P Diddy Pakai Cadar Sambil Bugil Jadi Sutradara Pesta Gila Freak Off
CNN Indonesia
Rabu, 21 Mei 2025 09:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Sean Diddy Combs alias P Diddy disebut mengenakan cadar sembari bugil kala menjadi sutradara pesta gila gagasannya yang disebut Freak Off. (REUTERS/Eduardo Munoz)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sean Diddy Combs alias P Diddy disebut mengenakan cadar sembari bugil kala menjadi sutradara pesta gila gagasannya yang disebut Freak Off.
Hal itu diungkap seorang pria bernama Sharay Hayes yang pernah menjadi salah satu pria bayaran yang disewa P Diddy untuk ikut bergabung sebagai cameo dalam pesta gila itu.
Pria yang punya nama panggung The Punisher dan menjajakan layanannya via online tersebut menjadi saksi dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Federal Manhattan, New York City, pada Selasa (20/5).
Hayes yang kini berusia 51 tahun mengatakan pertunjukan gila yang ia ikuti saat 2012 bersama mantan P Diddy, Cassie Ventura, bisa berlangsung berjam-jam dan diarahkan sepenuhnya oleh Sean Combs.
"Ada kesadaran yang konsisten terkait arahan Tuan Combs dan persepsinya terkait hasrat dan keinginannya," kata Hayes. "Beberapa arahan kadang sangat spesifik, seperti pindahkan lilin, posisikan tubuhmu."
Hayes kemudian ditanya apakah dirinya kala itu mengenal sosok P Diddy, mengingat pada saat itu nama si musisi masih terkenal. Hayes mengatakan sulit mengenali wajah P Diddy karena ia mengenakan cadar, walaupun sisa tubuh yang lain tak tertutup sama sekali.
"Saya tidak dapat melihat wajahnya," kata Hayes. "Ia memakai pakaian yang dipakai perempuan Muslim, yang wajahnya tertutup sepenuhnya dan cuma terlihat bagian matanya."
Hayes mengatakan dirinya disewa untuk acara 2012 tersebut oleh seseorang yang mengaku bernama Janet. Semula, Hayes mengira hanya disewa untuk menari striptis untuk sekelompok perempuan.
Namun saat tiba di Trump Tower yang menjadi lokasi acara, ia hanya disambut oleh Cassie Ventura di pintu. Ventura kemudian menyebut mereka akan membuat "adegan seksi" dengan minyak bayi dan Hayes diminta tak melihat "suaminya" saat P Diddy keluar.
"Dia [Cassie Ventura] memberi saya setumpuk uang," kata Hayes yang merinci jumlahnya sekitar US$800 kala itu atau saat ini setara dengan US$1.117 alias Rp18,3 juta (US$1=Rp16.404).
"Saya secara khusus diminta untuk tidak mengenali suaminya, tidak menatapnya, tidak ada komunikasi antara saya atau dia," katanya seperti diberitakan New York Post pada Selasa (20/5).
Saay Hayes dan Cassie Ventura mengoleskan minyak bayi pada diri mereka masing-masing, saat itulah pria bugil dengan cadar masuk ke ruangan yang remang-remang. Pria bercadar itu membawa sebotol lubrikan dan masturbasi sebelum meninggalkan ruangan.
Lanjut ke sebelah...
Setelah itu, Cassie Ventura menyerahkan US$1.200 atau setara dengan US$1.676 alias Rp27,4 juta pada saat ini dan pergi meninggalkan Hayes di ruangan. Namun ternyata pertemuan itu bukan yang terakhir, Hayes mengaku disewa lagi oleh pasangan tersebut setelahnya hingga 12 kali.
Hingga suatu kali selama periode tersebut, Hayes baru sadar pria bugil bercadar itu adalah Sean Diddy Combs alias P Diddy ketika ruangan hotel yang disewa di Essex House Hotel di Central Park South bertuliskan "Tuan Sean Combs".
Combs disebut Hayes akan menaruh kondom dan uang bayarannya di sekitar Ventura. Hayes juga menilai tugasnya dalam acara itu adalah "menciptakan suasana" dan Combs bertindak sebagai sutradara film sedangkan ia dan Ventura adalah aktornya.
"Sepemahaman saya, kami menciptakan suasana, suasana seksi, yang menyenangkan bagi pasangannya itu [P Diddy]. Bagi saya, itu lebih terlihat sebagai fetish," kata Hayes kepada para juri.
Hayes juga mengatakan saat dirinya disewa oleh pasangan tersebut pada 2015, P Diddy sempat bersuara meninggi sembari melemparkan kondom kepadanya, dan menyatakan ia siap melihat Hayes berhubungan badan dengan Cassie Ventura.
Namun Hayes tak bisa memenuhi keinginan P Diddy kala itu. Perintah P Diddy yang terasa agresif membuat Hayes tak nyaman dan ereksi. Saat itulah jadi pesanan terakhir untuk Hayes dari pasangan tersebut.
Sean Diddy Combs alias P Diddy menghadapi lima gugatan, termasuk satu terkait pemerasan, dua terkait perdagangan seks, dan dua untuk menyediakan transportasi dan terlibat dalam prostitusi. Bila P Diddy terbukti bersalah atas seluruh gugatan, ia bisa mendapatkan hukuman penjara seumur hidup.
Meski begitu, P Diddy sudah menerima lebih dari 70 gugatan sejak 2023, yang berkaitan dengan pelecehan hingga kekerasan seks dan perdagangan seks. Namun gugatan tersebut akan diperlakukan terpisah dari kasus persidangan federal.
