Brooklyn-Nicola Ingin Adopsi Anak, Tak Libatkan David-Victoria Beckham
Brooklyn Beckham dan Nicola Peltz disebut berencana untuk melakukan adopsi atau pun ibu pengganti dalam upaya memiliki anak.
Keinginan tersebut konon juga sebagai bentuk perlawanan terhadap orang tua Brooklyn, David dan Victoria, yang disebut sangat mendambakan mendapatkan cucu kandung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah subjek yang sangat disepakati Nicola dan Brooklyn. Mereka berdua menginginkan banyak anak, dan setidaknya satu di antaranya diadopsi," kata teman Brooklyn dan Nicola.
"David dan Victoria sangat menyukai gagasan menjadi kakek-nenek, dan dapat dimengerti bahkan bertanya-tanya apakah Nicola mungkin akan memiliki anak setelah pernyataan itu," kata sumber tersebut.
"Sebagai dua orang yang sangat berorientasi pada keluarga, akan sangat menyakitkan bagi mereka jika tidak memiliki peran dalam kehidupan calon cucu," lanjutnya seperti diberitakan the Sun dan the Standard pada Jumat (6/2).
Keputusan untuk memiliki anak adopsi atau lewat ibu pengganti juga dilakukan karena Nicola Peltz saat ini sedang terikat kontrak untuk syuting sebuah film dan mengharuskan dirinya menurunkan berat badan.
Selain itu, sumber mengatakan Brooklyn dan Nicola memahami privilese lahir dari keluarga berada. Sehingga mereka disebut ingin berbagi keistimewaan itu dengan bayi yang kurang beruntung.
"Prospek membaca tentang bayi adopsi di Instagram tidak terbayangkan bagi mereka, tetapi sayangnya, itu adalah prospek yang sangat nyata," kata sumber.
Brooklyn Beckham memang terlihat benar-benar ingin melepaskan diri dari memusuhi orang tuanya sendiri, terutama setelah pengakuan di media sosial pada Januari 2026.
Baru-baru ini, ia disebut menutup tato yang dibuat sebagai dedikasi untuk ayah dan ibunya, David dan Victoria Beckham. Tato untuk ayah dan ibunya sudah ditutup dengan tato lain, atau dilaser.
"Melihat Brooklyn menutupi tato Victoria, dan sekarang tato yang dia miliki untuk ayahnya, akan menyakitkan," kata sumber tersebut. "Ini tampak sangat kejam dan akan menambah luka."
[Gambas:Video CNN]
