Sinopsis Backrooms, Teror Ruang Tak Berujung

CNN Indonesia
Rabu, 10 Jun 2026 12:30 WIB
Sinopsis Backroom tentang seorang terapis masuk wilayah yang tak diketahui saat pasiennya menghilang. (dok. A24/21 Laps Entertainment/Atomic Monster via IMDb)
Sinopsis Backroom tentang seorang terapis masuk wilayah yang tak diketahui saat pasiennya misterius menghilang. (dok. A24/21 Laps Entertainment/Atomic Monster via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --

Backrooms merupakan film horor terbaru hasil adaptasi serial web populer The Backrooms, karya kreator YouTube, Kane Parsons atau Kane Pixels. Film itu menjadi debut Parsons di dunia layar lebar.

Backrooms mengangkat konsep liminal spaces, ruangan dan struktur yang terasa ganjil, menyeramkan, dan seolah tidak berujung, yang dalam beberapa tahun terakhir populer di forum daring seperti Reddit dan TikTok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut sinopsis Backrooms.

Cerita Backrooms mengikuti seorang pemilik toko furnitur bernama Clark (Chiwetel Ejiofor). Ia dikisahkan berjuang melawan kecanduan alkohol sekaligus memiliki permasalahan rumah tangga yang berujung perceraian.

Suatu hari, saat memeriksa gangguan listrik di ruang bawah tanah tokohnya, ia menemukan celah misterius di dinding yang membawanya ke rangkaian ruangan biasa yang tampaknya tak berujung.

Saat memasuki ruangan tersebut, Clark dihadapkan pada setumpuk furnitur yang berada di bagian tengah ruangan, seperti meja, kursi, lampu, hingga laci yang saling menumpuk satu sama lain.

[Gambas:Video CNN]

Ruangan itu bagai labirin tak berujung dengan warna kuning kusam pada dinding. Ruangan tersebut turut mengeluarkan suara asing yang menarik perhatian Clark untuk mencari sumber suara.

Clark kemudian menceritakan pengalaman tidak biasa tersebut kepada terapisnya, Dr. Mary Kline (Renate Reinsve). Awalnya sang terapis tidak percaya cerita Clark.

Namun, ia bersikukuh ingin membuktikan ruangan tersebut benar-benar ada. Clark mengajak asistennya, Kat (Lukita Maxwell), dan kekasih Kat, Bobby (Finn Bennett), memasuki Backrooms. Mereka masuk dengan peralatan dokumentasi.

Perjalanan mereka berubah menjadi pengalaman berbahaya ketika berbagai entitas mengerikan mulai bermunculan. Ketika ia menghilang, terapisnya pun memulai perjalanan ke wilayah yang tidak diketahui untuk menyelamatkannya.

Backrooms berhasil mencatatkan debut terbesar dalam sejarah untuk film horor orisinal.

Film horor psikologis ini berhasil melampaui seluruh ekspektasi box office dengan meraup US$81 juta di pasar domestik serta US$118 juta secara global pada akhir pekan perdananya.

Kesuksesan itu menjadikan Backrooms sebagai film dengan debut terbesar sepanjang sejarah rumah produksi A24. Angka debut Backrooms lebih dari tiga kali lipat rekor yang sebelumnya dipegang film thriller Civil War (2024) karya Alex Garland yang debut dengan pendapatan sebesar US$25,5 juta.

Kesuksesan debut Backrooms sekaligus menjadikan Kane Parsons sebagai sutradara termuda yang berhasil memiliki film peringkat pertama di box office.

YouTuber itu berhasil mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Josh Trank, yang berusia 27 tahun ketika film Chronicle (2012) debut di posisi pertama dengan pendapatan US$22 juta.

Kane Parsons juga termasuk dalam kreator YouTube yang berhasil menembus arus utama dengan membawa basis penggemar online mereka yang sangat besar ke kursi bioskop.

Kesuksesan Backrooms pada pekan debutnya juga memperlihatkan minat penonton pada film horor orisinal. Film ini juga berhasil mendobrak layar kecil internet menjadi film layar lebar di bioskop.

Meskipun sekuelnya belum diumumkan secara resmi, Kane Parsons telah memberi isyarat mengenai kemungkinan menjadikan Backrooms sebagai sebuah waralaba film. Sebelum ruang-ruang lintas dimensi tersebut kembali hadir di layar lebar.

Backrooms tayang pada 12 Juni di bioskop Indonesia.

[Gambas:Youtube]

(van/chri) Add as a preferred
source on Google