Tersangka Penembakan di Kediaman Rihanna Klaim Tidak Bersalah
Seorang perempuan yang dituduh melepaskan tembakan ke arah rumah milik penyanyi Rihanna di Beverly Hills beberapa waktu lalu mengajukan pembelaan diri atau pleidoi tidak bersalah di Pengadilan Tinggi Los Angeles.
Ivanna Lisette Ortiz mengajukan pembelaan tersebut pada Rabu (25/3) pagi waktu setempat di Clara Shortridge Foltz Criminal Justice Center. Tersangka kini menghadapi serangkaian dakwaan berat termasuk percobaan pembunuhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Pembela Umum Derek Ray Dillman sebelumnya sempat mengajukan pembelaan serupa pada 11 Maret, tetapi permohonan tersebut ditarik kembali guna menunda jadwal persidangan.
Berdasarkan dokumen pengadilan, Ortiz didakwa dengan satu dakwaan percobaan pembunuhan, 10 dakwaan kejahatan penyerangan dengan senjata api semi-otomatis, dan tiga dakwaan kejahatan menembaki tempat tinggal yang dihuni.
Saat ini, The Hollywood Reporter melaporkan pada Rabu (25/3), tersangka ditahan dengan jaminan sebesar US$1,8 juta dan bisa menghadapi hukuman penjara seumur hidup.
Dillman sempat meminta agar jaminan Ortiz dikurangi menjadi US$70 ribu berdasarkan kemampuan bayar, tetapi Hakim Theresa McGonigle menolak permintaan tersebut.
Kantor Jaksa Wilayah Los Angeles mengungkapkan bahwa pada sore hari Minggu (8/3), Ortiz diduga mengendarai Tesla putih menuju blok 9500 Heather Road. Ia kemudian melepaskan beberapa peluru dari senjata semi-otomatis ke arah properti Rihanna.
Pihak jaksa menegaskan bahwa saat insiden terjadi, terdapat orang di dalam rumah Rihanna maupun di kediaman tetangga sebelah pada saat itu.
Rihanna dan pasangannya, A$AP Rocky, serta ketiga anak mereka dinyatakan sebagai korban dalam serangan ini, meski dipastikan tidak ada korban luka tembak yang dilaporkan.
Ortiz dilaporkan melarikan diri dari lokasi kejadian sebelum akhirnya diringkus petugas di kawasan Sherman Oaks. Di dalam kendaraannya, polisi menemukan senjata api tipe AR-15 beserta amunisi tambahan.
Jaksa Wilayah Los Angeles Nathan J. Hochman memberikan pernyataan tegas mengenai bahaya penggunaan senjata api di area pemukiman saat Ortiz didakwa.
"Menembakkan senjata di lingkungan padat penduduk sangat berbahaya dan mempertaruhkan nyawa," tegas Nathan J. Hochman.
Ia menambahkan kekerasan ceroboh semacam ini tidak akan ditoleransi dan akan diproses secara penuh sesuai hukum yang berlaku. Ortiz sebelumnya disebut merupakan seorang ahli patologi wicara berlisensi selama lebih dari satu dekade.
Atas permintaan Jaksa Agung negara bagian, hakim kini telah menyetujui larangan bagi Ortiz untuk menjalankan praktik profesinya di wilayah California.
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
