David Beckham Respons Amukan Brooklyn di Media Sosial
David Beckham tampak merespons pernyataan 'perang' dari Brooklyn, bahwa anak sulungnya itu tak lagi mau berdamai dengannya dan Victoria Beckham.
Dalam wawancara dengan Squawk Box CNBC, Beckham menyinggung soal potensi dan bahaya media sosial. Ia juga mengatakan bahwa anak-anak bisa saja melakukan kesalahan.
"Saya selalu berbicara tentang media sosial dan kekuatan media sosial - untuk kebaikan dan keburukan," kata Beckham seperti diberitakan Cosmopolitan pada Selasa (20/1).
"Apa yang dapat diakses anak-anak saat ini, bisa berbahaya. Tetapi apa yang saya temukan secara pribadi, terutama dengan anak-anak saya juga: Gunakanlah untuk alasan yang tepat."
David Beckham menyebut bahwa dirinya sudah mampu menggunakan platform media sosialnya untuk kepentingan yang lebih penting dan besar. Ia juga menyebut sudah mengajarkan hal yang sama kepada anak-anaknya.
"Dan saya telah mencoba melakukan hal yang sama dengan anak-anak saya, untuk mendidik mereka. Mereka membuat kesalahan," kata Beckham.
"Anak-anak diperbolehkan membuat kesalahan. Begitulah cara mereka belajar. Jadi, itulah yang saya coba ajarkan kepada anak-anak saya, tetapi terkadang Anda juga harus membiarkan mereka membuat kesalahan itu."
Dalam pernyataan di media sosial pada Senin (19/1), anak sulung David dan Victoria tersebut mengakui bahwa hubungannya dengan kedua orang tua kandungnya tersebut tidak baik.
"Saya tidak ingin berdamai dengan keluarga saya," tulis pria berusia 26 tahun itu. "Saya tidak dikendalikan, saya membela diri untuk pertama kalinya dalam hidup saya. Sepanjang hidup saya, orang tua saya telah mengendalikan narasi di media tentang keluarga kami."
"Sepanjang hidup saya, orang tua saya telah mengendalikan narasi di media tentang keluarga kami [dengan] unggahan media sosial yang dibuat-buat, acara keluarga, dan hubungan yang tidak otentik," kata Brooklyn.
Brooklyn Beckham juga disebut sudah muak dan menutup rapat pintu kehidupannya untuk kedua orang tuanya sendiri, David dan Victoria Beckham.
Menurut sumber dekat Brooklyn, pria 26 tahun tersebut sudah terlalu lama memendam perasaan atas tindakan kedua orang tuanya yang dianggap menyabotase pernikahan model itu dengan Nicola Peltz.
"Saya telah dikendalikan oleh orang tua saya hampir sepanjang hidup saya. Saya tumbuh dengan kecemasan yang luar biasa," kata Brooklyn Beckham.
"Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, sejak menjauh dari keluarga saya, kecemasan itu telah hilang. Saya bangun setiap pagi dengan rasa syukur atas kehidupan yang saya pilih, dan telah menemukan kedamaian dan kelegaan."
Rumor perang keluarga antara David-Victoria dengan Brooklyn Beckham sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir, tepatnya saat Brooklyn akan menikahi Nicola Peltz. Namun konflik makin memanas mulai tahun lalu.
Salah satu yang paling banyak diberitakan adalah saat Brooklyn dan Nicola tak hadir di pesta ulang tahun ke-50 David Beckham pada Mei 2025. Brooklyn menyebut dirinya berencana datang bersama Nicola ke London, tapi ditolak oleh orang tuanya.