Pengadilan Kabulkan Permohonan The Boyz Putus Kontrak dengan Agensi

CNN Indonesia
Jumat, 24 Apr 2026 11:20 WIB
Pengadilan mengeluarkan putusan memenangkan gugatan The Boyz untuk penangguhan kontrak eksklusif dengan agensi One Hundred Label.
Pengadilan mengeluarkan putusan memenangkan gugatan The Boyz untuk penangguhan kontrak eksklusif dengan agensi. (One Hundred Label)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pengadilan telah mengeluarkan putusan yang memenangkan gugatan sembilan member boy band The Boyz terkait penangguhan kontrak eksklusif mereka dengan agensi One Hundred Label.

Pengadilan resmi mengabulkan permohonan penangguhan kontrak eksklusif para anggota, yang menandai berakhirnya ikatan profesional antara kedua belah pihak di tengah konflik yang berkepanjangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengadilan mengonfirmasi bahwa kontrak eksklusif antara artis dan One Hundred Label telah diputus secara sah dan tidak lagi berlaku," ujar pengacara Kim Mun-hui dari firma hukum Yulchon seperti diberitakan Korea JoongAng Daily, Jumat (24/4).

Sembilan dari 10 member The Boyz, Sangyeon, Jacob, Younghoon, Hyunjae, Juyeon, Kevin, Q, Sunwoo, dan Eric-sebelumnya terlibat sengketa dengan agensi tersebut.

Pemicu utamanya adalah klaim bahwa mereka belum menerima pembayaran penyelesaian pendapatan (settlement) sejak Juli 2025.

[Gambas:Video CNN]

Pihak One Hundred Label sempat berusaha membela diri dengan berargumen bahwa biaya kontrak yang telah dibayarkan kepada para artis merupakan uang muka yang seharusnya diperhitungkan dengan pendapatan di masa depan.

Namun, hakim menolak argumen agensi tersebut.

"Pengadilan memperjelas bahwa pembayaran tanda tangan eksklusif dan distribusi pembayaran penyelesaian dari pendapatan yang dihasilkan adalah ketentuan yang diatur secara terpisah di bawah kontrak," kata Kim.

"Tidak ada kesepakatan yang mengizinkan biaya kontrak yang sudah dibayarkan untuk menggantikan pembayaran penyelesaian yang menjadi hak artis," Kim menegaskan.

Kim juga menjelaskan bahwa pengadilan menemukan adanya keretakan kepercayaan yang telah mencapai titik yang tidak dapat diperbaiki.

Hal itu berdasarkan pada kegagalan agensi dalam memenuhi kewajiban krusial, mulai dari pembayaran settlement, penyediaan data akuntansi yang transparan, hingga kelalaian dalam manajemen pendukung dan perlindungan artis.

Meski putusan telah keluar, para member tetap berkomitmen untuk menjalankan jadwal yang telah disepakati sebelumnya, termasuk rangkaian konser Inter-Zection yang akan digelar tiga hari mulai 24 hingga 25 April.

Di sisi lain, posisi One Hundred Label kini semakin terpojok. Selain kalah di pengadilan, agensi tersebut juga tengah bersengketa dengan perusahaan teknologi Knowmerce terkait hak siar konser.

Pihak Knowmerce bahkan telah melakukan pengembalian dana penuh kepada pembeli tiket daring pekan lalu setelah agensi secara sepihak membatalkan kerja sama dan mengalihkan penjualan tiket ke pihak lain.

The Boyz baru bergabung dengan One Hundred Label pada akhir 2024 setelah meninggalkan IST Entertainment. Kasus ini menambah daftar krisis manajemen di One Hundred Label, menyusul langkah serupa yang diambil EXO-CBX (Chen, Baekhyun, dan Xiumin).

Mereka juga telah memutus kontrak dengan anak perusahaan label tersebut, INB100, pada 10 April.

(chri) Add as a preferred
source on Google