Erin Beber Dugaan Kelakuan Buruk ART di Rumah: Saya Punya Bukti
Rien Wartia Trigina atau Erin membeberkan hal-hal kurang menyenangkan yang diduga dilakukan asisten rumah tangga (ART) selama bekerja di rumahnya. Hal itu ia sampaikan sebagai klarifikasi dan bantahan menganiaya ART tersebut.
Erin membeberkan bukti berupa tangkapan layar ART itu sering mendokumentasikan banyak hal di rumah, termasuk kegiatan serta kamar tidur anak-anak Erin, plat nomor kendaraan keluarga.
Tak hanya itu, dalam konferensi pers pada Selasa (5/5), Erin juga mengungkapkan ART tersebut mengenakan baju pribadi anak perempuannya tanpa izin. Ia pun menyatakan kerja ART itu tidak sebagus ekspektasinya.
"Ada banyak lah, kayak misalnya baju dan seprai kasur yang sampai 2 minggu enggak dicuci, saya tanya 'ini kemana seprai? Kok belum dicuci?', dia jawab 'oh iya ini saya belum kerjain, masih ditumpuk.' Jadi sudah banyak lah keluhan," ujar Erin.
"Dan saya punya bukti-bukti video seperti apa kerjaan dia di rumah," ia menegaskan seperti diberitakan InsertLive, Selasa (5/5).
Ia mengungkapkan baru menggunakan jasa ART itu tiga pekan setelah mendapatkan referensi temannya. Namun, kinerja itu membuat mantan istri Andre Taulany tersebut langsung mengeluh ke yayasan penyalur untuk minta pengganti.
"Saya ada chat-nya semua (komunikasi dengan yayasan penyalur ART tersebut), pokoknya saya sudah komplain, jadi saya pengin ganti dengan ART yang lebih baik lagi kerjaannya, karena perjanjiannya kalau memang cocok boleh diganti," ungkap Erin.
"Ya jadi trauma kalau kayak gini (punya ART yang tidak becus kerja)," lanjutnya.
Erin kemudian dengan tegas menyampaikan bantahan terkait tudingan melakukan penganiayaan terhadap ART. Ia pun kembali menegaskan memiliki bukti yang menguatkan bantahannya tersebut.
"Tidak benar sama sekali (dugaan penganiayaan terhadap ART), saya punya bukti CCTV-nya," ungkap Erin. "Tidak ada itu (penganiayaan terhadap ART), saya bicara dengan percaya diri."
"Saya bisa buktikan, ya saya ikuti proses hukum, saya punya buktinya semua CCTV isi satu rumah, total ada 14 video," kata Erin.
Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum Erin menekankan bahwa semua tuduhan liar yang disampaikan kepada kliennya memiliki konsekuensi hukum.
"Anda (ART) menyampaikan dipukul, ditendang, diancam pisau, ya silakan anda buktikan di proses penyidikan atau di proses hukum," kata Sunan Kalijaga.
"Begitu juga klien kami, klien kami menyampaikan (klarifikasi) apa yang dia rasakan tidak pantas, tidak baik, tidak sopan, bahkan yang membahayakan keluarganya, sudah dibuktikan tadi."
"Jadi silakan bicara, tapi hati-hati, ketika kalian tidak bisa membuktikan, maka akan ada konsekuensi hukum," ia menegaskan.
(chri)