Dulu Membela, Kakak-Adik Kini Tuding Michael Jackson Lakukan Pelecehan

CNN Indonesia
Senin, 27 Apr 2026 11:00 WIB
Kakak-beradik yang menyebut diri mereka sebagai "keluarga kedua" Michael Jackson menuding sang King of Pop telah melakukan pelecehan seksual anak.
Kakak-beradik yang menyebut diri mereka sebagai "keluarga kedua" Michael Jackson menuding sang King of Pop telah melakukan pelecehan seksual anak. (AFP/Justin Sullivan/Getty Images)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kakak-beradik yang menyebut diri mereka sebagai "keluarga kedua" Michael Jackson menuding sang King of Pop telah melakukan pelecehan seksual anak dan manipulasi.

Tuduhan tersebut tertuang dalam gugatan yang diajukan oleh empat dari lima bersaudara Casico, yakni Aldo, Eddie, Dominic, dan Marie Nicole. Masih ada Frank Cascio yang juga berpendapat sama tapi tidak bisa gabung dalam gugatan itu dengan alasan hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam wawancara dengan The New York Times, Casico bersaudara itu mengatakan mereka bertemu Jackson melalui ayah mereka, Dominic Cascio Sr., yang merupakan manajer Helmsley Palace Manhattan tempat yang sering diinap MJ pada dekade '80-an.

Mereka mengatakan bahwa Jackson telah memanipulasi mereka untuk menjadi "pasukannya" untuk membela penyanyi itu dari tuduhan orang lain karena ia adalah "bintang terbesar di dunia."

Casico bersaudara membantah tuduhan pelecehan kepada Jackson selama bertahun-tahun, termasuk dalam wawancara dengan Oprah Winfrey pada 2010, dan pada buku yang dibuat Frank Cascio, My Friend Michael: An Ordinary Friendship With an Extraordinary Man (2010).

"Kami dicuci otak," klaim Eddie Cascio kepada The New York Times. "Kami dipersiapkan. Dia membuat kami merasa seolah-olah dia adalah segalanya: seorang teman, ayah, seperti segala macam dukungan emosional. Dan memang demikian."

Seperti diberitakan Entertainment Weekly pada Minggu (26/4), sebagian dari Cascio bersaudara menyebut sebenarnya sudah dilecehkan sejak awal, tapi mereka merasa "terlalu kewalahan" untuk melaporkannya.

Sementara sebagian yang lain mengatakan tidak terlalu paham situasi yang mereka hadapi sampai menyaksikan dokumenter Leaving Neverland (2019) yang merinci kesaksian dua pria penuding MJ.

Dari dokumenter tersebut, mereka menyadari bahwa apa yang terjadi pada narasumber juga serupa dengan yang mereka alami. Dari sana, mereka mengaku "terbebas dari pengaruh" Jackson.

Mereka sempat mengajukan gugatan pertama terhadap pewaris Jackson. Kemudian Cascio bersaudara mengklaim ahli waris menghubungi dan mengklaim bahwa mereka berusaha untuk mendapatkan kompensasi yang adil "atas penderitaan yang telah ditimbulkan Jackson."

Cascio bersaudara kemudian mencapai kesepakatan penyelesaian pada 2020 dan menerima sekitar US$16 juta dari pewaris MJ, yang didistribusikan selama lima tahun.

Namun pada 2024, pihak ahli waris Jackson mengklaim Frank Cascio melalui pengacaranya menuntut agar Cascio bersaudara diberi lebih banyak hingga US$213 juta dan dengan ancaman akan dibongkar ke publik bila tidak terpenuhi.

Pada 2025 saat akhir masa perjanjian, negosiasi dengan pihak harta warisan untuk kompensasi lebih lanjut menjadi tegang, sehingga sengketa hukum pribadi mereka meningkat menjadi litigasi publik.

Kuasa hukum pengelola warisan Michael Jackson, Marty Singer, menyebut gugatan terbaru dari Cascio bersaudara adalah "upaya putus asa untuk mendapatkan uang oleh anggota keluarga Cascio lainnya yang ikut-ikutan mendukung saudara mereka, Frank."

[Gambas:Video CNN]

"Keluarga tersebut dengan gigih membela Michael Jackson selama lebih dari 25 tahun, membuktikan bahwa ia tidak bersalah atas perilaku yang tidak pantas," kata Singer dalam pernyataannya kepada People.

"Pengajuan gugatan baru ini adalah taktik mencari forum yang menguntungkan dalam skema mereka untuk mendapatkan ratusan juta dolar dari harta warisan dan perusahaan Michael."

Singer juga menyoroti riwayat pengakuan Cascio bersaudara yang membela Jackson di masa lalu, bertentangan dengan tuduhan saat ini. Gugatan terbaru ini dipandang sebagai upaya pemerasan dari Cascio bersaudara kepada Michael Jackson.

Hal itu dibantah oleh keluarga Cascio. Mereka bilang gugatan terbaru mereka "lebih dari sekadar uang" dan hanya ingin mengungkapkan "kebenaran" tentang Jackson kepada dunia.

Jika Anda mengalami, melihat, mendengar, dan mengetahui tindak kekerasan atau pun pelecehan kepada perempuan dan anak, hubungi SAPA via telepon 129 atau melalui WhatsApp 08111-129-129.
(end) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]