Inara Rusli Cabut Laporan Dugaan Penipuan terhadap Insanul Fahmi
Inara Rusli mencabut laporannya terhadap Insanul Fahmi di Polda Metro Jaya berkaitan dengan dugaan penipuan hingga berujung pernikahan siri.
Menurut kuasa hukum Inara, Lechumanan, keputusan kliennya mencabut laporan polisi menunjukkan rasa sayang Inara kepada Insanul Fahmi.
"Ya, bahwa ini sebenarnya membuktikan bahwa memang sayang lah klien saya kepada Mas Insan," kata Lechumanan seperti diberitakan detikHot pada Senin (2/3).
"Ya kan? Berarti rasa sayangnya itu sudah enggak bisa diukur lagi lah dengan apapun, ya."
Dengan begitu, Lechumanan meminta Insanul Fahmi yang juga hadir dalam kesempatan tersebut untuk membuka mata dan lebih bijak dengan sekelilingnya.
"Jadi saya juga minta ya Mas Insan, kamu harus buka matamu lebar-lebar ya, yang enggak ada guna kamu tinggalin. Ya, yang berguna kamu lanjutkan," ujar Lechumanan.
Sementara itu, Insanul Fahmi menyambut pencabutan laporan Inara Rusli tersebut dan mengatakan dirinya selalu mengutamakan jalan perdamaian.
"Bagaimanapun saya berusaha untuk mengutamakan perdamaian untuk semua pihak," ucap Insanul Fahmi.
Pada Desember 2025, Inara Rusli melaporkan Insanul Fahmi ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan berhubungan dengan pernikahan siri di antara mereka.
"Hari ini kami melakukan pelaporan ya, atas dugaan penipuan yang dialami oleh klien kami, yang mana ini kami menduga inisial IF, karena di situ ada tipu muslihat yang ditemukan," kata kuasa hukum Inara kala itu, Hamrin.
"Tadi kami lampirkan bukti bukti yang ada. Semoga ini bisa ada titik terang dan tidak ada lagi persoalan-persoalan yang membawa kegaduhan. Terima kasih mohon maaf cukup sampai di situ," tutur dia.
Pada Februari 2026, Inara Rusli meminta maaf kepada semua pihak yang ia sakiti selama ini, terutama anak-anaknya. Permintaan maaf itu disampaikan karena ia mengaku banyak keterbatasan dan sedang belajar.
Ia mengaku meminta maaf bukan hanya untuk mendapatkan pengampunan dari orang lain, tapi juga untuk berdamai dengan diri sendiri.
"Teruntuk hati-hati yang pernah tersakiti, maafkan. Maaf ini bukan hanya sekedar ingin dimaafkan, tapi juga langkah untuk mengampuni diriku sendiri," ucapnya. "Agar aku bisa berdamai, belajar dari kesalahan, dan melangkah lebih ringan."
(end)