Taika Waititi Ngaku Jadi Sutradara Thor: Ragnarok Imbas Bokek
CNN Indonesia
Rabu, 29 Nov 2023 06:15 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Taika Waititi mengaku ambil proyek Thor: Ragnarok karena alasan finansial. Ia ngaku kala itu butuh uang untuk keluarganya. (AFP/Valerie Macon)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sutradara Taika Waititi mengungkapkan alasan sesungguhnya mengarahkan film Thor: Ragnarok (2017). Ia mengaku awalnya sama sekali tak tertarik pada karakter dewa petir asal mitologi Nordik itu.
Ia blak-blakan mengambil proyek tersebut karena tak punya uang. Menurutnya, tawaran yang diajukan untuk mengarahkan film ketiga seri Thor bisa mencukupi kebutuhan keluarganya.
Sebelum Taika Waititi, dua film pertama Thor, yakni Thor dan Thor: The Dark World, diarahkan Kenneth Branagh dan Alan Taylor.
"Itu [jadi sutradara Thor] bukan bagian rencana karier saya sebagai seorang sutradara," pengakuan Taika Waititi dalam siniar Smarless beberapa waktu lalu, seperti diberitakan The Wrap pada Senin (27/11).
"Tapi saya saat itu sedang miskin dan baru saja memiliki anak kedua, dan saya pikir, 'Kamu tahu, ini akan menjadi kesempatan bagus untuk mencukupi kebutuhan anak-anak ini'," ujarnya mengakui latar belakangnya mengambil proyek tersebut.
Kala itu, Taika Waititi masih menikah dengan Chelsea Winstanley, produser asal Selandia Baru. Dua anak lahir dari pernikahan yang dibangun sejak 2011 tersebut. Namun, hubungan mereka kandas dan resmi cerai pada 2018.
Lebih lanjut, sutradara asal Selandia Baru ini mengaku sama sekali tidak terlalu tertarik pada karakter Thor sejak dirinya kecil.
Bahkan, ketika ia memulai riset untuk mengembangkan karakternya di film, Waititi mengaku masih merasakan hal yang sama.
"Itu adalah sekadar buku komik yang saya temukan dan lalu saya berkata, 'Ewh'," jelas Waititi mengenang masa lalunya yang sama sekali tak tertarik dengan Thor.
"Dan kemudian saya melakukan riset tentang karakter ini, ketika saya membaca satu komik Thor atau sekitar 18 halaman, atau seberapa panjang buku itu. Saya masih bingung dengan karakter ini," sambungnya.
Lanjut ke sebelah...
Waititi mencatat satu-satunya hal yang menurutnya bisa ia poles untuk film Thor adalah mengeksplorasi lebih banyak karakter. Ia juga menduga Marvel hanya menghubunginya karena mereka kesusahan dan bersedia mencoba cara apapun.
"Saya pikir mereka tidak punya cara lain untuk mengerjakan itu. Saya pikir, 'Wow, mereka memanggil saya, berarti ini benar-benar berada di dasar tong sampah'," ujarnya.
Pada akhirnya, Taika Waititi terlibat sebagai sutradara dalam dua film Thor, yakni Thor: Ragnarok (2017) dan Thor: Love and Thunder (2022).
Namun dalam perbincangannya bersama Business Insider, Selasa (14/11), Waititi yakin tak bakal menyutradarai film Thor selanjutnya jika waralaba ini akan terus berkembang.
"Saya tidak bisa tahu itu benar atau tidak [rumor film Thor 5]. Yang jelas saya yakin kalau saya tidak akan terlibat," kata Waititi ke Business Insider, seperti dilansir melalui Deadline, Selasa (14/11).
Waititi juga memastikan bahwa ia tak akan merasa dicurangi pihak Marvel jika rumor Thor 5 akan terjadi. Ia mengaku masih menaruh cinta kepada MCU dan memiliki kesan baik ketika bekerja sama dengan aktor utama Thor Chris Hemsworth.
"Saya tidak akan pernah merasa mereka [MCU] menyelingkuhi saya," kata Waititi menanggapi rumor keberlanjutan waralaba Thor tanpa dirinya.
"Kami sedang dalam mode open relationship, jika mereka ingin bersama orang lain, saya turut bahagia. Saya pasti masih bisa berada di satu ranjang lagi dengan mereka," lengkap Waititi menjelaskan hubungannya dengan pihak MCU.
Sementara itu, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai nasib Thor setelah Love and Thunder tayang tahun lalu. Kepastian mengenai Thor 5 belum mendapat konfirmasi dari Marvel Studios maupun Kevin Feige.
