Kubu Justin Baldoni Ogah Tanggung Jawab atas Karier Buruk Blake Lively

CNN Indonesia
Senin, 04 Mei 2026 08:00 WIB
Pengacara perusahaan Justin Baldoni bersikeras bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas kerugian karier Blake Lively selama masa konflik mereka. (AFP/TIMOTHY A.CLARY/ANGELA WEISS)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pengacara perusahaan Justin Baldoni bersikeras bahwa Wayfarer Studios tidak bertanggung jawab atas kerugian karier Blake Lively selama masa konflik antara mereka terkait dengan proyek It Ends With Us.

Lively sebelumnya menuding Baldoni dan perusahaannya, Wayfarer Studios, sebagai pihak yang mesti bertanggung jawab akan kerusakan karier aktris tersebut lewat kampanye fitnah selama mereka berkonflik.

Namun hal tersebut dibantah oleh pengacara Baldoni, Amir Kaltgrad, yang menyebut ketidakpopuleran Lively adalah penyebab kegagalan upaya-upayanya, termasuk minuman Betty Buzz yang dimiliki istri Ryan Reynolds itu, bukan kampanye fitnah.

Kaltgrad mengatakan Lively memiliki "riwayat pekerjaan yang tidak konsisten." Ia juga mengutip dugaan "bukti bahwa dia tidak ingin bekerja penuh waktu," dan mengklaim hanya menghasilkan US$21 juta dari beberapa proyek film dalam delapan tahun sebelum drama ini terjadi.

Ia juga mengatakan di pengadilan bahwa "perundungan" Lively terhadap drama photoshop Kate Middleton pada 2024 adalah bukti pola perilaku negatif. Selain itu, bahwa insiden tersebut menyebabkan Lively mengalami kerusakan reputasi akibat ulahnya sendiri.

Seperti diberitakan Daily Mail dan Page Six pada Selasa (28/4), dokumen pengadilan yang diajukan awal bulan ini mengungkapkan bahwa klaim Lively tentang kampanye "gadis jahat" yang dilancarkan terhadapnya merugikan dirinya US$300 juta dalam aspek keuntungan dan potensi pendapatan yang hilang antara Agustus 2024 dan Agustus 2029.

Awalnya ia mengklaim pada November 2025 bahwa dugaan kampanye fitnah Baldoni merugikannya US$161 juta.

Baldoni secara konsisten dan keras membantah melakukan kesalahan. Gugatan balik senilai US$400 juta yang diajukan olehnya pada Januari 2025 ditolak oleh hakim pada Juni tahun itu.

Page Six menyebut perwakilan Lively dan Baldoni tidak segera menanggapi permintaan komentar atas berita tersebut.

Pada awal April 2026, hakim menolak 10 dari 13 klaim Lively dan menyisakan dakwaan pelanggaran kontrak, pembalasan, dan membantu serta bersekongkol dalam pembalasan, untuk persidangan pada 18 Mei.

Pengacara Lively, Sigrid McCawley, mengatakan kepasa Dailu Mail bahwa aktris A Simple Favor itu menantikan persidangan.

"Harapan Blake adalah agar suaranya didengar di ruang sidang itu dan itulah yang kami fokuskan saat ini," kata McCawley di luar pengadilan, menambahkan bahwa dia "berharap untuk memberikan kesaksian."

"Dia merasa sangat baik... dia akhirnya berada pada titik di mana dia akan dapat menceritakan sisinya," tambah pengacara itu.

(end)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK