Rian D'Masiv Bantah Tuduhan Child Grooming: Kami Proses Hukum
Rian D'Masiv mengaku santai menanggapi tuduhan child grooming yang menjerat dirinya yang beredar di media sosial. Ia merasa tak begitu terganggu karena tuduhan tersebut tidak benar.
Ia tidak menolak ketika ditanya pewarta mengenai tuduhan itu. Dengan santai Rian D'Masiv membantah dan memastikan dirinya juga sudah mengambil langkah hukum.
"Karena enggak benar kan, ya sudah kami nyantai saja. Orang enggak benar," kata Rian D'Masiv seperti diberitakan detikcom, Kamis (29/1).
"Itu tidak benar. Makanya itu langsung kami proses juga secara hukum, melalui kuasa hukum saya juga," ungkap Rian.
Penyanyi bernama lengkap Rian Ekky Pradipta itu juga menjelaskan bahwa tuduhan itu pertama kali muncul di 2021 dan sudah pernah diproses secara hukum.
"Jadi kalau mau tahu detailnya, langsung ke kuasa hukum aja. Karena sebenernya itu hal yang sempat dulu pernah dinaikin, tapi itu tidak benar gitu," ucap Rian.
Bantahan itu diberikan setelah penyanyi lagu Jangan Menyerah tersebut dituduh melakukan child grooming oleh netizen. Lewat unggahan di media sosial, seorang warganet mengaku menjadi korban Rian D'Masiv.
Dalam unggahannya, ia mengaku sebagai korban dan menyebut pernah mengalami perlakuan tidak pantas yang diduga dilakukan Rian D'Masiv.
Bahkan, netizen itu mengaku sempat memberitahukan dugaan tersebut kepada istri Rian, namun tidak mendapat respons.
Warganet tersebut mengaku akhirnya berani buka suara karena meningkatnya kesadaran publik terhadap isu child grooming menyusul ramainya sorotan terhadap buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans.
"Banyak orang yang aware dengan 'child grooming' karena buku Broken Strings karya Aurelie. Tapi pasti enggak banyak yang aware kalau Rian D'MASIV juga child grooming," tulis netizen tersebut.
(chri)