Prabowo Ingin Tingkatkan Jumlah Konser K-pop di Indonesia
Presiden RI Prabowo Subianto berencana meningkatkan jumlah konser K-pop di Indonesia. Rencana itu muncul setelah melakukan pembahasan kerja sama saat bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, 1 April lalu.
Rencana itu diungkap Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (22/4).
"Kemarin juga dalam sebuah percakapan disampaikan kepada, ini khusus untuk penggemar K-pop, Bapak Presiden berencana untuk meningkatkan jumlah konser bagi para pecinta K-pop," ucap Sugiono.
Rencana itu muncul mengingat banyaknya penggemar K-pop di Indonesia. Lebih lanjut, Sugiono bahkan baru tahu ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi anggota K-pop di Korea Selatan.
"Karena ternyata ada juga, saya juga baru tahu Pak KSP, personel dari grup-grup di sana itu juga ada orang Indonesia yang menjadi personelnya. Forgive my ignorance, bapak ibu sekalian," ucap Sugiono.
Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan dan Jepang beberapa waktu lalu. Sugiono menegaskan kunjungan Presiden ke luar negeri dilakukan untuk menghasilkan kerja sama kepentingan nasional.
"Tapi tentu saja sekali lagi, kunjungan ini adalah merupakan suatu kunjungan di mana kita ingin menghasilkan sesuatu yang sifatnya dirasakan langsung oleh rakyat Indonesia dari hubungan kita dengan berbagai negara di dunia," tutur Sugiono.
Pertemuan Prabowo dengan Presiden Lee Jae Myung berlangsung di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House). Dalam jamuan makan siang itu, sempat hadir Carmen, anggota grup K-pop Hearts2Hearts asal Indonesia.
Prabowo, Jae Myung dan Carmen sempat foto bersama. Ketiganya kompak melakukan simbol jari hati (finger heart), pose yang sering digunakan para anggota K-pop.
(del/har)