Biar Digiling Kritikus, Scary Movie Langsung Cuan di Box Office Debut

CNN Indonesia
Senin, 08 Jun 2026 21:00 WIB
Berkat sambutan hangat dari penonton, film Scary Movie yang menuai nilai cukup rendah dari kritikus tetap menuai pendapatan box office menyenangkan. (dok. Paramount Pictures via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --

Berkat sambutan hangat dari penonton, film Scary Movie yang menuai nilai cukup rendah dari kritikus tetap menuai pendapatan box office menyenangkan di pekan debut pembukaannya.

Menurut data Box Office Mojo yang diakses pada Senin (8/6), Scary Movie 6 ini mampu mengumpulkan US$55 juta di pasar domestik dan langsung menduduki puncak box office Amerika Utara.

Jumlah tersebut terbilang awal yang fantastis untuk film parodi ini mengingat bujet yang dikeluarkan Paramount Pictures cs hanyalah US$30 juta.

Pendapatan itu juga belum termasuk dengan perolehan di pasar internasional sebesar US$50,5 juta dan menggenapi perolehan secara global mencapai US$105,5 juta.

Scary Movie yang juga disebut sebagai Scary Movie 6 ini digarap oleh Michael Tiddes dan ditulis oleh Marlon Wayans, Shawn Wayans, Keenen Ivory Wayans, Craig Wayans, dan Rick Alvarez.

Film tersebut menjadi rilisan ke-enam waralaba tersebut setelah Scary Movie 5 yang rilis pada 2013, dan dianggap sebagai sekuel spiritual dari dua film pertama. Film ini dibintangi oleh Marlon, Shawn, Anna Faris, dan Regina Hall.

"Ini adalah pembukaan yang luar biasa untuk sekuel komedi yang sudah sejauh ini dalam serinya," kata David A. Gross, yang menerbitkan buletin box office FranchiseRe, seperti diberitakan Variety pada Minggu (7/6).

"Ini juga merupakan kebangkitan besar setelah [film] terakhir pada 2013 gagal total," kata Gross.

Scary Movie (2026) mengisahkan Cindy Campbell dan teman-temannya, Ray Wilkins serta Shorty dan Brenda Meeks bersaudara, yang berkumpul kembali ketika pembunuh bertopeng yang sama dari film pertama kembali muncul.

Film tersebut mendapatkan kritikan pedas dari kritikus. Di Rotten Tomatoes, film ini mendapatkan nilai 24 persen di Tomatometer. Sementara untuk Popcornmeter, film ini meraih nilai 69 persen.

Di posisi kedua box office domestik akhir pekan kemarin diisi oleh debut Masters of the Universe dengan perolehan US$29,3 juta di pasar domestik, kemudian US$25 juta di pasar internasional, sehingga mendapatkan US$54,3 juta secara global.

Namun angka tersebut masih belum cukup untuk menutupi bujet produksi US$170-200 juta. Variety menyebut Masters of the Universe perlu menjangkau audiens yang lebih luas dalam beberapa minggu mendatang agar dapat menghasilkan keuntungan selama penayangan di bioskop.

Sementara itu, Backrooms turun dari posisi puncak ke urutan ke-tiga di pekan kedua penayangannya, dengan perolehan US$25,9 juta dan menggenapi perolehan domestik sebesar US$135 juta, angka fantastis untuk studio A24.

Backrooms sendiri mengumpulkan US$77,6 juta dan menggenapi perolehan global menjadi US$212,6 juta, angka yang sangat fantastis dari bujet film horor itu sebesar US$10 juta.

(end)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK