Heboh Aksi 'Toxic' Chappell Roan ke Fan, Korbannya Anak Jorginho
Aksi toxic penyanyi pemenang Grammy asal Amerika Serikat (AS), Chappell Roan (28) dan penjaga keamanannya, terhadap fan akhirnya kena batunya pekan ini.
Pesepakbola Italia kelahiran Brazil, Jorginho (34), mengunggah pernyataan lewat fitur story Instagram-nya memprotes aksi nirempati serta menyakitkan Chappell dan diduga bagian dari tim keamanannya (bodyguard) terhadap putri tirinya, Ada Law (11).
Jorginho mengatakan istrinya, Chaterine Harding, dan Ada berada di Sao Paulo untuk menonton festival musik Lollapalooza.
Chappell menjadi salah satu pengisi festival musik yang berlangsung 20-22 Maret tersebut.
"Saya dan keluarga saya mengalami situasi yang sangat menyedihkan pagi ini. Istri saya berada di São Paulo untuk Lollapalooza Brasil. Pagi ini, putri saya bangun dengan sangat gembira. Dia bahkan membuat post, karena dia sangat senang melihat seorang artis yang sangat dia kagumi, atau dulu dia kagumi," tulis Jorginho di story-nya akhir pekan ini, dikutip Minggu (22/3). Dia menulis dalam dua bahasa di fitur story-nya tersebut, bahasa Inggris dan bahasa Portugis.
Pria yang disebut sebagai salah satu gelandang bertipe regista terbaik itu tak menulis lugas soal nama anak tirinya. Tapi, diyakini itu adalah Ada yang merupakan buah perkawinan istrinya dengan suami terdahulunya, aktor senior Hollywood, Jude Law.
Jorginho menceritakan anak tirinya adalah penggemar cilik Chappell. Kebetulan, Ada dan istrinya, berada dalam satu hotel yang sama ditempati Chappell di Sao Paulo yakni Palácio Tangará.
Kemudian saat momen sarapan, Chaterine dan Ada tak secara sengaja berada satu ruang dengan Chappell. Menurut pesepak bola peraih trofi Juara Piala Eropa bersama timnas Italia itu, Ada begitu antusias ketika melihat Chappell.
"Saat sarapan, artis itu jalan melewati meja mereka. Anak saya, seperti halnya anak-anak lain, mengenalinya, begitu antusias, dan hanya ingin memastikan itu adalah idolanya," tulis Jorginho.
"Dia bahkan tidak mendekatinya. Dia hanya berjalan melewati meja penyanyi itu, melihat untuk emastikan, tersenyum, dan kemudian kembali duduk dengan ibunya. Dia tidak mengatakan apapun, tidak meminta apapun [ke Chappell]," sambungnya.
Namun, antusiasme bocah 11 tahun itu malah disambut dengan sikap nirempati dari Chappell maupun bodyguard penyanyi tersebut.
Dari keterangan anak dan istrinya, bodyguard Chappell mendatangi meja mereka dan menegur Ada dengan nada tinggi. Situasi itu membuat Ada terkejut hingga akhirnya menangis.
"Petugas keamanan bertubuh besar datang ke meja mereka, saat mereka masih sarapan, dan mulai berbicara dengan agresif kepada istri dan putri saya. Mengatakan bahwa istri dan putri saya tidak boleh membiarkan mereka 'menghina' atau 'mengganggu' orang lain," ujar Jorginho.
"Jujur saja, saya tidak tahu pada titik mana hanya berjalan melewati meja dan melihat apakah ada orang di sana dapat dianggap sebagai pelecehan," lanjut eks bintang utama tim Napoli, Chelsea, dan Arsenal itu.
"Putri saya sangat terguncang dan menangis," tambahnya.
Dalam unggahan yang viral, Jorginho menyoroti sikap yang dinilai tidak proporsional terhadap seorang anak kecil yang hanya ingin menyapa idolanya. Ia juga meminta tanggung jawab atas perlakuan bodyguard tersebut, serta mengajukan keluhan ke pihak hotel.
Jorginho mengakhiri unggahannya dengan mengkritik perlakuan Roan terhadap seorang penggemar yang menurutnya tidak melanggar 'batas privat' Chappell. Dia lalu memberi contoh pengalamannya sendiri di mata publik.
Pria yang pernah menjadi peringkat tiga penghargaan pemain terbaik dunia Ballon d'Or itu saat ini bermain untuk tim Brazil, Flamengo.
"Saya telah hidup lama dengan sepak bola, sorotan publik, dan orang terkenal selama bertahun-tahun, dan saya sangat memahami apa itu rasa hormat dan batasan. Apa yang terjadi di sana bukanlah itu. Itu hanya seorang anak yang mengagumi seseorang," tulisnya yang mendorong peristiwa itu jadi refleksi Chappell.
Dia pun men-tag akun Instagram Roan dan menulis pesan dengan huruf kapital semua: "Tanpa fans kamu bukan apa-apa. Dan kepada para fan, dia tak pantas mendapatkan perhatian kalian."
Pada fitur story lanjutannya, Jorginho pun memamerkan potret cara dirinya memerlakukan fan.
Sebagai pesepak bola, Jorginho memiliki prestasi yang mentereng. Dia yang bermain gelandang sentral itu pernah membawa Chelsea menjuarai Liga Champions Eropa ( (2020/21), Liga Europa (2018/19), Piala Super UEFA (2021), dan Piala Dunia Antarklub FIFA (2021).
Sebelumnya bersama Napoli dia membawa klub Italia itu jadi juara Copa Italia (2014) dan Supercoppa Italia (2014). Dia juga menjadi bagian penting timnas Italia meraih trofi Piala Eropa 2020.
Di Brazil, tahun lalu dia membawa timnya saat ini, Flamengo, menang Copa Libertadores.
Selain jadi nomine tiga besar Ballon d'Or, gelar individunya adalah Pemain terbaik di Eropa (UEFA) musim 2020/2021.
Menanggapi polemik yang berkembang, Chappelll Roan maupun perwakilannya belum memberikan pernyataan sejauh ini.
Mengutip dari Variety, Chappell yang meraih popularitas setelah menjadi pembuka tur Olivia Rodrigo pada 2022 lalu memang dikenal sebagai sosok yang mementingkan batasan privat sebagai figur publik.