Jakarta, CNN Indonesia --
Sean Diddy Combs alias P Diddy disebut mengenakan cadar sembari bugil kala menjadi sutradara pesta gila gagasannya yang disebut Freak Off.
Hal itu diungkap seorang pria bernama Sharay Hayes yang pernah menjadi salah satu pria bayaran yang disewa P Diddy untuk ikut bergabung sebagai cameo dalam pesta gila itu.
Pria yang punya nama panggung The Punisher dan menjajakan layanannya via online tersebut menjadi saksi dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Federal Manhattan, New York City, pada Selasa (20/5).
Hayes yang kini berusia 51 tahun mengatakan pertunjukan gila yang ia ikuti saat 2012 bersama mantan P Diddy, Cassie Ventura, bisa berlangsung berjam-jam dan diarahkan sepenuhnya oleh Sean Combs.
"Ada kesadaran yang konsisten terkait arahan Tuan Combs dan persepsinya terkait hasrat dan keinginannya," kata Hayes. "Beberapa arahan kadang sangat spesifik, seperti pindahkan lilin, posisikan tubuhmu."
Hayes kemudian ditanya apakah dirinya kala itu mengenal sosok P Diddy, mengingat pada saat itu nama si musisi masih terkenal. Hayes mengatakan sulit mengenali wajah P Diddy karena ia mengenakan cadar, walaupun sisa tubuh yang lain tak tertutup sama sekali.
"Saya tidak dapat melihat wajahnya," kata Hayes. "Ia memakai pakaian yang dipakai perempuan Muslim, yang wajahnya tertutup sepenuhnya dan cuma terlihat bagian matanya."
Hayes mengatakan dirinya disewa untuk acara 2012 tersebut oleh seseorang yang mengaku bernama Janet. Semula, Hayes mengira hanya disewa untuk menari striptis untuk sekelompok perempuan.
Namun saat tiba di Trump Tower yang menjadi lokasi acara, ia hanya disambut oleh Cassie Ventura di pintu. Ventura kemudian menyebut mereka akan membuat "adegan seksi" dengan minyak bayi dan Hayes diminta tak melihat "suaminya" saat P Diddy keluar.
"Dia [Cassie Ventura] memberi saya setumpuk uang," kata Hayes yang merinci jumlahnya sekitar US$800 kala itu atau saat ini setara dengan US$1.117 alias Rp18,3 juta (US$1=Rp16.404).
"Saya secara khusus diminta untuk tidak mengenali suaminya, tidak menatapnya, tidak ada komunikasi antara saya atau dia," katanya seperti diberitakan New York Post pada Selasa (20/5).
Saay Hayes dan Cassie Ventura mengoleskan minyak bayi pada diri mereka masing-masing, saat itulah pria bugil dengan cadar masuk ke ruangan yang remang-remang. Pria bercadar itu membawa sebotol lubrikan dan masturbasi sebelum meninggalkan ruangan.
Lanjut ke sebelah...
Saat Identitas Pria Bugil Bercadar Terungkap
Sean Diddy Combs alias P Diddy disebut mengenakan cadar sembari bugil kala menjadi sutradara pesta gila gagasannya yang disebut Freak Off. (REUTERS/Steve Marcus)
Setelah itu, Cassie Ventura menyerahkan US$1.200 atau setara dengan US$1.676 alias Rp27,4 juta pada saat ini dan pergi meninggalkan Hayes di ruangan. Namun ternyata pertemuan itu bukan yang terakhir, Hayes mengaku disewa lagi oleh pasangan tersebut setelahnya hingga 12 kali.
Hingga suatu kali selama periode tersebut, Hayes baru sadar pria bugil bercadar itu adalah Sean Diddy Combs alias P Diddy ketika ruangan hotel yang disewa di Essex House Hotel di Central Park South bertuliskan "Tuan Sean Combs".
Combs disebut Hayes akan menaruh kondom dan uang bayarannya di sekitar Ventura. Hayes juga menilai tugasnya dalam acara itu adalah "menciptakan suasana" dan Combs bertindak sebagai sutradara film sedangkan ia dan Ventura adalah aktornya.
"Sepemahaman saya, kami menciptakan suasana, suasana seksi, yang menyenangkan bagi pasangannya itu [P Diddy]. Bagi saya, itu lebih terlihat sebagai fetish," kata Hayes kepada para juri.
Hayes juga mengatakan saat dirinya disewa oleh pasangan tersebut pada 2015, P Diddy sempat bersuara meninggi sembari melemparkan kondom kepadanya, dan menyatakan ia siap melihat Hayes berhubungan badan dengan Cassie Ventura.
Namun Hayes tak bisa memenuhi keinginan P Diddy kala itu. Perintah P Diddy yang terasa agresif membuat Hayes tak nyaman dan ereksi. Saat itulah jadi pesanan terakhir untuk Hayes dari pasangan tersebut.
Sean Diddy Combs alias P Diddy menghadapi lima gugatan, termasuk satu terkait pemerasan, dua terkait perdagangan seks, dan dua untuk menyediakan transportasi dan terlibat dalam prostitusi. Bila P Diddy terbukti bersalah atas seluruh gugatan, ia bisa mendapatkan hukuman penjara seumur hidup.
Meski begitu, P Diddy sudah menerima lebih dari 70 gugatan sejak 2023, yang berkaitan dengan pelecehan hingga kekerasan seks dan perdagangan seks. Namun gugatan tersebut akan diperlakukan terpisah dari kasus persidangan federal.