Gwyneth Paltrow Tuai Kritik Imbas Bintangi Iklan Properti Mewah Israel

CNN Indonesia
Sabtu, 13 Jun 2026 17:20 WIB
HOLLYWOOD, CALIFORNIA - MARCH 15: Gwyneth Paltrow attends the 98th Oscars at Dolby Theatre on March 15, 2026 in Hollywood, California.   Arturo Holmes/Getty Images/AFP (Photo by Arturo Holmes / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
Aktris Gwyneth Paltrow panen hujatan gara-gara membintangi iklan proyek properti mewah di Israel. Kolom komentarnya penuh seruan Free Palestine. (Foto: Getty Images via AFP/ARTURO HOLMES)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aktris Gwyneth Paltrow panen hujatan di media sosial setelah membintangi iklan proyek properti mewah di Israel.

Perempuan berusia 53 tahun itu tampil dalam promosi 51 Park, proyek properti setinggi 51 lantai di kota pesisir Herzliya, yang terletak di utara Tel Aviv.

Dalam iklan yang direkam di New York tersebut, Paltrow mengatakan ada alasan mengapa gedung-gedung paling ikonik di dunia berada di dekat taman. Ketika ditanya apakah gedung tersebut berada di New York, ia menjawab, "Herzliya. Israel."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Herzliya dipandang sebagai bagian dari tanah Palestina yang dicaplok Israel melalui proses kolonisasi Zionis, migrasi Yahudi dan pengusiran warga Palestina pada peristiwa Nakba di 1948.

Meski tidak mengunggah iklan tersebut di akun Instagram pribadinya, warganet membanjiri unggahan-unggahan terbarunya Paltrow dengan komentar bernada kecaman terkait keterlibatannya dalam promosi proyek di Israel.

Warganet mengkritik Paltrow karena mempromosikan proyek properti Israel ketika Gaza masih hancur lebur dibombardir Negeri Zionis. Selain kritik, kolom komentar Paltrow juga dipenuhi gambar bendera Palstina dan seruan 'Free Palestine' dalam berbagai bahasa.

CNN telah menghubungi Paltrow untuk meminta tanggapan.

Paltrow dibesarkan dalam keluarga yang memadukan tradisi Yahudi dan Kristen. Ayahnya merupakan keturunan Yahudi, dan ia secara terbuka kerap merayakan hari raya Yahudi seperti Hanukkah.

Setelah peristiwa 7 Oktober 2023, Paltrow termasuk dalam daftar selebritas Hollywood yang menandatangani surat kepada Presiden Amerika Serikat saat itu, Joe Biden, yang berisi desakan untuk membebaskan para sandera yang ditahan di Gaza.

Sejumlah organisasi internasional menilai Israel melakukan genosida di Gaza dan tengah menghadapi gugatan genosida di International Court of Justice.

Para pemimpin Israel berulang kali membantah tuduhan tersebut dan berdalih aksi kejinya di Gaza ditujukan untuk mengalahkan Hamas. Selama tiga tahun genosisa Israel, 72 ribu warga Palestina tewas.

(pta) Add as a preferred
source on Google