Ini Kata Para Penonton Pertama The Devil Wears Prada 2
The Devil Wears Prada 2 mendulang banyak komentar setelah penayangan perdana pada Senin (20/4) di Amerika Serikat. Film ini dipuji sebagai sekuel yang sempurna meski berjarak 20 tahun dari film pertamanya.
The Devil Wears Prada 2 akan tayang pada 1 Mei 2026 secara global dan 29 April 2026 di Indonesia. Anne Hathaway dan Meryl Streep akan kembali beradu akting ke dalam dunia mode kelas atas untuk sekuel yang telah lama ditunggu-tunggu dari film drama komedi rilisan 2006 ini.
Diberitakan Digital Spy pada Selasa (21/4), para perwakilan media yang menyaksikan premier The Devil Wears Prada 2 serempak memberikan pujian positif terkait film tersebut. Mereka menyoroti akting Anne Hathaway dan Meryl Streep yang kian apik dalam sekuel ini.
"The Devil Wears Prada 2 luar biasa. Ini adalah sekuel sempurna yang melampaui semua ekspektasi. Naskah Aline Brosh McKenna tajam dan cerdas. Kita akan terus mengutip dialognya selama bertahun-tahun ke depan," ujar Jazz Tangcay dari Variety.
"Meryl Streep, Anne Hathaway, dan Emily Blunt masih tampil luar biasa. Kostumnya menakjubkan, dan soundtrack-nya sangat keren... Suka banget. Sepadan dengan penantian," lanjutnya.
"The Devil Wears Prada 2 adalah sekuel yang seru dan galak yang punya pesan kuat. Anne Hathaway dan Meryl Streep kembali ke peran ikonik mereka dengan sangat natural dan 'tampil maksimal' di setiap adegan. Film ini terasa familiar dalam cara yang terbaik, relevan dengan zaman sekarang, dan benar-benar sepadan dengan penantiannya," ujar Daniel Baptista dari The Movie Podcast.
Film ini berlatar 20 tahun setelah kejadian pada film pertama yang mengisahkan Andy Sachs baru lulus kuliah jurnalistik dan diterima sebagai asisten Miranda Priestly (Meryl Streep) di dunia mode yang jauh dari karakter dan idealismenya.
Dua dekade kemudian, Andy kembali ke majalah Runway yang masih dipimpin Miranda Priestly dan menghadapi tantangan digital. Menurut Alex Weprin dari Hollywood Reporter, ceritanya sangat relate dengan jurnalis saat ini.
"Parodi media yang tajam dibalut dalam dunia fashion kelas atas. Setiap jurnalis yang menontonnya akan merasa 'tersentil' karena terasa sangat relate," kata Weprin.
Sekuel The Devil Wears Prada (2006) ini akan mengikuti usaha pemimpin redaksi majalah Runway, Miranda Priestly yang diperankan Meryl Streep, di tengah industri media cetak yang sekarat di era digital.
Miranda kemudian akan berhadapan dengan Emily Charlton (Emily Blunt), mantan asistennya yang kini menjadi pejabat tinggi sebuah grup mewah dengan dana iklan yang sangat dibutuhkan Miranda.
Dengan kisah tersebut, film ini akan berlatar 20 tahun setelah kejadian pada film pertama, di mana Andy Sachs baru lulus kuliah jurnalistik dan diterima sebagai asisten Miranda di dunia mode yang jauh dari karakter dan idealismenya.
Film yang naskahnya ditulis oleh Aline Brosh McKenna tersebut adalah adaptasi dari novel bertajuk sama karya Lauren Weisberger yang konon mengisahkan pengalaman pribadi penulis saat menjadi asisten pemimpin redaksi Vogue, Anna Wintour.