Anna Wintour Akhirnya Mau Jadi Kover Vogue, Berkat Meryl Streep
Anna Wintour membuat kejutan dengan tampil dalam kover majalahnya sendiri, Vogue, bersama Meryl Streep yang memerankan karakternya dalam The Devil Wears Prada, Miranda Priestley.
Pose keduanya dipamerkan oleh Vogue dalam unggahan pada Rabu (8/4) sebagai bagian dari rangkaian promosi film The Devil Wears Prada 2. Kover itu menampilkan Wintour mengenakan dress merah, sedangkan Streep dengan suite ala kantoran.
Foto tersebut terbilang bersejarah lantaran adalah kali pertama Anna Wintour mau difoto menjadi kover majalah yang sudah ia pimpin sejak 1988 hingga 2025 tersebut. Selain itu, ia difoto bersama Streep sebagai Miranda Priestley, karakter yang disebut terinspirasi dari Anna Wintour.
Menurut Page Six pada Kamis (9/4), persetujuan atas photoshoot tersebut terbilang sulit. Wintour pernah menolak gagasan menjadi model kover majalah tersebut, sementara Streep sudah dua kali, pada 2012 dan 2017.
Di sisi lain, Vogue juga mengalami kebuntuan karena Anne Hathaway sudah jadi model untuk edisi Agustus sementara Emily Blunt juga punya edisinya sendiri.
Pemimpin redaksi Vogue saat ini, Chloe Malle, mengatakan bahwa dirinya mengemukakan gagasan ini kepada Wintour yang saat ini menjadi kepala Global Editorial Director Vogue dan Global Content Officer Conde Nast itu saat Paris Fashion Week pada Oktober 2025.
"Saya berkata, 'Anna, akan sangat luar biasa jika kamu dan Meryl tampil di sampul,'" kenang Malle. "Dan dia berkata, 'Chloe, itu sangat menyanjung, tetapi itu bukan gaya saya.'"
Namun semua berubah saat Meryl Streep maju meyakinkan Anna Wintour untuk melakukan pemotretan tersebut.
"Dan jawabannya [jadi] berbeda. Jadi kita lihat siapa yang memiliki kekuatan persuasi," kata Malle yang menyebut upaya pemotretan tersebut butuh "sedikit sekali bujukan."
Akhirnya keduanya bertemu dan mengenakan koleksi Prada yang dirancang khusus untuk edisi ikonis tersebut. Tentu saja dengan tag line yang identik dengan Anna Wintour dan Miranda Prestley: "Two devils, two Pradas."
"Ini membuat dokumen Pentagon terlihat seperti buku Richard Scarry," kata Malle yang menyebut proyek yang difoto oleh Annie Leibovitz dan ditata oleh Grace Coddington ini sangat dirahasiakan dengan ketat selama berbulan-bulan.
Direktur jaringan mode global Vogue, Virginia Smith mengatakan dirinya harus memesan sendiri seluruh wardrobe yang dibutuhkan kepada para desainer dan label dan menggunakan teka-teki khusus yang samar serta berbohong agar proyek ini tidak bocor.
"Anna merasa bahwa kehadiran Grace di sini akan mencurigakan," kata Smith. "Jadi saya harus menyembunyikan Grace dan membawanya ke area kecil di ruang ganti tanpa ada yang melihatnya."
Namun kedua bintang, Anna Wintour dan Meryl Streep, langsung akrab saat bertemu. Smith mengatakan bahwa pada saat hari fitting, kedua perempuan itu datang dengan syal kuning cerah yang serasi dan sama sekali tidak direncanakan.
"Anna sangat gembira, dia berkata, 'Kalian harus foto ini,'" kenang Malle.
Anna Wintour disebut menjadi sumber inspirasi dari karakter ikonis yang diperankan Meryl Streep dalam saga The Devil Wears Prada, Miranda Prestley.
Karakter itu diambil dari novel bertajuk sama karya Lauren Weisberger, yang pernah bekerja sebagai asisten Anna Wintour. Namun, seperti Miranda, Wintour tak ingat momen Weisberger menjadi asistennya.