5 Rekomendasi Film Akhir Pekan, Sebelum Dijemput Nenek hingga Primate
CNN Indonesia
Jumat, 23 Jan 2026 17:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Berikut 5 rekomendasi dan sinopsis film baru tayang akhir pekan ini di bioskop, seperti Sebelum Dijemput Nenek dan Primate. (Rapi Films)
Jakarta, CNN Indonesia --
Layar bioskop akhir pekan ini diramaikan film-film berbagai genre. Pekan ini giliran tema teknologi masa depan yang mendominasi lewat drama keluarga Esok Tanpa Ibu dan thriller aksi Mercy.
Film Indonesia dan Hollywood tersebut sama-sama mengeksplorasi sisi emosional hingga sisi gelap penggunaan AI dalam kehidupan manusia.
Beberapa film Indonesia lainnya juga akan meramaikan bioskop, seperti Sebelum Dijemput Nenek untuk pencinta horor komedi dan Sengkolo Petaka Satu Suro untuk pencinta horor mencekam, mengenai mitos malam keramat.
Film thriller horor berjudul Primate turut meramaikan akhir pekan ini dengan kisah simpanse peliharaan yang berubah menjadi predator mematikan.
Menggabungkan unsur horor dan komedi, film ini mengikuti kehidupan Hestu (Angga Yunanda) dan Akbar (Dodit Mulyanto) yang berubah mencekam setelah kematian nenek mereka.
Alih-alih tenang, arwah sang Nenek justru terus mendatangi mereka dengan permintaan tak masuk akal, yaitu minta ditemani ke alam baka.
Demi menyelamatkan nyawa, keduanya meminta bantuan Ki Mangun (Nopek Novian), dukun teledor yang memberi waktu hanya tujuh hari untuk mencari orang pengganti.
Perjalanan mereka semakin kacau dengan kehadiran Kotrek (Oki Rengga) yang emosian dan Nisa (Wavi Zihan) yang polos.
Film ini diberi rating R13 untuk penonton remaja berusia 13 tahun ke atas.
Di tengah rasa kesepian dan kerinduan, Rama dibantu temannya, Zila (Aisha Nurra Datau), menggunakan teknologi AI bernama i-Bu untuk meniru suara dan kepribadian ibunya agar ia tetap bisa merasakan kehadiran ibunda.
Film ini diberi rating R13 untuk penonton remaja berusia 13 tahun ke atas.
Berlatar di keindahan Hawaii, Primate mengisahkan liburan musim panas Lucy (Johnny Sequoyah) yang berubah menjadi mimpi buruk berdarah.
Ben, simpanse peliharaan keluarga yang selama ini dianggap sebagai saudara sendiri, tiba-tiba menjadi agresif setelah digigit hewan liar terinfeksi rabies. Simpanse yang semula jinak bertransformasi menjadi predator mematikan.
Lucy dan teman-temannya kini harus bertahan hidup di dalam rumah dari buruan Ben yang menggunakan kekuatan primatanya untuk menghabisi mereka satu per satu.
Film ini diberi rating D17 atau untuk penonton dewasa yang berusia 17 tahun ke atas.
Berlatar di sebuah desa pesisir terpencil, ketenangan warga terusik oleh rangkaian kejadian mistis tepat menjelang malam 1 Suro. Teror ini mengincar wanita hamil, yang menciptakan suasane mencekam di seluruh desa.
Rahayu (Aulia Sarah), seorang bidan yang sedang menantikan kelahiran anak keduanya, harus menyaksikan sendiri kengerian tersebut.
Di tengah duka akibat tragedi yang menghantam keluarganya, Rahayu harus berjuang melahirkan di bawah ancaman kekuatan jahat yang mengincar nyawa orang-orang tercintanya.
Film ini diberi rating D17 atau untuk penonton dewasa yang berusia 17 tahun ke atas.
Mengambil latar masa depan di Los Angeles, film ini mengikuti kisah Chris Raven (Chris Pratt), seorang detektif LAPD yang terbangun di kursi eksekusi atas tuduhan pembunuhan istrinya.
Raven hanya memiliki waktu 90 menit untuk membuktikan dirinya tidak bersalah di hadapan Maddox (Rebecca Ferguson), sebuah hakim berbasis kecerdasan buatan (AI).
Di bawah sistem Mercy Program, Raven harus menyelidiki kasusnya sendiri dengan mengakses data digital dan kamera di seluruh kota.
Namun, perjuangannya semakin berat karena reputasinya sebagai pecandu alkohol dan temperamentalnya justru memperkuat tuduhan tersebut.
Tanpa juri maupun kesempatan banding, Raven harus berpacu dengan waktu sebelum sistem AI yang memiliki tingkat efisiensi 92 persen tersebut mengeksekusinya secara langsung.
Film ini diberi rating R13 untuk penonton remaja berusia 13 tahun ke atas.
