Miley Cyrus Cerita di Balik Taylor Swift Jadi Kameo Hannah Montana

CNN Indonesia
Kamis, 26 Mar 2026 11:00 WIB
Miley Cyrus membeberkan kisah di balik keterlibatan Taylor Swift dalam film Hannah Montana: The Movie (2009). (Getty Images via AFP/ALBERTO E. RODRIGUEZ)
Jakarta, CNN Indonesia --

Miley Cyrus membeberkan kisah di balik keterlibatan Taylor Swift dalam film Hannah Montana: The Movie (2009). Cyrus menjelaskan bahwa Swift terpilih karena tim produksi membutuhkan sosok yang benar-benar mampu menjiwai suasana country.

Saat itu, kata Cyrus dalam siniar Call Her Daddy dari Alex Cooper, Swift yang baru merintis karier sebagai penyanyi country dianggap memiliki citra asli yang sangat cocok dengan latar pesta lumbung dalam film tersebut.

Kehadiran Swift dinilai memberikan kesan autentik, bukan sekadar aktris yang berpura-pura menjadi penyanyi country.

"Taylor Swift bisa masuk ke film tersebut karena saat itu masih awal kariernya, dan tim produksi mencari seseorang yang secara autentik cocok tampil di sesi tersebut," ujar Cyrus seperti yang diberitakan Billboard pada Selasa (24/3).

Ia menambahkan dirinya dan pelantun lagu Cruel Summer itu memang memiliki latar belakang kehidupan nyata yang akrab dengan suasana tersebut, sehingga kemunculan Taylor Swift itu terasa sangat alami.

Selain menulis dan membawakan lagu Crazier dalam adegan pesta di Crowley Corners, Taylor Swift juga berperan besar di balik layar sebagai penulis lagu penutup film berjudul You'll Always Find Your Way Back Home.

Miley Cyrus memberikan pujian tinggi terhadap kualitas lagu tersebut, yang sempat menduduki posisi ke-81 di tangga lagu Billboard Hot 100.

"Penghargaan harus diberikan pada yang berhak. Itu adalah lagu 'banger' dan masih relevan sampai sekarang. Dia benar-benar total dalam menulis lagu itu," puji Cyrus.

Meskipun Taylor Swift tidak hadir secara langsung, program spesial perayaan 20 tahun Hannah Montana itu tetap diramaikan oleh sejumlah nama besar seperti Selena Gomez dan Chappell Roan.

Dalam acara tersebut, Cyrus membawakan kembali deretan lagu hit era Disney miliknya, termasuk This Is the Life, sembari mengunjungi kembali set ikonis serial televisinya.

Sementara itu saat wawancara dengan Variety, Cyrus menegaskan perayaan dua dekade ini sangat penting karena Hannah Montana telah memberikan dampak yang luar biasa bagi penggemarnya di seluruh dunia.

Hingga kini, ia mengaku masih sering bertemu penggemar yang membawa merchandise resmi dan menanyakan kemungkinan adanya musim baru.

"Saya melihat setiap hari betapa pentingnya Hannah bagi banyak orang. Saat saya bepergian, orang-orang membawa merchandise 'Hannah'. Mereka bertanya, 'Apakah kamu akan membuat musim baru lagi?'"

Miley Cyrus yang merupakan anak perempuan dari musisi country Billy Ray Cyrus memulai kariernya dengan lolos audisi serial Disney Channel, Hannah Montana, saat dirinya berusia 13 tahun.

Semula, ia mengikuti audisi tersebut untuk memerankan sahabat Hannah Montana. Namun penampilannya membuat ia didaulat untuk berperan sebagai sang Hannah Montana, seorang anak perempuan yang memiliki dua dunia: gadis desa dan bintang remaja.

Selain berperan sebagai karakter utama, Miley Cyrus juga mengisi suara untuk lagu-lagu serial yang mulai mengudara pada 24 Maret 2006 tersebut.

Hannah Montana pun sukses di pasaran dan mendapatkan sejumlah nominasi Emmy Awards antara 2007 hingga 2010. Selain itu, serial ini juga mengantarkan Miley Cyrus sebagai idola remaja.

Miley Cyrus pun merilis sejumlah album di bawah label milik Disney, Hollywood Records, semasa era Hannah Montana tersebut, yakni Meet Miley Cyrus (2007), Breakout (2008), Can't Be Tamed (2010).

Miley Cyrus baru muncul sebagai persona baru yang kontroversial saat merilis album Bangerz (2013) dengan lagu populernya, We Can't Stop dan Wrecking Ball.

(gis/end)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK