Zayn Malik Masuk Epstein Files, Masuk Daftar Artis Anti-Israel
Zayn Malik menjadi salah satu artis yang namanya muncul dalam Epstein Files. Nama mantan personel One Direction itu masuk tumpukan dokumen surel yang dikirimkan kepada Jeffrey Epstein.
Ia menjadi satu dari beberapa nama yang disebut hingga dikategorikan sebagai artis anti-Israel, berdasarkan Jewish News Syndicate (JNS News).
Dokumen tersebut menunjukkan bahwa JNS News pada Juni 2014 mengirimkan surel kepada Epstein yang berisi draf artikel atau daftar selebriti yang mereka beri label sebagai tokoh anti-Israel.
Dalam draf yang diterbitkan menjadi artikel tersebut, JNS News menyoroti Zayn Malik yang secara terbuka mengunggah #FreePalestine di Twitter atau X saat konflik Israel-Gaza memanas pada 2014.
"Zayn Malik dari grup Inggris One Direction mengunggah tagar #FreePalestine di tengah konflik Israel-Hamas," bunyi laporan JNS seperti diberitakan Daily Mail pada Selasa (3/2).
"Berbeda dengan Rihanna yang sempat mengunggah tagar serupa lalu menghapusnya, Malik tetap mempertahankan unggahan tersebut hingga mendapatkan hampir 200.000 retweet," tulis laporan JNS News.
Saat mengunggah tagar itu, Zayn di puncak popularitas bersama One Direction. Ia baru memutuskan keluar One Direction pada 25 Maret 2015.
Meski dibanjiri ancaman pembunuhan dan risiko citra secara komersial, ia tetap konsisten menyuarakan dukungannya bagi Palestina di media sosial hingga saat ini.
Selain Zayn, beberapa nama besar lainnya yang masuk daftar anti-Israel dalam berkas Epstein meliputi, Emma Thompson, Penelope Cruz, Javier Bardem, Stevie Wonder, dan Roger Waters.
Para selebriti tersebut tercatat menentang kebijakan pemerintah Israel melalui berbagai aksi, mulai dari surat terbuka hingga aksi boikot.
Surel tersebut diduga dikirim untuk mendapatkan persetujuan atau sekadar menjadi materi referensi bagi Epstein.
Hal itu diduga menunjukkan ketertarikan Epstein tidak hanya terbatas pada skandal pribadi atau bisnis, tetapi juga mencakup isu geopolitik dan pemantauan terhadap tokoh publik yang menyuarakan dukungan bagi Palestina.
Zayn Malik pindah ke Amerika Serikat pada 2015 dan menjalani karier solo yang sukses. Akhir-akhir ini, ia baru saja menyelesaikan konser residensinya di Las Vegas.
Saat ini, ia tengah bersiap untuk comeback. Zayn dijadwalkan merilis single terbarunya yang berjudul Die for Me pada Jumat (6/2).
Lagu tersebut akan menjadi pembuka untuk album terbarunya bertajuk Konnakol yang direncanakan rilis pada 17 April 2026.
(gis/chri)