Pangeran Philip Ternyata Kena Kanker 9 Tahun Sebelum Meninggal
Pangeran Philip ternyata didiagnosis kanker pankreas pada 2013, jauh sebelum meninggal dunia pada April 2021 dalam usia 99 tahun.
Hal itu diungkap oleh biografer dan sejarawan Inggris, Hugo Vickers, dalam bukunya yang bertajuk Queen Elizabeth II: A Personal History yang akan segera dirilis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dokter mendeteksi bayangan di pankreasnya, dan membedahnya tepat di perutnya," tulis Vickers. "Keputusannya adalah kanker pankreas yang tidak dapat dioperasi."
Ia juga menambahkan bahwa para ahli menilai kala itu Pangeran Philip "mungkin tidak akan terlihat di depan umum lagi". Namun suami Ratu Elizabeth II tersebut "mengalahkan para pesimis."
Vickers menyebut Pangeran Philip sempat tinggal sebentar di Wood Farm di Sandringham, Norfolk, sebelum kembali menjalankan tugas publik pada Agustus 2013.
Page Six mengatakan Istana Buckingham tidak menanggapi permintaan tanggapan berita tersebut.
Pangeran Philip meninggal dunia pada 9 April 2021, dua bulan sebelum ulang tahunnya yang ke-100. Keluarga Kerajaan Inggris menggambarkan kematiannya sebagai "sangat tenang," dan penyebab kematiannya disebut karena "usia tua."
Namun Vickers menulis bahwa sang pangeran "tidak ingin mencapai ulang tahunnya yang ke-100" karena ia "tidak menyukai keramaian yang menyertai acara-acara seperti itu."
"Pada malam terakhir hidupnya, ia meninggalkan perawatnya, berjalan tertatih-tatih di sepanjang koridor dengan alat bantu jalannya, mengambil bir dan meminumnya di Ruang Oak," tulis Vickers soal jam-jam terakhir Philip hidup.
"Keesokan paginya, ia bangun, mandi, mengatakan bahwa ia merasa tidak enak badan, dan diam-diam meninggal dunia," lanjutnya.
"Pada saat itu, ia telah hidup dengan kanker pankreas selama hampir delapan tahun - jauh lebih lama daripada waktu bertahan hidup biasanya sejak diagnosis."
Pemakaman Pangeran Philip dilaksanakan di St George 's Chapel di Kastil Windsor pada 17 April 2021 dan disiarkan di televisi. Prosesi itu dimulai dengan mengheningkan cipta dan sebuah upacara di halaman puri.
Pangeran Philip yang berdarah Yunani menikah dengan Ratu Elizabeth pada 1947. Dia berperan penting dalam modernisasi Kerajaan Inggris usai Perang Dunia II. Selain itu, dia juga dinilai menjadi sosok yang dicintai di dalam istana.
(end) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