Jakarta, CNN Indonesia --
Sutradara Taika Waititi mengungkapkan alasan sesungguhnya mengarahkan film Thor: Ragnarok (2017). Ia mengaku awalnya sama sekali tak tertarik pada karakter dewa petir asal mitologi Nordik itu.
Ia blak-blakan mengambil proyek tersebut karena tak punya uang. Menurutnya, tawaran yang diajukan untuk mengarahkan film ketiga seri Thor bisa mencukupi kebutuhan keluarganya.
Sebelum Taika Waititi, dua film pertama Thor, yakni Thor dan Thor: The Dark World, diarahkan Kenneth Branagh dan Alan Taylor.
"Itu [jadi sutradara Thor] bukan bagian rencana karier saya sebagai seorang sutradara," pengakuan Taika Waititi dalam siniar Smarless beberapa waktu lalu, seperti diberitakan The Wrap pada Senin (27/11).
"Tapi saya saat itu sedang miskin dan baru saja memiliki anak kedua, dan saya pikir, 'Kamu tahu, ini akan menjadi kesempatan bagus untuk mencukupi kebutuhan anak-anak ini'," ujarnya mengakui latar belakangnya mengambil proyek tersebut.
Kala itu, Taika Waititi masih menikah dengan Chelsea Winstanley, produser asal Selandia Baru. Dua anak lahir dari pernikahan yang dibangun sejak 2011 tersebut. Namun, hubungan mereka kandas dan resmi cerai pada 2018.
Lebih lanjut, sutradara asal Selandia Baru ini mengaku sama sekali tidak terlalu tertarik pada karakter Thor sejak dirinya kecil.
Bahkan, ketika ia memulai riset untuk mengembangkan karakternya di film, Waititi mengaku masih merasakan hal yang sama.
"Itu adalah sekadar buku komik yang saya temukan dan lalu saya berkata, 'Ewh'," jelas Waititi mengenang masa lalunya yang sama sekali tak tertarik dengan Thor.
"Dan kemudian saya melakukan riset tentang karakter ini, ketika saya membaca satu komik Thor atau sekitar 18 halaman, atau seberapa panjang buku itu. Saya masih bingung dengan karakter ini," sambungnya.
Lanjut ke sebelah...
Taika Waikiki Ngaku Sutradarai Thor Imbas Bokek
Taika Waititi mengaku ambil proyek Thor: Ragnarok karena alasan finansial. Ia ngaku kala itu butuh uang untuk keluarganya. (AFP/Robyn Beck)
Waititi mencatat satu-satunya hal yang menurutnya bisa ia poles untuk film Thor adalah mengeksplorasi lebih banyak karakter. Ia juga menduga Marvel hanya menghubunginya karena mereka kesusahan dan bersedia mencoba cara apapun.
"Saya pikir mereka tidak punya cara lain untuk mengerjakan itu. Saya pikir, 'Wow, mereka memanggil saya, berarti ini benar-benar berada di dasar tong sampah'," ujarnya.
Pada akhirnya, Taika Waititi terlibat sebagai sutradara dalam dua film Thor, yakni Thor: Ragnarok (2017) dan Thor: Love and Thunder (2022).
Namun dalam perbincangannya bersama Business Insider, Selasa (14/11), Waititi yakin tak bakal menyutradarai film Thor selanjutnya jika waralaba ini akan terus berkembang.
"Saya tidak bisa tahu itu benar atau tidak [rumor film Thor 5]. Yang jelas saya yakin kalau saya tidak akan terlibat," kata Waititi ke Business Insider, seperti dilansir melalui Deadline, Selasa (14/11).
Waititi juga memastikan bahwa ia tak akan merasa dicurangi pihak Marvel jika rumor Thor 5 akan terjadi. Ia mengaku masih menaruh cinta kepada MCU dan memiliki kesan baik ketika bekerja sama dengan aktor utama Thor Chris Hemsworth.
"Saya tidak akan pernah merasa mereka [MCU] menyelingkuhi saya," kata Waititi menanggapi rumor keberlanjutan waralaba Thor tanpa dirinya.
"Kami sedang dalam mode open relationship, jika mereka ingin bersama orang lain, saya turut bahagia. Saya pasti masih bisa berada di satu ranjang lagi dengan mereka," lengkap Waititi menjelaskan hubungannya dengan pihak MCU.
Sementara itu, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai nasib Thor setelah Love and Thunder tayang tahun lalu. Kepastian mengenai Thor 5 belum mendapat konfirmasi dari Marvel Studios maupun Kevin Feige.