Heboh 'Ibu Jadi Tamu Undangan', Rassya Sujud Minta Maaf ke Tamara
Momen haru mewarnai pernikahan Teuku Rassya. Di tengah sorotan publik, dia terlihat bersimpuh dan sujud di hadapan sang ibu, Tamara Bleszynski, sebagai bentuk permohonan maaf sekaligus bakti seorang anak.
Peristiwa itu dibagikan langsung oleh Tamara melalui media sosialnya. Dalam unggahan tersebut, Rassya tampak memeluk ibunya dengan hangat, sementara Tamara membalas dengan kecupan penuh kasih.
"Alhamdulillah, 14 April 2026. Ada getar yang tak mampu dieja oleh kata," tulis Tamara dalam unggahannya.
Ia juga menyampaikan rasa haru dan syukur atas kehadiran anak-anaknya dalam hidupnya. Bagi Tamara, momen tersebut menjadi bukti bahwa kasih sayang keluarga tetap terjaga di tengah berbagai persepsi yang sempat beredar.
"Terima kasih, Rassya & Kenzou, telah menjadi penyejuk jiwa," lanjutnya.
Momen itu sekaligus menjadi jawaban atas spekulasi yang sebelumnya berkembang luas di publik. Pernikahan Rassya dengan Cleantha Islan memang sempat menuai perhatian, terutama karena kehadiran Tamara yang dianggap hanya sebagai tamu undangan.
Dalam prosesi akad, Tamara terlihat mengenakan busana hitam sederhana, berbeda dengan keluarga inti yang kompak mengenakan kebaya biru. Sementara Rassya didampingi oleh sang ayah, Teuku Rafly, serta ibu sambungnya.
Situasi tersebut memicu berbagai asumsi, mulai dari dugaan kerenggangan hubungan hingga kritik tajam dari warganet.
Menanggapi hal itu, Rassya akhirnya buka suara melalui media sosial. Ia menegaskan bahwa tidak pernah ada niat menjadikan sang ibu sekadar tamu dalam pernikahannya.
"Mana mungkin terlintas buat ngundang ibu sendiri sebagai tamu?" tulisnya.
Sebagai bukti, Rassya membagikan potongan rundown acara. Dalam dokumen tersebut, nama Tamara tercantum sebagai bagian utama dalam prosesi, bahkan berada di urutan awal untuk momen sungkeman.
Tak hanya itu, Tamara juga dijadwalkan berjalan bersama keluarga inti dalam rangkaian resepsi.
Soal busana dan miskomunikasi
Rassya juga meluruskan polemik terkait busana yang dikenakan ibunya. Ia menjelaskan bahwa sejak awal, persiapan pakaian telah direncanakan.
Namun, rencana tersebut berubah mendadak karena sahabat Tamara yang semula dipercaya membuat busana mengalami penurunan kesehatan. Akibatnya, proses pencarian penjahit pengganti dilakukan di saat-saat terakhir.
Melansir InsertLive,Rassya juga menyunggung soal miskomunikasi di internal tim yang menyebabkan informasi tidak tersampaikan secara utuh saat briefing.
"Istri langsung keliling carikan penjahit dan koordinasi sendiri," jelas Rassya.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat situasi tampak berbeda dari rencana awal, hingga akhirnya memicu kesalahpahaman di mata publik.
Dalam klarifikasinya, Rassya juga membagikan pesan pribadi yang ia kirimkan kepada Tamara. Pesan itu memperlihatkan betapa ia sangat mengharapkan kehadiran ibunya di momen penting tersebut.
"Rassya sudah lagi stres banget... mama jangan nggak datang ya," tulisnya.
(tis/tis)