Profil Jo Koy, Komika Keturunan Filipina Host Golden Globe 2024
CNN Indonesia
Jumat, 22 Des 2023 11:25 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Berikut profil Jo Koy, komika keturunan Filipina-Amerika yang viral karena materi aksen warga Asia dan jadi host Golden Globe 2024. (AFP/ROBYN BECK)
Dalam tampil di atas panggung, bahasan soal kehidupan sebagai orang keturunan Asia terutama kehidupan dari ibunya sudah jadi materi utama dari Jo Koy. Apalagi, ia kerap membawakannya secara satire tapi dengan cara nyeleneh.
Selain kehidupan sebagai warga Asia-Amerika, sejumlah topik lain seperti budaya pop, gender, hingga perilaku dan seksualitas manusia menjadi sajian dari Jo Koy di atas panggung.
Meski begitu, penampilan Jo Koy yang memang satire dan komedi hina kerap kali disalahartikan sebagai ejekan. Tak sedikit netizen yang tersinggung ketika Jo Koy menampilkan bahan candaannya.
Jo Koy adalah seorang duda satu anak. Ia sempat menikah dengan Angie King, tapi bercerai pada 2013 silam. Mereka dikaruniari seorang anak laki-laki yang lahir pada 2003.
Jo Koy sudah menggelar sejumlah tur stand-up secara tunggal. Bahkan sejak 2017, tur stand-up Jo Koy tayang di Netflix secara eksklusif.
Diberitakan New York Post pada Kamis (21/12), komedian Jo Koy menerima tawaran setelah berbagai komedian papan atas seperti Chris Rock dan Ali Wong menolak permintaan jadi host Golden Globe.
"Saya melangkah masuk ke berbagai panggung di seluruh dunia sepanjang karier saya, tapi yang ini akan jadi ekstra spesial," kata Jo Koy dalam pernyataannya.
"Ini adalah momen di mana saya bisa membuat keluarga Filipina saya bangga. Mahal Kita [Google deh]!" lanjutnya.
Keterpilihan Jo Koy ini dinilai menjadi salah satu upaya Hollywood Foreign Press Association (HFPA) selaku penyelenggara Golden Globe Awards untuk membersihkan nama mereka usai sering dikritik karena ketimpangan keberagaman rasial dan etnik dalam organisasi itu.
Upaya itu juga terlihat dari berbagai upaya HFPA untuk menarik para komedian berkulit hitam dan keturunan Asia untuk menjadi pemandu acara Golden Globe Awards ke-81 yang akan tayang 7 Januari 2024 waktu Amerika Serikat.
Beberapa yang menolak untuk jadi host Golden Globe adalah Chris Rock dan Ali Wong. Sementara komedian yang sudah berkali-kali jadi host Golden Globe, Amy Poehler da Tina Fey, ogah kembali ke atas panggung acara itu.
(end)
Jakarta, CNN Indonesia --
Komedian Jo Koy terpilih menjadi pembawa acara Golden Globe Awards 2024setelah sejumlah komedian papan atas menolak memandu ajang penghargaan bergengsi tersebut.
Meski sudah berkarier sebagai komedian stand-up dari 1989, pria bernama asli Joseph Glenn Herbert Sr ini masih belum banyak dikenal di Indonesia hingga pandemi lalu.
Pada saat pandemi, salah satu video penampilan Jo Koy viral di media sosial. Penampilan tersebut adalah saat dirinya membawakan berbagai aksen warga Asia, mulai dari Filipina, Korea, Vietnam, hingga Jepang.
Potongan penampilan Jo Koy itu hilir mudik di TikTok dan Instagram Reels. Jo Koy pun mulai mendulang sejumlah penonton baru setelah sebelumnya banyak berasal dari Amerika Serikat.
Pria kelahiran 2 Juni 1971 tersebut memang sudah dikenal jenaka sejak anak-anak. Ia lahir dari ayah seorang tentara Angkatan Udara AS yang saat itu ditugaskan di Filipina, tempat ibunya berasal.
Semenjak kecil, pria keturunan Filipina-Amerika Serikat tersebut sudah sering ikut lomba bakat sekolah dan tampil di depan teman-teman juga keluarganya.
