Jakarta, CNN Indonesia -- Aktris Taiwan Barbie Hsu meninggal dunia pada Minggu (2/2) di Jepang akibat pneumonia. Kabar duka tersebut dikonfirmasi Dee Hsu selaku adik setelah ramai pemberitaan di Jepang mengenai kondisi Barbie Hsu.
Sang adik membenarkan Barbie Hsu mengembuskan napas terakhir saat berusia 48 tahun setelah tertular influenza yang membuat situasinya memburuk hingga pneumonia dan meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan Barbie Hsu dalam pernyataan sang adik. Dee mengaku bangga dan akan merindukan kakaknya tersebut.
"Seluruh keluarga kami datang ke Jepang untuk berlibur, dan saudari saya yang paling baik hati dan tersayang Barbie Hsu meninggal karena pneumonia yang disebabkan influenza dan sayangnya meninggalkan kami," kata Dee Hsu seperti diberitakan Taiwan Focus, Senin (3/2).
"Saya bersyukur menjadi saudarinya dalam kehidupan ini dan kami bisa saling merawat dan menghabiskan waktu bersama. Saya akan selalu berterima kasih padanya dan merindukannya!"
Berikut beberapa fakta Barbie Hsu meninggal dunia akibat pneumonia.
[Gambas:Video CNN]
Sakit di Jepang
Sumber, seperti diberitakan Mirror Media pada Senin (3/2), menyatakan Barbie Hsu sudah batuk-batuk dan sakit tenggorokan ketika tiba di Hakone, Jepang bersama keluarganya pada 29 Januari.
Ia setelahnya, pada 30 dan 31 Januari, juga disebut tak jalan-jalan akibat sakit dan sempat konsultasi di rumah sakit kecil hingga situasi terus menurun dan bertemu dokter di rumah sakit yang lebih besar.
Saat itu, Barbie Hsu didiagnosis influenza A, diberi obat, dan diizinkan pulang. Ia juga disebut tidak melanjutkan rawat jalan saat pindah ke Tokyo hingga kondisi kesehatannya memburuk pada 1 Februari malam.
Situasi itu membuatnya harus dilarikan ke RS untuk mendapatkan penanganan darurat. Namun, Barbie Hsu kemudian dinyatakan meninggal dunia pada 2 Februari pukul 7.00 pagi.
Riwayat penyakit
Dalam beberapa kesempatan, Barbie Hsu sempat menceritakan bahwa dirinya mengidap penyakit yang membuatnya pernah koma.
Barbie Hsu pernah mengakui memiliki riwayat prolaps katup mitral dan penyakit epilepsi yang menyebabkannya dirawat di rumah sakit berkali-kali.
Prolaps katup mitral adalah penyakit katup jantung yang ditandai dengan melengkungnya katup mitral ke arah atrium kiri.
Sementara itu, saat melahirkan anak keduanya pada 2016, Barbie Hsu koma karena kekurangan oksigen akibat kejang epilepsi. Pada satu titik, Barbie Hsu bahkan kehilangan detak jantung dan pernapasan dan hampir meninggal di meja operasi.
"Sesaat setelah melahirkan anak laki-laki saya, saya berhenti bernapas sampai harus dilarikan ke ICU," cerita Barbie Hsu seperti diberitakan M Today.
"Saya seperti koma, tapi sempat terpikir harus melihat anak saya," ucapnya. "Saya yakin anak saya yang menarik saya keluar dari pintu kematian."
Lanjut ke sebelah...
Fakta-fakta Barbie Hsu Meninggal Dunia Akibat Pneumonia
Berikut beberapa fakta Barbie Hsu meninggal dunia akibat pneumonia, seperti kronologi hingga duka sang suami DJ Koo. (Tangkapan layar Instagram @djkoo)
Meninggal jelang anniversary dengan DJ Koo
Barbie Hsu meninggal dunia pada 2 Februari 2025 dalam usia 48 tahun. Kepergian pemeran Sanchai secara mendadak tersebut terjadi hanya beberapa hari sebelum ulang tahun perkawinan ketiganya bersama DJ Koo.
Barbie Hsu dan DJ Koo mengumumkan mereka telah menikah pada Maret 2022, tapi menurut Dimsum Daily, keduanya mendaftarkan pernikahan mereka pada 8 Februari 2022.
Pernikahan Barbie Hsu dan DJ Koo itu sendiri terjadi setelah 20 tahun keduanya putus, dan merupakan pernikahan kedua bagi aktris tersebut, setelah cerai dari Wang Xiaofei.
DJ Koo pun buka suara setelah kehilangan kekasih hati yang hampir tiga tahun menjadi istrinya itu. Tak banyak yang disampaikan selain mengakui dirinya tidak baik-baik saja.
"Saya tidak baik-baik saja," ucap DJ Koo.
"Bukan," jawabnya singkat ketika kembali ditanya kemungkinan kabar duka tersebut merupakan informasi palsu.
[Gambas:Instagram]
Pemakaman
Barbie Hsu dikabarkan bakal dikremasi di Jepang. Hal itu dikonfirmasi sang ibu Huang Chunmei yang berada di sana untuk mengurus kremasi anak perempuannya itu. Abu Barbie Hsu nantinya akan dibawa kembali ke Taiwan.
Namun, tak ada detail informasi mengenai proses kremasi atau waktu keluarga kembali ke Taiwan dengan membawa abu Barbie Hsu.
"Untuk mengurus itu semua, saya tidak akan ada di Taiwan sementara itu. Saya harap semua bisa memberikan kami waktu," kata Huang Chunmei seperti diberitakan Mirror Media, Senin (3/2).
Hal tersebut disampaikan ibunda melalui produser Wang Weizhong, kerabat dekat termasuk sosok yang mengundang Barbie Hsu ke pernikahan anaknya. Pernikahan anak Wang Weizhong menjadi kesempatan Barbie Hsu muncul ke hadapan begitu banyak orang sebelum meninggal dunia.
Pernyataan itu juga disampaikan setelah keluarga diberitakan masih dalam pembahasan terkait rincian pemakaman pemeran Sanchai dalam Meteor Garden tersebut.
[Gambas:Video CNN]
Permintaan terakhir keluarga
Dalam pernyataan tersebut, Huang Chumei juga meminta semua orang bisa memberikan ruang dan waktu bagi keluarga untuk melepas kepergian Barbie Hsu.
Ia menyatakan anak perempuannya selama hidup selalu khawatir karena diikuti bahkan dikejar reporter dan banyak orang. Sehingga, keluarga menegaskan untuk diberikan privasi ketika kembali ke rumah, Taiwan.
"Ketika kami kembali ke Taiwan, minta tolong untuk tidak mengikuti kami di bandara dan juga jalan," ibu menegaskan.
"Itu hal yang selalu diinginkan Barbie Hsu, tapi tak pernah ia dapatkan. Saya harap semua bisa mengerti. Terima kasih."