Jumlah Penonton Jumbo Tayang 30 Hari di Bioskop Korea Selatan
Jumbo berhasil bertahan di bioskop Korea Selatan satu bulan. Film animasi Indonesia tersebut juga mengumpulkan lebih dari 52 ribu penonton dalam 30 hari sejak tayang 18 Februari di Korea Selatan.
Berdasarkan Dewan Perfilman Korea, Jumbo sudah mengumpulkan 52.546 tiket dalam 30 hari penayangan di bioskop Korea Selatan.
Lihat Juga : |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Film garapan sutradara Ryan Adriandhy itu terpantau masih tayang di bioskop Korea Selatan hingga Jumat (20/3) atau 30 hari setelah penayangan pertamanya. Jumlah penonton dan layar untuk film tersebut memang sudah jauh berbeda.
Pada 20 Maret, Jumbo tayang di empat layar dan mengumpulkan empat tiket atau yang setara dengan US$20.
Catatan itu memang sudah membuktikan performa Jumbo di Korea Selatan sudah sangat melandai.
Namun, film animasi Indonesia tersebut sempat memberikan kejutan saat debut di box office Korea Selatan dengan menembus posisi enam dan tujuh box office harian Korea Selatan.
Meski persaingan ketat sempat melempar film ini ke posisi belasan, Jumbo sempat berhasil merangkak naik kembali ke jajaran 10 besar.
Prestasi paling membanggakan terlihat pada klasemen box office bulanan, Jumbo berhasil mengukuhkan diri sebagai film terlaris ke-15 di Korea Selatan dengan total 49.753 tiket pada Februari 2026.
Angka tersebut cukup menempatkan Jumbo tepat di bawah film animasi blockbuster global, Zootopia 2, pada bulan tersebut.
Secara tahunan, per Sabtu (21/3), Jumbo kini menempati posisi film terlaris ke-33 dan berada di bawah Hamnet (58.084 tiket) dan Even If This Love Disappears from the Word Tonight (54.687).
Di Indonesia, Jumbo mengukuhkan posisinya sebagai film lokal terlaris kedua sepanjang masa dengan penjualan fantastis, 10.233.002 tiket. Film itu di bawah Agak Laen: Menyala Pantiku! yang mengumpulkan 10.959.123 tiket.
Jumbo mengisahkan petualangan Don, seorang anak laki-laki yang berjuang menghidupkan kembali buku dongeng peninggalan orang tuanya.
Didampingi oleh Oma serta sahabat setianya, Nurman dan Mae, Don memulai petualangan ajaib setelah bertemu dengan Meri, seorang gadis dari dunia lain yang sedang mencari orang tuanya.
(chri) Add
as a preferred source on Google
