Brooklyn Beckham Tutup Tato untuk David dan Victoria
Brooklyn Beckham disebut menutup tato yang dibuat sebagai dedikasi untuk ayah dan ibunya, David dan Victoria Beckham, di tengah masalah keluarga terkenal dari Inggris tersebut.
Tato untuk David Beckham tersebut berbentuk jangkar di lengan kanan yang bertuliskan "DAD" atau "AYAH" dengan kapital pada bagian tengahnya.
Namun, seperti diberitakan the Sun dan Page Six pada Rabu (4/2), tulisan tersebut telah tertutup dengan gambar serupa bintang laut dan dua pelampung.
Sumber the Sun mengatakan bahwa Brooklyn menjalani perawatan laser untuk mengubah tato yang semula dibuat sebagai dedikasi kepada ayahnya itu.
"Dia ingin tato itu hilang," kata sumber tersebut.
Bukan cuma tato untuk David, tato untuk Victoria di bagian dada pria 26 tahun tersebut juga ditutup.
"Melihat Brooklyn menutupi tato Victoria, dan sekarang tato yang dia miliki untuk ayahnya, akan menyakitkan," kata sumber tersebut. "Ini tampak sangat kejam dan akan menambah luka."
Page Six menyebut sudah menghubungi perwakilan Brooklyn Beckham terkait kabar tersebut.
Hubungan antara Brooklyn dan Victoria-David Beckham beberapa tahun ini semakin memanas. Bahkan, sebelumnya Brooklyn disebut meminta bila David dan Victoria ingin berkomunikasi dengannya, harus melalui pengacara dari Brooklyn.
Brooklyn mengatakan bahwa sudah sejak lama pasangan berumur 50 dan 51 tahun tersebut tanpa henti berusaha merusak hubungannya dengan sang istri sejak mereka akan menikah.
Bukan cuma itu, Brooklyn juga mengaku diminta menyerahkan hak namanya diduga terkait warisan kepada David dan Victoria menjelang Brooklyn menikah dengan Peltz, dengan alasan bahwa perempuan kelahiran 1995 itu bukanlah bagian dari keluarga Beckham.
Salah satu yang paling banyak diberitakan adalah saat Brooklyn dan Nicola tak hadir di pesta ulang tahun ke 50 David Beckham pada Mei 2025. Brooklyn menyebut dirinya berencana datang bersama Nicola ke London, tapi ditolak oleh orang tuanya.
Hingga pada 19 Januari 2026, Brooklyn membongkar karakter kedua orang tuanya sendiri di media sosial dan menyatakan tak mau berdamai dengan David juga Victoria.
"Saya tidak ingin berdamai dengan keluarga saya," tulis pria berusia 26 tahun itu. "Saya tidak dikendalikan, saya membela diri untuk pertama kalinya dalam hidup saya. Sepanjang hidup saya, orang tua saya telah mengendalikan narasi di media tentang keluarga kami."
"Sepanjang hidup saya, orang tua saya telah mengendalikan narasi di media tentang keluarga kami [dengan] unggahan media sosial yang dibuat-buat, acara keluarga, dan hubungan yang tidak otentik," kata Brooklyn.
(end)