Layar bioskop akhir pekan ini diramaikan film-film berbagai genre. Pekan ini giliran tema teknologi masa depan yang mendominasi lewat drama keluarga Esok Tanpa Ibu dan thriller aksi Mercy.
Film Indonesia dan Hollywood tersebut sama-sama mengeksplorasi sisi emosional hingga sisi gelap penggunaan AI dalam kehidupan manusia.
Beberapa film Indonesia lainnya juga akan meramaikan bioskop, seperti Sebelum Dijemput Nenek untuk pencinta horor komedi dan Sengkolo Petaka Satu Suro untuk pencinta horor mencekam, mengenai mitos malam keramat.
Film thriller horor berjudul Primate turut meramaikan akhir pekan ini dengan kisah simpanse peliharaan yang berubah menjadi predator mematikan.
Menggabungkan unsur horor dan komedi, film ini mengikuti kehidupan Hestu (Angga Yunanda) dan Akbar (Dodit Mulyanto) yang berubah mencekam setelah kematian nenek mereka.
Alih-alih tenang, arwah sang Nenek justru terus mendatangi mereka dengan permintaan tak masuk akal, yaitu minta ditemani ke alam baka.
Demi menyelamatkan nyawa, keduanya meminta bantuan Ki Mangun (Nopek Novian), dukun teledor yang memberi waktu hanya tujuh hari untuk mencari orang pengganti.
Perjalanan mereka semakin kacau dengan kehadiran Kotrek (Oki Rengga) yang emosian dan Nisa (Wavi Zihan) yang polos.
Film ini diberi rating R13 untuk penonton remaja berusia 13 tahun ke atas.
Di tengah rasa kesepian dan kerinduan, Rama dibantu temannya, Zila (Aisha Nurra Datau), menggunakan teknologi AI bernama i-Bu untuk meniru suara dan kepribadian ibunya agar ia tetap bisa merasakan kehadiran ibunda.
Film ini diberi rating R13 untuk penonton remaja berusia 13 tahun ke atas.
Rekomendasi Film Akhir Pekan, Primate hingga Sengkolo Petaka Satu Suro
Berikut 5 rekomendasi dan sinopsis film baru tayang akhir pekan ini di bioskop, seperti Sebelum Dijemput Nenek dan Primate. (Paramount Pictures/Gareth Gatrell via IMDb)
Primate
Berlatar di keindahan Hawaii, Primate mengisahkan liburan musim panas Lucy (Johnny Sequoyah) yang berubah menjadi mimpi buruk berdarah.
Ben, simpanse peliharaan keluarga yang selama ini dianggap sebagai saudara sendiri, tiba-tiba menjadi agresif setelah digigit hewan liar terinfeksi rabies. Simpanse yang semula jinak bertransformasi menjadi predator mematikan.
Lucy dan teman-temannya kini harus bertahan hidup di dalam rumah dari buruan Ben yang menggunakan kekuatan primatanya untuk menghabisi mereka satu per satu.
Film ini diberi rating D17 atau untuk penonton dewasa yang berusia 17 tahun ke atas.
Berlatar di sebuah desa pesisir terpencil, ketenangan warga terusik oleh rangkaian kejadian mistis tepat menjelang malam 1 Suro. Teror ini mengincar wanita hamil, yang menciptakan suasane mencekam di seluruh desa.
Rahayu (Aulia Sarah), seorang bidan yang sedang menantikan kelahiran anak keduanya, harus menyaksikan sendiri kengerian tersebut.
Di tengah duka akibat tragedi yang menghantam keluarganya, Rahayu harus berjuang melahirkan di bawah ancaman kekuatan jahat yang mengincar nyawa orang-orang tercintanya.
Film ini diberi rating D17 atau untuk penonton dewasa yang berusia 17 tahun ke atas.
Mengambil latar masa depan di Los Angeles, film ini mengikuti kisah Chris Raven (Chris Pratt), seorang detektif LAPD yang terbangun di kursi eksekusi atas tuduhan pembunuhan istrinya.
Raven hanya memiliki waktu 90 menit untuk membuktikan dirinya tidak bersalah di hadapan Maddox (Rebecca Ferguson), sebuah hakim berbasis kecerdasan buatan (AI).
Di bawah sistem Mercy Program, Raven harus menyelidiki kasusnya sendiri dengan mengakses data digital dan kamera di seluruh kota.
Namun, perjuangannya semakin berat karena reputasinya sebagai pecandu alkohol dan temperamentalnya justru memperkuat tuduhan tersebut.
Tanpa juri maupun kesempatan banding, Raven harus berpacu dengan waktu sebelum sistem AI yang memiliki tingkat efisiensi 92 persen tersebut mengeksekusinya secara langsung.
Film ini diberi rating R13 untuk penonton remaja berusia 13 tahun ke atas.