Kim Mu-yeol Guyon Mau Rekrut Yoon Ga-min Study Group ke BPHP
Teach You a Lesson menjadi serial Korea yang menarik begitu banyak perhatian tahun ini. Serial hasil adaptasi webtoon itu menceritakan suatu badan dibentuk untuk mengatasi masalah dalam sistem pendidikan.
Sambutan hangat penonton membuat mereka menyadari bahwa cerita original Teach You a Lesson, webtoon Get Schooled, sesungguhnya berasal dari semesta yang sama dengan serial Study Group, yakni jagat YLAB.
Lihat Juga : |
Sehingga, banyak dari mereka yang berharap adanya crossover antara bintang kedua serial tersebut, terlebih lagi kini season 2 Study Group yang dibintangi Hwang Min-hyun sedang diproduksi.
Kim Mu-yeol selaku pemeran Na Hwa-jin di Teach You a Lesson mengaku sangat senang melihat kejelian para penonton menyadari benang merah dan menghubungkan kedua proyek yang sama-sama memberantas bullying itu.
"Saya sangat senang melihat begitu banyak penonton yang menghubungkan Teach You a Lesson dengan serial berlatar sekolah lainnya," kata Kim Mu-yeol dalam wawancara tertulis bersama CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.
"Dari apa yang saya ketahui, Yoon Ga-min adalah petarung yang sangat tangguh, jadi saya rasa Na Hwa-jin mungkin ingin merekrutnya ke BPHP (Badan Perlindungan Hak Pendidikan)," tuturnya sambil tertawa.
Baik Study Group maupun Teach You a Lesson merupakan dua kekayaan intelektual (IP) populer dari jagat YLAB yang sukses diadaptasi menjadi serial live-action.
Sutradara Teach You a Lesson, Hong Jong-chan, membeberkan alasan kuat kedua kisah bertema aksi sekolah ini mampu beresonansi begitu mendalam di hati pemirsa global saat ini.
"Kedua judul ini adalah serial aksi yang berlatar di sekolah," jawab Hong Jong-chan kepada CNNIndonesia.com.
"Namun, di pusat kedua cerita tersebut terdapat isu-isu seputar pendidikan, dan saya rasa itu adalah sesuatu yang bisa dirasakan oleh orang-orang di mana saja," jelas sutradara Hong Jong-chan.
Ia menambahkan bahwa problematika sosial di sekolah bukan isu yang hanya terjadi di Korea Selatan saja, melainkan fenomena global yang dihadapi oleh banyak negara.
"Kekerasan di sekolah, perundungan, orang dewasa yang menutup mata, hingga kegagalan institusi bukan masalah yang unik bagi Korea saja," tuturnya.
Ia kemudian mengutip salah satu dialog ikonis dari Teach You a Lesson yang berbunyi, "Dibutuh satu desa untuk membesarkan seorang anak."
Menurutnya, pesan moral itu lah yang menjadi jembatan emosional bagi penonton di berbagai belahan dunia. Penonton dinilai lebih mudah berkaca dan melihat refleksi pengalaman hidup mereka sendiri di dalam cerita tersebut.
Ia pun meyakini bahwa semakin jujur suatu proyek dalam menggambarkan realitas sosial dan pendidikan yang spesifik di Korea Selatan, pesan yang disampaikan justru akan terasa semakin universal bagi penonton internasional.
"Saya juga berpikir kedua serial ini menemukan kesuksesannya karena mereka memadukan rasa frustrasi di dunia nyata dengan sentuhan fantasi, sehingga menawarkan katarsis sekaligus pemenuhan harapan bagi para penonton," beber sang sutradara.
Meski begitu dinikmati penonton, belum ada informasi lebih lanjut mengenai crossover Teach You a Lesson dan Study Group, begitu pula dengan kemungkinan Teach You a Lesson lanjut season 2.
Teach You a Lesson tayang di Netflix, sedangkan Study Group dapat ditonton di Viu.
(chri)