Detektif Conan Diboikot di China, Fan Dilarang Cosplay dan Beli Merch

CNN Indonesia
Rabu, 11 Feb 2026 09:00 WIB
Ilustrasi. Detektif Conan diboikot di China. Fan dilarang cosplay dan membeli merchandise. (dok. IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hubungan China-Jepang semakin memanas sampai-sampai Detektif Conan diboikot di China. Fan Conan di China dilarang cosplay dan membeli merchandise.

Anime populer Detektif Conan kena imbas dari konflik China dan Jepang. Usai pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi soal Taiwan, muncul kecaman terhadap kolaborasi Conan dan serial manga My Hero Academia.

Kolaborasi keduanya menuai kritik karena dianggap mengingatkan kembali kekejaman Jepang di masa perang. Kolaborasi tersebut dinilai "menghina rakyat China".

Kecaman dan kritik berbuah boikot. Detektif Conan diboikot di China dalam acara festival anime terutama di Chongqing dan Lanzhou.

My Hero Academia pada 2020 sempat ditarik dari berbagai platform video di China karena salah satu tokoh bernama Maruta Shiga.

Nama Maruta Shiga dianggap merujuk pada Unit 731 yakni unit operasi rahasia Angkatan Darat Kekaisaran Jepang. Unit 731 dikenal sangat kejam karena eksperimen menggunakan manusia dalam riset senjata biologis dan kimia di China timur laut.

Kemudian kata "maruta" berarti kayu gelondongan atau sandi yang digunakan untuk menyebut manusia korban eksperimen. Sementara "shiga" disebut merujuk pada Kiyoshi Shiga, ahli bakteri terkenal Jepang yang menemukan bakteri penyebab penyakit pada 1897.

Kolaborasi Detektif Conan dan My Hero Academia bertujuan untuk memperingati 30 tahun Detektif Conan dan 10 tahun My Hero Academia.

Kolaborasi ini disambut baik para penggemar anime. Hanya saja, hubungan panas antara China dan Jepang justru membuat proyek ini disambut dengan kecaman dan kritik. Detektif Conan diboikot di China, begitu pula dengan My Hero Academia.

Ilustrasi. Detektif Conan diboikot di China. Hal ini berawal dari kolaborasi Conan dengan My Hero Academia. (Dok.TOHO Animation)

Penyelenggara acara di Lanzhou, Provinsi Gansu, China barat laut, berkata pengunjung yang pakai kimono, sandal kayu, atau busana lain yang diasosiasikan dengan militerisme tidak boleh masuk.

Mereka menganggap My Hero Academia berkaitan dengan "isu sejarah yang melukai perasaan rakyat China".

Sementara itu, pameran di Beijing pada 7-8 Februari 2026 menerapkan aturan larang cosplay dan penjualan merchandise guna menciptakan "suasana yang kondusif".

Selain Conan dan Izuku Midoriya, Pokemon pun kena imbas konflik China-Jepang. Pameran anime di Chongqing melarang cosplay dan penjualan merchandise gim populer Pokemon.

Publik China marah terkait rencana penyelenggaraan acara permainan kartu Pokemon di Kuil Yasukuni, Tokyo. Kuil kerap dikaitkan dengan sejarah perang.

Kuil digunakan sebagai tempat pemujaan para pemimpin Jepang yang dihukum sebagai penjahat perang pasca-Perang Dunia II. Acara yang diagendakan pada 31 Januari itu dibatalkan.

(els)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK