Ini Alasan Erin Masih Pakai Nama Taulany di Instagram

CNN Indonesia
Minggu, 10 Mei 2026 10:45 WIB
Rien Wartia Trigina menjelaskan alasan masih menggunakan nama keluarga Andre Taulany meski keduanya sudah resmi bercerai sejak November 2025. (Tangkapan layar instagram @erintaulany)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rien Wartia Trigina alias Erin menjelaskan alasan masih menggunakan nama keluarga mantan suaminya, Andre Taulany, meski keduanya sudah resmi bercerai sejak November 2025.

Menurut Erin, dia sudah berupaya mengubah nama akun media sosialnya, jauh sebelum terseret kasus dugaan penganiayaan asisten rumah tangga (ART). Namun respons Meta selaku pemilik Instagram memakan waktu lama.

"Saya sudah proses itu dari bulan September, dari pihak Meta Internasional. Karena waktu pas lagi nama itu dibuat, itu diproses dari pihaknya dia, orangnya dia. Jadi memang agak lama," kata Erin.

"Memang sudah sudah diproses dari bulan September, tapi memang belum pihak Meta belum confirm," tuturnya, seperti diberitakan detikHot pada Minggu (10/5).

Hal senada juga diungkap kuasa hukum Erin, Sunan Kalijaga. Menurut Sunan, perubahan nama akun media sosial Instagram butuh validasi ketat dari penyedia platform.

"Bukan berarti klien kami kegilaan, kecintaan, atau kepengin banget pakai nama belakangnya Taulany. Karena memang itikad baik dari klien kami sudah mengajukan untuk perubahan ya," tegas Sunan Kalijaga.

Erin pun menegaskan bahwa dirinya dengan Andre Taulany sudah tidak ada hubungan personal apa pun, dan meminta publik tidak berspekulasi nama Taulany di akun media sosialnya dengan perasaan perempuan tersebut.

Sementara itu, Andre Taulany sendiri juga sudah menegaskan meminta dirinya tidak lagi disangkutpautkan dengan Erin, terutama dalam kasus dugaan kekerasan terhadap ART.

"Gue enggak ikut-ikutan. Tolong, jangan bawa-bawa nama Taulany, Oke? Taulany itu isinya orang-orang baik. Ardio Taulany anak gue, Arkenzy Taulany anak gue, Arlova Taulany, Andre Taulany, Taulany TV. Ya?"

Kasus perselisihan antara Erin dengan mantan ART bernama Hera mencuat ke publik setelah akun media sosial milik penyalur Hera memviralkan dugaan penganiayaan tersebut.

Kasus ini dimulai setelah Hera melaporkan Erin ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (29/4) dini hari. Dalam laporan, Erin dituduh melakukan kekerasan fisik, seperti pemukulan, pencekikan, hingga pengancaman menggunakan senjata tajam di rumahnya di kawasan Bintaro.

Namun, Erin membantah keras seluruh tudingan tersebut. Ia mengklaim punya bukti kuat berupa rekaman CCTV serta kesaksian dari pekerja rumah tangga lain dan pihak keamanan yang membuktikan bahwa insiden penganiayaan tersebut tidak pernah terjadi.

(end)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK