Brand Mulai Tarik Iklan Cha Eun-woo Buntut Tuduhan Penggelapan pajak

CNN Indonesia
Jumat, 23 Jan 2026 15:09 WIB
Beberapa perusahaan menarik kampanye iklan Cha Eun-woo buntut penyanyi dan aktor itu diduga menggelapkan pajak. (Getty Images/Edward Berthelot)
Jakarta, CNN Indonesia --

Beberapa perusahaan telah menarik kampanye iklan yang menampilkan aktor dan penyanyi Cha Eun-woo. Hal itu mereka lakukan setelah member ASTRO tersebut terjerat tuduhan menghindari pembayaran pajak 20 miliar won.

Korea JoongAng Daily pada Jumat (23/1) memberitakan Shinhan Bank telah membuat semua iklan yang menampilkan Cha Eun-woo menjadi privat di saluran YouTube dan media sosial lainnya sejak Jumat pagi.

Cha Eun-woo telah menjadi model iklan untuk layanan keuangan bank itu sejak awal 2025, menggantikan aktor Kim Soo-hyun, yang juga dicopot bank tersebut imbas tuduhan berkencan dengan anak di bawah umur.

Selain bank itu, merek perawatan kulit Abib, yang memilih Cha Eun-woo sebagai duta globalnya pada Agustus 2025 juga membuat iklan yang menampilkan Cha menjadi privat di YouTube, Instagram, dan X.

Perusahaan perawatan kesehatan BodyFriend telah melakukan pembicaraan untuk mengganti Cha Eun-woo dengan non-selebriti tahun ini, tapi diklaim tidak terkait dengan tuduhan pajak, menurut laporan Money S.

Cha Eun-woo sebelumnya dituduh menghindari pajak senilai 20 miliar won dengan mendirikan perusahaan fiktif atas nama ibunya.

Penyidik di kantor Layanan Pajak Nasional Seoul menyelidiki Cha Eun-woo pada musim semi 2025 atas dugaan tersebut, seperti yang pertama kali dilaporkan oleh media Edaily.

Layanan pajak mendasarkan penyelidikannya pada audit pajak yang dilakukan sebelum Cha Eun-woo mendaftar wajib militer, yang merupakan kewajiban di Korea, pada Juli 2025.

Member ASTRO tersebut juga dilaporkan telah diberitahukan tentang penilaian pajak tambahan yang melebihi 20 miliar won dalam pajak penghasilan dan pajak lainnya.

Berdasarkan laporan tersebut, yang menjadi masalah bagi Dinas Pajak Nasional adalah struktur pendapatan Cha Eun-woo.

Meskipun sudah bernaung dalam satu agensi, yakni Fantagio, Cha Eun-woo diduga telah mendirikan perusahaan keluarga terpisah, yakni Perusahaan A, yang didirikan ibunya, di mana kedua pihak menandatangani perjanjian layanan.

Cara tersebut diduga menjadi jalan pintas untuk mengurangi pajak dengan membagi pendapatannya antara Fantagio, Perusahaan A, dan dirinya sendiri.

Oleh karena itu, Badan Pajak Nasional dilaporkan menilai Perusahaan A sebagai "perusahaan fiktif" yang tidak memberikan layanan substantif dan menyimpulkan bahwa Cha Eun-woo telah gagal membayar pajak penghasilan lebih dari 20 miliar won.

Respons agensi Cha Eun-woo

Agensi Cha Eun-woo, Fantagio, mengatakan mereka sedang menunggu keputusan akhir dari pihak berwenang.

"Belum ada keputusan akhir atau RUU pajak yang dikeluarkan," kata agensi tersebut dalam siaran pers pada Kamis (22/1).

"Kami berencana untuk menjelaskan sepenuhnya posisi kami tentang bagaimana hukum harus ditafsirkan dan diterapkan, dengan mengikuti semua prosedur hukum yang berlaku."

"Cha Eun-woo akan terus dengan setia memenuhi kewajiban pajaknya dan kewajiban hukum lainnya sebagai warga negara yang bertanggung jawab," tambah agensi tersebut.

(chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK