Komnas PA Ungkap Mediasi Virgoun dan Inara Rusli Mulai Cair

CNN Indonesia
Senin, 16 Feb 2026 15:41 WIB
Komisi Nasional Perlindungan Anak menyatakan proses mediasi Inara Rusli dan Virgoun mulai mencair. (Asep Syaifullah/detikHOT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Nasional Perlindungan Anak menyatakan proses mediasi Inara Rusli dan Virgoun mulai mencair. Ketua Umum Komnas PA Agustinus Sirait menyatakan ketegangan di antara mantan suami istri tersebut mulai mereda.

Berdasarkan kesepakatan awal, kata Agustinus, terbuka ruang bagi anak-anak untuk merasakan kembali kehadiran kedua orang tua tanpa dibayangi konflik. Namun, ia tidak mendetailkan kesepakatan yang dimaksud.

"Alhamdulillah, puji Tuhan, minimal langkah awal kita dalam memediasi sudah berhasil," kata Agustinus Sirait seperti diberitakan detikcom, Senin (16/2).

"Setidaknya pada masa liburan ini semua pihak bisa merasa bahagia dan melupakan hal-hal yang rumit untuk sejenak menikmati hidup," tuturnya.

Agustinus menekankan bahwa masa liburan menjadi momen penting bagi kondisi psikologis anak agar mereka dapat tumbuh dengan perasaan aman dan nyaman.

[Gambas:Video CNN]

Komnas PA juga disebut telah memberikan sejumlah rekomendasi sementara yang harus dijalankan oleh Virgoun dan Inara Rusli.

Rekomendasi tersebut mencakup akses komunikasi serta pembagian waktu bersama anak agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan atau terpisah secara sepihak.

"Untuk sementara, beberapa poin rekomendasi sudah kami minta untuk dijalankan. Saya percaya Ibu Inara dan Virgoun adalah orang tua yang mencintai dan sangat peduli terhadap anak-anak mereka," ungkap Agustinus.

Meski mediasi disebut mulai mencair, proses tersebut belum sepenuhnya rampung. Komnas PA menjadwalkan pertemuan lanjutan untuk membahas dan menyusun draf kesepakatan tertulis yang akan menjadi dasar pengasuhan anak ke depan.

"Minggu depan, setelah liburan selesai, kami akan mengundang kedua pihak untuk menyusun poin-poin kesepakatan dalam mediasi," ungkap Agustinus Sirait.

Permasalahan ini menjadi buntut panjang dari perceraian Inara dan Virgoun. kedua belah pihak saling klaim mengenai kelayakan hak asuh anak.

Inara Rusli sempat mendatangi Komnas PA untuk berkonsultasi dan mencari perlindungan terkait hak asuh ketiga anaknya.

Di sisi lain, pihak Virgoun juga memberikan argumen mengenai cara asuh Inara yang dianggap keras. Ia mengklaim punya bukti Inara melakukan tindakan fisik yang melampaui batas sebagai bentuk disiplin.

Inara membantah hal tersebut dan menyatakan tindakan yang dilakukan adalah bentuk didikan yang wajar, bukan kekerasan. Ia merasa tuduhan ini sengaja dimunculkan untuk menjatuhkan kredibilitasnya demi merebut hak asuh.

(chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK