Film Horor Korea Salmokji Akan Tayang di Bioskop Indonesia

CNN Indonesia
Kamis, 16 Apr 2026 05:00 WIB
Film horor Korea yang lagi ramai diperbincangkan, Salmokji, dipastikan tayang di bioskop Indonesia dalam waktu dekat.
Film horor Korea yang lagi ramai diperbincangkan, Salmokji, dipastikan tayang di bioskop Indonesia dalam waktu dekat. (The Lamp/Showbox)
Jakarta, CNN Indonesia --

Film horor terbaru Korea, Salmokji, dipastikan bakal tayang di bioskop Indonesia. Hal itu dipastikan melalui unggahan beberapa jaringan bioskop di Indonesia pada Rabu (15/4).

CGV, Cinema XXI, dan Cinepolis kompak mengunggah trailer Salmokji dengan memastikan bahwa film horor yang lagi viral di Korea Selatan itu akan tayang di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau sekali masuk... kamu enggak akan pernah bisa keluar hidup-hidup," bunyi takarir tersebut. "Di Waduk Salmokji yang penuh rumor, jadi awal dari teror yang tak masuk akal."

"Dibintangi Kim Hye-yoon, Kim Jun-han, dan Lee Jong-won. SALMOKJI SEGERA TAYANG."

Film ini sudah tayang di Korea Selatan sejak 8 April. Pada hari pembukaannya, Salmokji: Whispering Water langsung menduduki peringkat pertama di box office Korea Selatan, mencatat 89.912 penonton.

Bila dihitung dengan jumlah pemutaran pra-rilis, film ini mencapai total 116.825 penonton pada hari pertama, melampaui pesaing utama termasuk drama sejarah The King's Warden dan Project Hail Mary dibintangi Ryan Gosling.

[Gambas:Video CNN]

Salmokji: The Whispering Water menceritakan kisah kru film yang mengunjungi sebuah waduk untuk syuting ulang setelah sesosok misterius tertangkap kamera pemetaan jalan (street view).

Semua bermula ketika kru film yang merekam pemandangan jalan dikirim ke waduk terpencil untuk merekam ulang akibat rekaman sebelumnya dianggap tidak dapat digunakan karena distorsi visual yang tidak dapat dijelaskan.

Dipimpin oleh Soo-in (Kim Hye-yoo), tim tersebut mendokumentasikan jalan dan lanskap di sekitarnya, tetapi selama peninjauan rutin rekaman, mereka memperhatikan sosok-sosok asing.

Mereka juga jadi kerap menemukan detail-detail yang meresahkan yang tidak pernah mereka ingat temui saat pengambilan gambar.

Saat kru menyelidiki asal usul rekaman tersebut, mereka mengetahui bahwa waduk tersebut telah dikaitkan dengan insiden masa lalu yang tidak pernah sepenuhnya terselesaikan.

Ketegangan meningkat ketika anomali tambahan muncul dalam gambar yang baru direkam, mengaburkan batas antara kerusakan teknis dan penyembunyian yang disengaja, dan kru mulai mencurigai lokasi itu terhubung dengan kejahatan tersembunyi.

Disutradarai Lee Sang-min, film ini mengambil latar di lokasi asli, yaitu Waduk Salmokji di Yesan, Provinsi Chungcheong Selatan. Berdasarkan laporan The Korea Times, Selasa (14/4), waduk itu dibangun pada 1982 untuk irigasi pertanian.

Namun, lokasi itu lama dikenal sebagai tempat angker bagi komunitas pencinta okultisme dan sempat dibahas dalam berbagai acara bincang-bincang horor.

Kepopuleran film tersebut turut memicu fenomena baru. Lokasi asli Waduk Salmokji kini ramai dikunjungi warga yang penasaran, sebagaimana terlihat dari foto-foto yang viral di komunitas daring.

Salmokji pun kini dipastikan tayang di bioskop Indonesia.

(chri) Add as a preferred
source on Google