Trump Hina Penampilan Bad Bunny di Halftime Super Bowl 2026
Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan hinaan terhadap penampilan Bad Bunny dalam panggung Halftime Super Bowl 2026 yang digelar pada Minggu (8/2).
Melalui platform Truth Social yang ia miliki, Trump menyebut aksi panggung tersebut sebagai penghinaan dan salah satu yang terburuk dalam sejarah olahraga Amerika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertunjukan Halftime Super Bowl benar-benar mengerikan, salah satu yang terburuk, PERNAH ADA!" tulis Trump. "Tidak ada seorang pun yang mengerti sepatah kata pun dari apa yang diucapkan orang ini, dan tariannya menjijikkan, terutama bagi anak-anak kecil."
Diberitakan Variety, kritik ini merupakan puncak ketegangan yang telah membara sejak NFL mengumumkan penunjukan artis asal Puerto Rico tersebut pada September lalu.
Bagi Trump, penampilan Bad Bunny yang kental dengan identitas Latino bukan sekadar hiburan, melainkan pernyataan politik yang menantang standar patriotisme versinya.
Ia menilai kendala bahasa dan koreografi dalam acara tersebut sebagai tamparan di wajah bagi negara yang menurutnya sedang mencetak rekor keberhasilan ekonomi.
Trump bahkan secara spesifik mengecam media yang ia prediksi akan memberikan ulasan positif, sembari mendesak NFL untuk fokus pada teknis pertandingan seperti aturan kickoff daripada agenda hiburan.
Dalam sesi di Saturday Night Live (SNL) dan wawancara dengan majalah I-D, Bad Bunny mengungkapkan bahwa kehadirannya di Super Bowl adalah kemenangan bagi komunitas Latino.: (Getty Images via AFP/NEILSON BARNARD) |
Meski mengaku tidak mengenal sang artis secara pribadi, Trump telah menunjukkan sikap menentang jauh sebelum pertandingan dimulai.
Dalam wawancara dengan Greg Kelly Reports di NewsMax, Donald Trump sempat menyebut pemilihan tersebut sebagai langkah yang konyol.
"Saya belum pernah mendengar namanya. Saya tidak tahu siapa dia... Ini gila. Menurut saya itu benar-benar tidak masuk akal," ujar Trump kala itu.
Di sisi lain, Bad Bunny memandang penampilannya sebagai bentuk perlawanan budaya. Dalam sesi di Saturday Night Live (SNL) dan wawancara dengan majalah I-D, ia mengungkapkan bahwa kehadirannya di Super Bowl adalah kemenangan bagi komunitas Latino.
Penampilan ini juga menjadi satu-satunya aksi panggungnya di AS tahun ini, setelah ia sengaja melewatkan AS dalam tur dunia Debí Tirar Más Fotos akibat kekhawatiran terhadap razia agen imigrasi (ICE).
Bad Bunny dikenal vokal mengkritik kebijakan deportasi massal, bahkan sempat menyerukan pesan "ICE out" saat menerima penghargaan di Grammy Awards 2026.
"Ini lebih dari sekadar kemenangan bagi saya sendiri, ini adalah kemenangan bagi kita semua. Jejak langkah dan kontribusi kami di negara ini tidak akan pernah bisa dihapus oleh siapa pun," tegasnya.
Trump sendiri memilih untuk tidak hadir langsung di lokasi pertandingan dengan alasan lokasi yang terlalu jauh dari markasnya di Florida.
Sebagai gantinya, ia mengadakan pesta menonton bareng secara privat di klub Mar-a-Lago.
Selain Bad Bunny, Trump juga mengecam kehadiran Green Day sebagai bintang tamu, menuduh NFL sengaja memberi panggung bagi artis-artis dengan rekam jejak aktivisme yang menyerang kebijakan pemerintahannya, khususnya terkait isu imigrasi.
(gis/end)
Dalam sesi di Saturday Night Live (SNL) dan wawancara dengan majalah I-D, Bad Bunny mengungkapkan bahwa kehadirannya di Super Bowl adalah kemenangan bagi komunitas Latino.: (Getty Images via AFP/NEILSON BARNARD)