Mabuk dan Bikin Rusuh, Shia LaBeouf Sempat Dipukuli dan Dipenjara

CNN Indonesia
Rabu, 18 Feb 2026 11:00 WIB
Shia LaBeouf sempat ditahan di penjara setelah diduga mabuk dan rusuh dengan melakukan penyerangan juga aksi kekerasan terhadap sejumlah orang di New Orleans.
Shia LaBeouf sempat ditahan di penjara setelah diduga mabuk dan rusuh dengan melakukan penyerangan juga aksi kekerasan terhadap sejumlah orang di New Orleans. (AFP/VALERIE MACON)
Jakarta, CNN Indonesia --

Shia LaBeouf sempat ditahan di penjara setelah diduga mabuk dan rusuh dengan melakukan penyerangan juga aksi kekerasan terhadap sejumlah orang di New Orleans pada Selasa (17/2) waktu setempat.

Aktor tersebut bahkan viral dalam video yang menampilkan LaBeouf bertelanjang dada di aspal jalanan dan kena pukul oleh sejumlah pria yang berusaha menyadarkannya.

Video yang dirilis oleh TMZ itu disebut diambil sesaat sebelum polisi datang dan setelah Shia LaBeouf melakukan penyerangan karena mabuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut laporan Kepolisian New Orleans seperti diberitakan The Hollywood Reporter, Shia LaBeouf datang ke R Bar di Faubourg Marigny pada Senin (16/2) malam, dan minum-minum hingga mabuk.

Hingga kemudian LaBeouf yang mabuk kemudian disebut meninju seorang pria dan membuat suasana rusuh. LaBeouf lalu diusir oleh pengelola bar akibat tindakan itu pada Selasa (17/2).

LaBeouf kemudian pergi, tapi lalu datang kembali dan bertindak lebih agresif dan menarik massa untuk menontonnya. Beberapa orang berusaha menahan LaBeouf dengan harapan aksi onar itu segera berhenti.

Namun LaBeouf kemudian memukul pria yang sempat ia hajar sebelumnya, kemudian memukul orang lain pada bagian hidung, dan membuat dirinya sendiri jadi bulan-bulanan massa.

Saat polisi tiba, LaBeouf kemudian ditahan dan dibawa ke rumah sakit akibat cedera yang tidak diungkap. Setelah keluar dari rumah sakit, ia ditangkap dan didakwa dengan dua tuduhan penganiayaan ringan.

Sementara itu dalam video yang dirilis TMZ pada Selasa (17/2) menunjukkan LaBeouf tergeletak di tanah sementara sejumlah orang memukul wajahnya beberapa kali sembari meneriakkan "tenang" dan "stop bertingkah".

[Gambas:Instagram]

The Hollywood Reporter melaporkan Shia LaBeouf menjalani sidang virtual di Divisi Magistrat Pengadilan Kriminal Paroki Orleans pada Selasa (17/2).

Shia LaBeouf kemudian dibebaskan dengan jaminan oleh Hakim Simone Levine, yang menekankan bahwa aktor tersebut harus menghadiri sidang pengadilan berikutnya. Ia dijadwalkan kembali ke pengadilan pada 19 Maret 2026.

Shia LaBeouf berada di kota tersebut untuk ikut merayakan Mardi Gras di lingkungan Uptown New Orleans yang menjadi kampung halaman dari keluarga ayahnya tersebut.

Namun sayangnya kejadian ini terjadi setelah Shia LaBeouf baru-baru ini mengaku sudah sadar dan menyalahkan perilaku kasarnya di masa lalu akibat kecanduan alkohol.

(end)


[Gambas:Video CNN]