saya," cetus Rinoa Aurora.
Hal itu disampaikan tak lama setelah Willy Dozan menuding Rinoa Aurora sebagai pihak yang kerap memperlakukan anaknya, Leon Dozan, dengan penuh kekerasan.
"Kalau bilang kasar, mohon maaf, Rinoa juga cukup kasar, suka tampar. Suka tampar ini, Leon pegang tangannya, di situ tarik-tarikan," klaim Willy Dozan dalam Rumpi: No Secret, Minggu (19/11).
Namun, tudingan Willy Dozan juga dibantah kuasa hukum sekaligus ibunda Rinoa, Yuliana Asaad. Yuliana membantah jika anaknya memiliki tendensi untuk menampar wajah Leon Dozan secara sengaja.
"Jadi kalau Rinoa mukul itu tidak benar," kata Juliana.
Ia pun menegaskan pihaknya bakal tetap membawa kasus tersebut ke ranah hukum hingga pengadilan. Saat ini, proses hukum tengah menjalani penyelidikan di Polres Metro Jakarta Pusat.
"Sekarang proses hukumnya sedang berjalan di Polres Metro Jakarta Pusat. Jadi kami sudah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.
Lanjut ke sebelah...
Pihak Leon Dozan Klaim Kasus Itu Akan Berujung Damai
Rinoa Aurora bantah tuduhan Willy Dozan bahwa pernah kasar atau menampar Leon Dozan. (detikcom/Dwi Putri Aulia)
Klaim pihak Rinoa berbeda dengan yang disampaikan Firdaus Oiwobo selaku kuasa hukum Leon Dozan. Ia mengklaim telah berhasil membuat kedua belah pihak damai atas dugaan kasus kekerasan tersebut.
"Hari ini, saya sebagai kuasa hukum sukses mendamaikan mereka," klaim Firdaus Oiwobo usai menjalani proses pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (20/11).
"Mudah-mudahan mereka selesai di atas karena bertemu. Sekarang lagi rapat antara pihak keluarga Rinoa dan Leon," ungkapnya.
Sebelumnya, polisi menetapkan Leon Dozan sebagai tersangka kasus penghinaan terhadap institusi Polri. Ia juga berstatus tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap kekasihnya, Rino Aurora Senduk.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan ucapan penghinaan ke institusi Polri disampaikan Leon karena terpancing emosi setelah merasa cemburu dengan kekasihnya.
Kasus ini bermula ketika video aksi penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Leon Dozan terhadap Rinoa beredar di media sosial.
Dalam video yang beredar, Leon tampak memiting leher Rinoa, yang tampak menangis, sambil mengucapkan umpatan terhadap polisi.
Tak lama setelah penetapan tersangka dan penahanan, Willy Dozan dan Betharia Sonata selaku orang tua mengajukan penangguhan dengan alasan Leon Dozan diklaim tak pernah terjerat kasus hukum.
Mereka menjelaskan tindakan yang dilakukan Leon adalah emosi sesaat. Leon disebut sudah menyesal dan meminta maaf atas perlakuannya itu.