Bantah Kasar ke ART, Erin Ogah Minta Maaf karena Merasa Kena Fitnah

CNN Indonesia
Kamis, 21 Mei 2026 17:00 WIB
Rien Wartia Trigina alias Erin membantah sudah melakukan tindakan kekerasan atau berlaku kasar kepada asisten rumah tangga (ART) yang bekerja dengannya. (Tangkapan layar instagram @erintaulany)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rien Wartia Trigina alias Erin membantah sudah melakukan tindakan kekerasan atau berlaku kasar kepada asisten rumah tangga (ART) yang bekerja dengannya, termasuk Hera, yang melaporkan dugaan kekerasan oleh Erin ke polisi.

Meski begitu, Erin juga enggan menutup pintu damai dengan Hera akibat dugaan kekerasan yang menjadikan nama mantan istri Andre Taulany itu jadi pusat pemberitaan.

"Kalau memang Ibu Erin tuh punya habit yang kasar ke pembantunya, otomatis itu juga akan dialami dong oleh ART yang lain di rumah," kata kuasa hukum Erin, Farahnaz Maharani, seperti diberitakan detikHot pada Kamis (21/5).

"Saya enggak pernah sentuh pun. Paling cuma 'Hera sini, kamu kayak gini-gini'. Cuma kayaknya dia ada sakit hati terus ada dalang di balik ini karena saya suka tegur dia mungkin, karena memang dia ingin saya ganti," timpal Hera. "Aslinya mah enggak apa-apa."

"Aslinya ART yang ada di rumah, mungkin rekan media bisa lihat apa pendapatnya yang sudah disampaikan juga, keadaannya juga aman baik-baik saja," kata Erin. "Yang lain tidak mengalami hal yang serupa [seperti yang disebut Hera]."

Erin menyebut dirinya juga enggan untuk berdamai dengan Hera karena ia merasa sudah menjadi korban berbagai fitnah terkait dugaan kekerasan terhadap ART. Apalagi, ada rumor yang menyebut dirinya melakukan penganiayaan dengan senjata tajam.

Hera sebelumnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Komisi III DPR RI, Senin (18/5), mengaku siap berdamai dengan mantan istri Andre Taulany tersebut selama ada permintaan maaf dan pengembalian barang-barang.

"Maaf mohon maaf saya bukannya enggak mau damai, tapi nama baik saya sudah rusak apalagi dengan fitnahan seperti ini. Teman-teman saya semua jadi menilai saya 'Oh Erin kok begitu ya?'. Maksudnya ini framing-nya sudah sangat jelek buat saya, sangat memojokkan," kata Erin.

"Tuduhan yang dia bilang katanya saya mencakar, mencekik, apalagi menendang, menodong pisau itu sangat keterlaluan. Maksudnya sudah sangat luar biasa fitnahnya," tuturnya.

"Kalau saya oke minta maaf, berarti saya mengakui dong kalau saya tuh melakukan hal ini. Enggak dong. Saya harus mempertaruhkan keadilan. Enggak bisa dong saya difitnah kayak begini," ujar Erin.

"Saya mau menempuh proses hukum. Biarkan proses hukum itu bekerja sesuai fakta, biar ada efek jera. Saya sudah bikin laporan fitnah dan pencemaran nama baik dan undang-undang ITE-nya, ada dua laporan di Polres Metro Jakarta Selatan," pungkasnya.

Kasus ini dimulai setelah Hera melaporkan Erin ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (29/4). Dalam laporan, Erin dituduh melakukan kekerasan fisik, seperti pemukulan, pencekikan, hingga pengancaman menggunakan senjata tajam di rumahnya di kawasan Bintaro.

Namun, Erin membantah keras seluruh tudingan tersebut. Ia mengklaim punya bukti kuat berupa rekaman CCTV serta kesaksian dari pekerja rumah tangga lain dan pihak keamanan yang membuktikan bahwa insiden penganiayaan tersebut tidak pernah terjadi.

(end)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK