Harry Berharap Bisa Bawa Meghan Markle dan Anak-anaknya ke Inggris
Pangeran Harry disebut berharap bisa membawa Meghan Markle dan anak-anak mereka ke Inggris Raya dalam beberapa minggu ke depan.
Menurut sumber, kedatangan Harry ke Inggris Raya adalah dalam rangka mempromosikan Invictus Games pada Juli 2026. Ia juga disebut ingin keluarganya bertemu ayahnya, Raja Charles.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, kata sumber, belum ada rencana atau peluang apa pun Harry akan bertemu dengan abangnya, Pangeran William, mengingat hubungan mereka yang kini sudah renggang.
Selain itu, perselisihan Harry dengan Pemerintah Inggris terkait keamanan anak bungsu mendiang Putri Diana tersebut juga belum sepenuhnya beres.
Namun Harry tetap berharap Kementerian Dalam Negeri Inggris akan menyetujui pengamanan bersenjata yang didanai oleh pajak masyarakat Inggris untuk istri dan anak-anaknya.
Page Six pada Senin (8/6) menyebut sejumlah sumber mengatakan Pangeran Harry sangat ingin berdamai dengan keluarga Kerajaan.
Namun Harry masih dikucilkan oleh keluarga lainnya. Ia tak diundang ke pernikahan sepupunya, Peter Phillips, pekan lalu sementara anggota keluarga yang lain ikut hadir, termasuk Putri Beatrice dan Putri Eugenie.
Meskipun Harry sangat ingin membawa Markle dan anak-anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet, kembali ke tanah kelahirannya, sumber menekankan belum ada rencana pasti yang dibuat dan fokus utama saat ini adalah acara Invictus.
Pada Januari 2026, Daily Mail mengutip sumber pemerintah yang mengatakan keamanan Harry akan tetap dijamin bila datang ke Inggris, meskipun gugatan Harry soal ia dan keluarganya mesti dilindungi oleh aparat khusus ditolak pengadilan.
Namun sumber menyebut Harry dan pengacaranya belum menerima kabar terbaru dari Kementerian Dalam Negeri terkait kabar tersebut.
Pada September 2025, Pangeran Harry dinilai belum tentu bisa benar-benar kembali menjadi bagian keluarga Kerajaan Inggris secara utuh biar sudah bertemu dengan ayahnya, Raja Charles III.
Menurut sumber dari dalam Istana Kerajaan Inggris, Raja tidak akan bisa menerima mereka yang bermain dua kaki, di dalam dan di luar Istana.
"Raja adalah pria yang pemaaf, tetapi sangat tegas dalam menegakkan keputusan mendiang ibunya bahwa tidak boleh ada anggota keluarga kerajaan yang 'separuh masuk, separuh keluar'," kata sumber kepada Daily Mail seperti diberitakan Page Six pada Minggu (21/9).
Pernyataan tersebut menanggapi sejumlah berita yang menyebut bahwa perjalanan Harry selama empat hari di Inggris termasuk bertemu ayahnya adalah modal pekerjaan baru bagi adik Pangeran William itu.
(end) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
