Sarwendah Ingin Drama dengan Ruben Selesai: Saya Lagi Cari Duit Halal
Sarwendah berharap drama masalahnya dengan Ruben Onsu soal nafkah dan kepengasuhan anak-anak mereka segera rampung, di tengah-tengah dirinya "nyari duit halal".
Hal itu diungkap mantan personel Cherrybelle tersebut dalam panggilan video di konferensi pers bersama kuasa hukumnya, Chris Sam Sewu, pada Senin (1/6) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maaf saya enggak bisa hadir soalnya saya masih ada kerjaan, dan cari duit halal, dan segala sesuatunya udah diwakilkan sama kuasa hukum saya," kata Sarwendah seperti diberitakan detikHot pada Selasa (2/6).
"Jadi ya semoga semuanya bisa diselesaikan dengan baik-baik sesuai dengan kesepakatan karena sekali lagi dan terus menerus saya selalu memikirkan kasihan dengan anak-anak saya," katanya. "Maaf nih saya harus kembali nyari duit lagi. Kalian bisa melihat saya juga lagi live nyari duit."
Chris membantah tudingan Ruben Onsu bahwa kliennya mempersulit anak-anak mereka bertemu ayahnya. Chris menyinggung bahwa Sarwendah adalah pihak yang paling sering menghubungi Ruben.
"Wenda itu malah lebih sering chat RO pada saat proses perceraian. Lalu dari pihak RO balasnya, 'Hubungi lawyer saya'. Itu yang selalu dibilang, saya ditunjukin chat-nya. Jadi sebenarnya yang menolak komunikasi langsung dari awal adalah RO," kata Chris.
"Tunjukkan deh, kalau enggak buktinya dia WA ke klien saya. Jangan 6 bulan lalu dia WA, terus enggak pernah balas, enggak pernah chat lagi terus dibilang ini dipersulit. Enggak begitu komunikasi. Ada anak," lanjutnya.
"Misalnya RO datang, 'Oh anaknya enggak ada di rumah', nah itu bisa dibilang mempersulit. Tapi kalau ada jadwal les, bapaknya maksa mau minta anaknya, loh sekarang masa enggak diambil langsung dari tempat les? Ya psikologis anak juga kan bermasalah," tambahnya.
Lebih jauh, Chris meluruskan tudingan Sarwendah memilih-milih aset saat pembagian harta bersama. Ia menyebut dari empat aset tidak bergerak milik Ruben dan Sarwendah, kliennya hanya meminta satu rumah untuk tempat tinggal anak-anak.
"Jujur aja kami merasa kecolongan. Kenapa? Rumah yang diberikan ke kami itu adalah aset yang tidak bersih, dijaminkan di bank dengan utang yang fantastis. Di mana yang mengajukan ke pihak bank adalah RO. Di dalam kesepakatan RO harus membayar," kata Chris.
"Setelah klien kami memutuskan, 'Oke kita akan lunasi', ada lagi tambahannya, minta dikembalikan uang yang sudah dibayar sebelumnya. Coba bayangkan, yang sudah Ruben bayarkan ke bank itu minta dibalikin," ungkap Chris.
"Kita sudah mengalah akhirnya dibagi dua, last minute mereka bilang harus Wenda yang bayar semua. Ini apa lagi yang mau dipermasalahkan oleh pihak mereka," pungkasnya.
Pihak Ruben Onsu sebelumnya menuding pihak Sarwendah mempersulit pria itu untuk bertemu anak-anak mereka. Hal itu yang kemudian mendorong Ruben untuk 'protes' dengan tidak mengirim uang nafkah selama enam bulan terakhir.
Sementara itu, kata Minola Sebayang selaku pengacara Ruben, sosok kekasih Sarwendah saat ini, Giorgio Antonio, yang notabenenya tidak ada hubungan darah justru memiliki keleluasaan dalam bertemu anak-anak Ruben dan Sarwendah.
"Porsi ayah kandung yang sudah diatur dalam perjanjian tidak dilaksanakan dengan berbagai macam alasan dan berbagai macam argumentasi, tapi orang yang tidak memiliki hubungan darah diberikan keleluasaan," kata Minola seperti diberitakan detikHot pada Senin (1/6).
"Yang menjadi masalah kan kalau kemudian orang tua kandung dibenci karena adanya suatu interaksi yang salah, informasi yang salah, dan tidak diberikan waktu untuk saling mendekat akhirnya menjauh," kata Minola.
"Makanya ayah terasa orang asing, orang asing terasa ayah. Ini yang harusnya dicegah. Ini yang dicegah, bukan masalah cemburu ini, enggak ada," lanjutnya.
(end) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
