Boneka Annabelle dalam The Conjuring. (Courtesy of Warner Bros)
Jakarta, CNN Indonesia --
Netizen heboh ketika boneka setan Annabelle diketahui sedang menjalani tur keliling bertemu para penggemar horor. Apalagi, boneka itu dikenal tak boleh disentuh.
Boneka legendaris yang menjadi fenomena dalam kisah The Conjuring dari kisah pasangan Ed dan Lorraine Warren itu saat ini menjalani sebuah tur bernama The Devils on the Run yang sudah berjalan sejak awal Mei 2025.
Tur tersebut digelar oleh komunitas peneliti paranormal Paranormal Research Society (PRS) yang bekerja sama dengan komunitas yang kini mengelola The Warrens' Occult Museum, New England Society for Psychic Research (NESPR).
Kabar soal tur ini menjadi viral di media sosial setelah penyelidik paranormal dan mantan pembawa acara Paranormal State, Ryan Daniel Buell, mengunggah soal tur itu ke media sosial.
Dalam unggahannya, Buell juga menyertakan bahwa boneka setan Annabelle yang selama ini dikunci rapat dalam The Warrens' Occult Museum Connecticut itu akan ikut mengunjungi sejumlah kota di Amerika Serikat.
Bukan hanya itu, lewat unggahan pada 11 Mei 2025, Bell menampilkan bagaimana Annabelle yang dikurung dalam kotak dibawa oleh petugas. Kotak 'tempat tinggal' Annabelle tersebut ditutup kain hitam dan sebuah salib disertakan pada kain itu.
Sejauh ini, Annabelle sudah mengunjungi sejumlah lokasi di beberapa negara bagian di Amerika Serikat. Pada Mei 2025, boneka yang disebut-sebut menyebabkan banyak bala itu berada di West Virginia.
Salah satu lokasi yang menjadi tempat 'fan meeting' dengan Annabelle di negara bagian West Virginia adalah penjara legendaris West Virginia State Penitentiary.
"Ini akan menjadi pertama kalinya dalam beberapa dekade orang-orang dapat menyelidiki dengan Annabelle di lokasi berhantu di luar Connecticut," tulis penyelenggara acara dalam laman resmi mereka.
"Karena tingginya permintaan dan minat terhadap acara ini, kami akan menawarkan dua pengalaman bertiket... Pertama, kami menawarkan tiket pengalaman akhir pekan, di mana peserta/penyelidik akan dapat menyelidiki WVP selama dua malam."
"Kedua, kami juga akan menawarkan tiket harian, bagi mereka yang mungkin ingin datang ke museum untuk mempelajari - dan melihat - Annabelle yang sebenarnya."
Namun tak semua orang senang dengan tur tersebut, apalagi mengingat mendiang pasangan Warren pernah berkata untuk tidak menyentuh apalagi membuka kotak Annabelle.
"Biarkan dia sendiri, biarkan dia beristirahat," tulis komentar dalam unggahan Buell.
"Lorraine mengatakan untuk tidak memindahkannya. KELUARGA WARREN BERKATA UNTUK TIDAK MEMINDAHKANNYA," tulis yang lain seperti diberitakan Daily Mail pada 17 Mei 2025.
"Lorraine dan Ed berguling-guling di kuburan mereka sekarang," kata yang lain.
Netizen lainnya juga mengirimkan kritik kepada menantu pasangan Warren, Tony Spera, yang kini menjadi pengelola The Warrens' Occult Museum sekaligus New England Society for Psychic Research (NESPR).
"Tony seharusnya malu pada dirinya sendiri karena aku tahu dia bagian dari itu. Ed & Lorraine berkata apa pun yang terjadi pada mereka, Annabelle tidak akan meninggalkan museum. Tony telah menentangnya berkali-kali demi uang," kata netizen tersebut.
Namun pihak penyelenggara memastikan bahwa mereka membawa boneka terkutuk tersebut dengan sangat hati-hati. Mereka juga menyertakan seorang pastor sebagai langkah antisipasi atas dampak dari Annabelle.
"Demi kehati-hatian dan demi keselamatan semua yang hadir, NESPR mendatangkan Pastor Bob Bailey, seorang pendeta Katolik Roma yang berpengetahuan luas di bidang supranatural," tulis mereka dalam laman resmi.
"Pastor Bob Bailey juga tampil di acara 'Paranormal State' dan merupakan sahabat karib PRS. Ia akan hadir sepanjang akhir pekan."
Laman The Warrens' Occult Museum yang dikelola New England Society for Psychic Research (NESPR) dan Tony Spera mengisahkan boneka Annabelle yang diyakini sebagai wadah bersemayam roh jahat disebut sebagai penyebab berbagai kejadian kecelakaan.
Beberapa di antaranya adalah kecelakaan yang dialami seorang anak muda setelah mengunjungi museum dan menantang boneka itu dan menggedor-gedor kotaknya. Persis saat perjalanan pulang dari museum, anak muda tersebut dilaporkan meninggal kecelakaan.
Ada juga sejumlah anak muda yang mencemooh boneka tersebut saat melihatnya. Saat mereka pergi pulang, mereka mengalami kecelakaan dan salah satunya meninggal dunia.
Kisah soal Annabelle sendiri dikenal luas setelah James Wan menyertakannya dalam film The Conjuring. Setelah itu, Annabelle menjadi lepasan tersendiri dan menjadi bagian dalam budaya pop.
Netizen heboh ketika boneka setan Annabelle diketahui sedang menjalani tur keliling bertemu para penggemar horor. Apalagi, boneka itu dikenal tak boleh disentuh.
Boneka legendaris yang menjadi fenomena dalam kisah The Conjuring dari kisah pasangan Ed dan Lorraine Warren itu saat ini menjalani sebuah tur bernama The Devils on the Run yang sudah berjalan sejak awal Mei 2025.
Tur tersebut digelar oleh komunitas peneliti paranormal Paranormal Research Society (PRS) yang bekerja sama dengan komunitas yang kini mengelola The Warrens' Occult Museum, New England Society for Psychic Research (NESPR).
Kabar soal tur ini menjadi viral di media sosial setelah penyelidik paranormal dan mantan pembawa acara Paranormal State, Ryan Daniel Buell, mengunggah soal tur itu ke media sosial.
Dalam unggahannya, Buell juga menyertakan bahwa boneka setan Annabelle yang selama ini dikunci rapat dalam The Warrens' Occult Museum Connecticut itu akan ikut mengunjungi sejumlah kota di Amerika Serikat.
Bukan hanya itu, lewat unggahan pada 11 Mei 2025, Bell menampilkan bagaimana Annabelle yang dikurung dalam kotak dibawa oleh petugas. Kotak 'tempat tinggal' Annabelle tersebut ditutup kain hitam dan sebuah salib disertakan pada kain itu.
Sejauh ini, Annabelle sudah mengunjungi sejumlah lokasi di beberapa negara bagian di Amerika Serikat. Pada Mei 2025, boneka yang disebut-sebut menyebabkan banyak bala itu berada di West Virginia.
Salah satu lokasi yang menjadi tempat 'fan meeting' dengan Annabelle di negara bagian West Virginia adalah penjara legendaris West Virginia State Penitentiary.
"Ini akan menjadi pertama kalinya dalam beberapa dekade orang-orang dapat menyelidiki dengan Annabelle di lokasi berhantu di luar Connecticut," tulis penyelenggara acara dalam laman resmi mereka.
"Karena tingginya permintaan dan minat terhadap acara ini, kami akan menawarkan dua pengalaman bertiket... Pertama, kami menawarkan tiket pengalaman akhir pekan, di mana peserta/penyelidik akan dapat menyelidiki WVP selama dua malam."
"Kedua, kami juga akan menawarkan tiket harian, bagi mereka yang mungkin ingin datang ke museum untuk mempelajari - dan melihat - Annabelle yang sebenarnya."
Namun tak semua orang senang dengan tur tersebut, apalagi mengingat mendiang pasangan Warren pernah berkata untuk tidak menyentuh apalagi membuka kotak Annabelle.
Bentuk asli boneka Annabelle. (dok. Paranormal Research Society/New England Society for Psychic Research/The Warrens' Occult Museum via www.prsevents.com)
"Biarkan dia sendiri, biarkan dia beristirahat," tulis komentar dalam unggahan Buell.
"Lorraine mengatakan untuk tidak memindahkannya. KELUARGA WARREN BERKATA UNTUK TIDAK MEMINDAHKANNYA," tulis yang lain seperti diberitakan Daily Mail pada 17 Mei 2025.
"Lorraine dan Ed berguling-guling di kuburan mereka sekarang," kata yang lain.
Netizen lainnya juga mengirimkan kritik kepada menantu pasangan Warren, Tony Spera, yang kini menjadi pengelola The Warrens' Occult Museum sekaligus New England Society for Psychic Research (NESPR).
"Tony seharusnya malu pada dirinya sendiri karena aku tahu dia bagian dari itu. Ed & Lorraine berkata apa pun yang terjadi pada mereka, Annabelle tidak akan meninggalkan museum. Tony telah menentangnya berkali-kali demi uang," kata netizen tersebut.
Namun pihak penyelenggara memastikan bahwa mereka membawa boneka terkutuk tersebut dengan sangat hati-hati. Mereka juga menyertakan seorang pastor sebagai langkah antisipasi atas dampak dari Annabelle.
"Demi kehati-hatian dan demi keselamatan semua yang hadir, NESPR mendatangkan Pastor Bob Bailey, seorang pendeta Katolik Roma yang berpengetahuan luas di bidang supranatural," tulis mereka dalam laman resmi.
"Pastor Bob Bailey juga tampil di acara 'Paranormal State' dan merupakan sahabat karib PRS. Ia akan hadir sepanjang akhir pekan."
Laman The Warrens' Occult Museum yang dikelola New England Society for Psychic Research (NESPR) dan Tony Spera mengisahkan boneka Annabelle yang diyakini sebagai wadah bersemayam roh jahat disebut sebagai penyebab berbagai kejadian kecelakaan.
Beberapa di antaranya adalah kecelakaan yang dialami seorang anak muda setelah mengunjungi museum dan menantang boneka itu dan menggedor-gedor kotaknya. Persis saat perjalanan pulang dari museum, anak muda tersebut dilaporkan meninggal kecelakaan.
Ada juga sejumlah anak muda yang mencemooh boneka tersebut saat melihatnya. Saat mereka pergi pulang, mereka mengalami kecelakaan dan salah satunya meninggal dunia.
Kisah soal Annabelle sendiri dikenal luas setelah James Wan menyertakannya dalam film The Conjuring. Setelah itu, Annabelle menjadi lepasan tersendiri dan menjadi bagian dalam budaya pop.