Jakarta, CNN Indonesia -- Nama Noah Schnapp kembali jadi bahan gunjingan warganet setelah dua artis Hollywood, Melissa Barerra dan Susan Sarandon, kehilangan pekerjaan akibat menyuarakan dukungan kepada Palestina.
Melissa Barrera didepak dari Scream VII setelah menyatakan aksi Israel di Gaza adalah genosida. Pemecatan dilakukan meski Barrera menjadi pemeran utama dalam dua film seri itu, Scream (2022) dan Scream VI (2023).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serupa, Susan Sarandon dikeluarkan dari United Talent Agency (UTA), agensi ternama Amerika di bidang hiburan, olahraga, dan penasihat.
Pemenang Best Actress in a Leading Role Piala Oscar 1996 (Dead Man Walkin) itu dicoret dari daftar klien agensi setelah menghadiri rapat umum pro-Palestina di kota New York beberapa waktu lalu.
Netizen pun kemudian membandingkan situasi tersebut dengan Noah Schnapp yang belum dikeluarkan dari pekerjaannya meski terang-terangan membela Israel yang telah melakukan agresi ke Gaza sejak 7 Oktober.
"Pertanyaan saya adalah kenapa Melissa Barrera dipecat sedangkan Noah Schnapp bisa mempertahankan pekerjaannya," tulis warganet.
[Gambas:Video CNN]
"Noah Schnapp bisa mengatakan semua hal gila yang dia inginkan tanpa dampak apa pun, tapi kemudian Melissa Barrera dipecat??? Standar ganda yang gila," tulis yang lain.
"Gila rasanya Melissa Barrera dan Susan Sarandon kehilangan pekerjaan/agensi karena melawan genosida, sedangkan Noah Schnapp bisa bilang 'Zionism is sexy' dan tidak mendapatkan konsekuensi apa-apa," cuit seorang netizen.
"Masih tidak habis pikir dengan fakta Melissa Barrera dipecat karena menyuarakan perlawanan terhadap genosida, dan Noah Schnapp dengan bangga membagikan video 'Zionism is sexy' dan mendapatkan 0 backlash," komentar serupa dari netizen yang lain.
"Menantikan pengumuman Noah Schnapp dan Amy Schumer jadi bintang baru Scream 7 setelah kepergian Melissa Barrera dan Jenna Ortega," sindir netizen yang lain. Amy Schumer merupakan satu dari banyak artis Hollywood yang mendukung Israel.
"Dengan mengatakan Noah Schnapp tidak bisa kehilangan pekerjaannya karena sudah musim terakhir Stranger Things dan jadi bintang utama untuk season itu, sementara pemeran utama SCREAM dipecat karena bilang genosida itu buruk, benar-benar sesuatu," kata warganet.
Lanjut ke sebelah...
Stranger Things 5 Diancam Bakal Diboikot Imbas Noah Schnapp
Noah Schnapp kembali 'dirujak' netizen setelah Melissa Barrera dan Susan Sarandon kehilangan pekerjaan/agensi usai bela Palestina. (Getty Images via AFP/Theo Wargo)
Tekanan terhadap Noah Schnapp hadir lagi setelah fan sempat ancam bakal boikot Stranger Things season 5 apabila pemeran Will Byers itu tak didepak dari serial tersebut usai video "Zionism is sexy."
Dalam video yang viral di media sosial beberapa waktu lalu, Noah Schnapp terlihat tersenyum, tertawa, dan merekam situasi di sekitarnya yang memegang stiker "Zionism is Sexy" dan "Hamas is ISIS."
Video tersebut dinilai tak pantas terutama di tengah begitu banyak negara menyerukan gencatan senjata di Gaza imbas agresi militer Israel di Palestina yang telah menewaskan begitu banyak warga sipil.
Noah Schnapp merupakan keturunan Yahudi yang vokal menyuarakan dukungan terhadap Israel sejak serangan Hamas pada 7 Oktober menewaskan lebih dari 1.300 warga Israel.
Pada 11 Oktober, Noah Schnapp mengunggah pernyataan tertulis ke Instagram. Hal itu menjadi unggahan terakhir di feed Instagramnya hingga saat ini.
"Sebagai seorang Yahudi Amerika, saya takut. Takut terhadap saudara dan saudari saya di Israel, yang telah diserang secara tidak masuk akal oleh Hamas.
"Saya benar-benar sedih melihat pembunuhan brutal terhadap anak-anak, perempuan dan tentara yang tidak bersalah berjuang untuk membela diri."
"Saya sama seperti yang lain menginginkan perdamaian, baik untuk Palestina dan Israel."
Namun, pernyataan tertulis itu juga memicu kritikan baru karena menyertakan kalimat, "Kamu antara mendukung Israel atau mendukung terorisme. Itu bukan sebuah pilihan sulit. Shame on you."
Hingga kini, belum ada pernyataan atau unggahan terbaru dari Noah Schnapp usai hal tersebut. Tim produksi Stranger Things juga belum buka suara terkait tekanan yang terus bergulir.
[Gambas:Photo CNN]