Prilly Latuconsina Klarifikasi dan Minta Maaf Soal Gaduh Open to Work

CNN Indonesia
Rabu, 04 Feb 2026 11:30 WIB
Prilly Latuconsina meminta maaf bila unggahan Open to Work dirinya dianggap netizen sebagai gimik marketing yang tidak sensitif. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Prilly Latuconsina meminta maaf bila unggahan Open to Work dirinya di akun LinkedIn sudah menyebabkan banyak netizen berprasangka dan akhirnya "tidak nyaman" dan marah kepadanya.

Semenjak mengumumkan mendapatkan banyak respons dari berbagai perusahaan gegara memasang Open to Work di LinkedIn, Prilly Latuconsina banyak menerima kritikan dari netizen.

Apalagi setelah Prilly memutuskan untuk bekerja sama dengan sejumlah jenama yang pernah memiliki hubungan bisnis dengannya. Hal itu membuat aksi Prilly "Open to Work" hanyalah sekadar gimik pemasaran.

Dalam unggahan di Instagram pada Selasa (3/2), Prilly mengatakan bahwa dirinya sungguh hanya ingin membuka peluang kolaborasi yang lebih luas lewat pembukaan akun LinkedIn tersebut.

"Pertama-tama, aku minta maaf dengan tulus kalau apa yang terjadi telah menimbulkan rasa enggak nyaman atau kesalahpahaman. Ini sama sekali bukan hal yang ingin aku ciptakan," kata Prilly.

"Aku ingin menegaskan bahwa sejak awal aku tidak pernah berniat untuk bersikap tidak sensitif, apalagi tidak berempati terhadap situasi yang sedang dihadapi banyak orang pada saat ini," lanjutnya.

"Terkait penggunaan fitur Open to Work, aku ingin menggunakannya sebagai cara untuk membuka peluang kolaborasi lintas industri dan memperluas jejaring profesional terutama di bidang atau ruang yang sebelumnya belum pernah aku coba," kata Prilly.

"Ini bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan siapa pun, melainkan sebagai bagian dari proses belajarku dan upayaku untuk terus bertumbuh."

Prilly juga menjelaskan soal akun LinkedIn dirinya yang sempat hilang dan menimbulkan prasangka sebagian netizen adalah karena kena "restriction" dari platform tersebut.

Hal itu disebabkan lonjakan aktivitas yang diterima akun Prilly Latuconsina semenjak aktif dan menyatakan "Open to Work". Beberapa waktu lalu, Prilly menunjukkan akun LinkedIn dirinya menerima tawaran koneksi hingga lebih dari 30 ribu akun.

"Ke depannya, aku tetap berkomitmen untuk menjalankan dan melanjutkan kerja sama serta kegiatan yang memberikan dampak positif bagi banyak orang dan komitmen ini akan terus menjadi prioritas utamaku," kata Prilly.

"Sekali lagi, aku ingin minta maaf karena telah menimbulkan situasi yang tidak nyaman bagi teman-teman semua, terima kasih untuk kalian semua atas masukan, perhatian, dan pengertiannya."

CNNIndonesia.com sudah meminta izin kepada Prilly Latuconsina terkait unggahan pernyataan tersebut.

Pada Minggu (25/1), Prilly Latuconsina mengumumkan mengaktifkan status "open to work" di LinkedIn tak lama setelah keluar dari Sinemaku Pictures.

Di Instagram, Prilly mengunggah tangkapan layar laman LinkedIn pribadinya yang menampilkan status open to work. Ia menuliskan ingin mencoba cari pengalaman di bidang retail sales, store promoter, dan field sales.

"Jangan kaget dulu ya. Aku menyalakan badge #OpenToWork bukan karena kekurangan aktivitas, tapi karena lagi ingin belajar hal baru," tulis Prilly di laman itu.

"Selama ini banyak berkutat di industri film dan management business. Sekarang aku penasaran untuk challenge diri di ruang yang berbeda, kayak offline sales experience."

Unggahan open to work itu muncul sekitar satu pekan setelah Prilly Latuconsina mengumumkan keluar dari Sinemaku Pictures pada Senin (19/1).

Sinemaku Pictures merupakan rumah produksi yang didirikan sejak Oktober 2019 oleh Yahni Dahmayanti, Umay Shahab, dan Prilly Latuconsina.

Pernyataan lengkap Prilly Latuconsina di sebelah...

Pernyataan Lengkap Klarifikasi Prilly Latuconsina


BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :

TOPIK TERKAIT