Nama Jo Koy yang berasal dari panggilan kecil dari keluarganya pun Joseph pilih sebagai nama panggung. Nama itu pun aslinya berasal dari kesalahpahaman.
Pada 1989, Joseph tengah berbincang dengan keponakannya soal rencana ia manggung. Di tengah perbincangan, tantenya memanggil dengan bahasa Tagalog: "Jo Ko, makan!".
"Jo" berasal dari nama "Joseph" dan "Ko" bermakna "saya" atau "kesayangan", sehingga "Jo Ko" berarti "Jo saya" atau "Jo sayang". Joseph merasa kata itu berbunyi "Jo Koy". Namun karena menilai nama itu bagus, ia menggunakannya sebagai nama panggung.
Ia pun memulai karier komedinya di sebuah klab komedi kecil di Las Vegas pada 1994. Tak lama setelahnya, ia terpilih menjadi pengisi acara tetap dalam acara prestisius Catch a Rising Star di MGM Grand Hotel and Casino.
Penampilan rutinnya itu membawa Jo Koy terpantau oleh seorang pemandu bakat dari stasiun televisi. Ia pun terpilih dan tampil selama dua musim di acara ComicView yang tayang di saluran BET.
Lanjut ke sebelah..
Komedi Satire Soal Warga Asia
Dalam tampil di atas panggung, bahasan soal kehidupan sebagai orang keturunan Asia terutama kehidupan dari ibunya sudah jadi materi utama dari Jo Koy. (Getty Images via AFP/FRAZER HARRISON)
Dalam tampil di atas panggung, bahasan soal kehidupan sebagai orang keturunan Asia terutama kehidupan dari ibunya sudah jadi materi utama dari Jo Koy. Apalagi, ia kerap membawakannya secara satire tapi dengan cara nyeleneh.
Selain kehidupan sebagai warga Asia-Amerika, sejumlah topik lain seperti budaya pop, gender, hingga perilaku dan seksualitas manusia menjadi sajian dari Jo Koy di atas panggung.
Meski begitu, penampilan Jo Koy yang memang satire dan komedi hina kerap kali disalahartikan sebagai ejekan. Tak sedikit netizen yang tersinggung ketika Jo Koy menampilkan bahan candaannya.
Jo Koy adalah seorang duda satu anak. Ia sempat menikah dengan Angie King, tapi bercerai pada 2013 silam. Mereka dikaruniari seorang anak laki-laki yang lahir pada 2003.
Jo Koy sudah menggelar sejumlah tur stand-up secara tunggal. Bahkan sejak 2017, tur stand-up Jo Koy tayang di Netflix secara eksklusif.
Diberitakan New York Post pada Kamis (21/12), komedian Jo Koy menerima tawaran setelah berbagai komedian papan atas seperti Chris Rock dan Ali Wong menolak permintaan jadi host Golden Globe.
"Saya melangkah masuk ke berbagai panggung di seluruh dunia sepanjang karier saya, tapi yang ini akan jadi ekstra spesial," kata Jo Koy dalam pernyataannya.
"Ini adalah momen di mana saya bisa membuat keluarga Filipina saya bangga. Mahal Kita [Google deh]!" lanjutnya.
Keterpilihan Jo Koy ini dinilai menjadi salah satu upaya Hollywood Foreign Press Association (HFPA) selaku penyelenggara Golden Globe Awards untuk membersihkan nama mereka usai sering dikritik karena ketimpangan keberagaman rasial dan etnik dalam organisasi itu.
Upaya itu juga terlihat dari berbagai upaya HFPA untuk menarik para komedian berkulit hitam dan keturunan Asia untuk menjadi pemandu acara Golden Globe Awards ke-81 yang akan tayang 7 Januari 2024 waktu Amerika Serikat.
Beberapa yang menolak untuk jadi host Golden Globe adalah Chris Rock dan Ali Wong. Sementara komedian yang sudah berkali-kali jadi host Golden Globe, Amy Poehler da Tina Fey, ogah kembali ke atas panggung acara itu.