Brad Pitt Menang Gugatan terhadap Angelina Jolie Terkait Kilang Anggur
Perceraian Brad Pitt dan Angelina Jolie ternyata masih menyisakan masalah. Kedua aktor dan aktris Hollywood tersebut masih terlibat dalam kasus hukum terkait kilang anggur di Prancis. Namun kini dikabarkan Pitt menang di pengadilan.
Mengutip The Hollywood Reporter, Pitt kini mendapat lampu hijau untuk menggugat seorang miliarder Rusia yang membeli 50 persen saham kilang anggur Prancis dari Angelina Jolie.
Putusan ini datang dari pengadilan banding negara bagian California, yang membatalkan keputusan sebelumnya.
Kasus ini berakar dari kepemilikan Chateau Miraval, perkebunan anggur seluas 486 hektare di selatan Prancis yang dibeli Pitt dan Jolie pada 2008. Tempat itu juga menjadi lokasi pernikahan mereka.
Jolie sempat berencana menjual bagiannya kepada Pitt, tetapi negosiasi gagal setelah Pitt disebut bersikeras agar Jolie menandatangani perjanjian kerahasiaan atau non-disclosure agreement.
Perjanjian tersebut berisi larangan Jolie memublikasikan tuduhan kekerasan yang menjadi latar perpisahan mereka.
Tuduhan tersebut mencakup insiden di pesawat pribadi pada 2016, ketika Jolie mengeklaim Pitt "menggenggam kepalanya dan mengguncangnya," "mencekik salah satu anak," dan "memukul anak lainnya di wajah."
Jolie menolak syarat itu. Kemudian ia membuat kesepakatan senilai US$64 juta (sekitar Rp1,1 triliun) dengan konglomerat minuman beralkohol asal Rusia, Yuri Shefler.
Pada 2022, Pitt mengajukan gugatan dengan tuduhan Jolie melanggar kesepakatan tak tertulis bahwa keduanya tidak akan menjual saham bisnis itu tanpa persetujuan satu sama lain.
Keterlibatan Shefler dalam perkara ini, terkait dugaan bahwa ia mengatur akuisisi secara diam-diam bersama Jolie untuk melanggar hak Pitt.
Awalnya, hakim pengadilan negara bagian California menilai Shefler tidak cukup terlibat dalam transaksi tersebut. Dengan demikian, ia dianggap hanya sebagai investor pasif dan tidak bisa dipaksa masuk ke dalam kasus.
Namun, pengadilan banding membalik putusan itu. Dalam penetapan yang dikeluarkan Rabu (24/6), majelis hakim menilai Shefler memainkan peran penting dalam merancang dan menyelesaikan kesepakatan pembelian Miraval.
Pengadilan bahkan menyoroti bahwa ia menjamin US$39 juta dari pembelian tersebut menggunakan dananya sendiri.
Menurut hakim, terdapat "bukti kuat bahwa Shefler memiliki otoritas pengambilan keputusan akhir" mengenai apakah negosiasi akan berlanjut dan dengan syarat seperti apa.
Hakim Gail Feuer juga menulis, surat-surat Shefler kepada Jolie menunjukkan keterlibatan langsungnya dalam transaksi. Selama proses itu, Shefler mengirim tiga surat kepada Jolie.
Salah satunya berisi ucapan terima kasih atas penerimaan tawarannya dan keyakinan bahwa kesepakatan akan tercapai "meski ada komplikasi pribadi." Surat lain meminta penundaan pembayaran cicilan karena kendala dengan Pitt.
Kasus Miraval yang panjang ini turut membuka kembali detail keretakan hubungan Pitt dan Jolie. Dalam gugatan balik yang diajukan setelah Pitt menggugat Jolie terkait perkebunan anggur, Jolie untuk pertama kalinya memerinci kekerasan yang dilakukan Pitt. Namun Pitt membantah tuduhan tersebut.
(rti)