Ekspor Album K-pop Tembus Rp4,6 Triliun Paruh Pertama 2026

CNN Indonesia
Jumat, 17 Jul 2026 10:00 WIB
Korea Selatan umumkan nilai ekspor album K-pop mereka jadi yang tertinggi sepanjang sejarah pada paruh pertama 2026. (AFP/HANDOUT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai ekspor album K-pop dari Korea Selatan berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada paruh pertama 2026.

Korea Times pada Jumat (17/7) memberitakan, berdasarkan data pemerintah, lonjakan masif tersebut salah satunya didorong perilisan album studio kelima BTS yang bertajuk ARIRANG.

Menurut statistik perdagangan ekspor dan impor Layanan Bea Cukai Korea (Korea Customs Service), nilai ekspor album K-pop menyentuh US$257,48 juta atau setara Rp4,62 triliun (US$1=Rp17.943,85) sepanjang periode Januari hingga Juni.

Angka pencapaian tersebut menandai lonjakan tajam sebesar 125 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Dalam laporan tersebut, AS tercatat sebagai negara pengimpor album K-pop terbesar di dunia sepanjang paruh pertama tahun ini dengan total nilai transaksi mencapai US$74,12 juta atau setara Rp1,32 triliun.

[Gambas:Video CNN]

Peringkat kedua diisi China dengan nilai impor US$61,18 juta atau setara Rp1,09 triliun, serta Jepang di peringkat ketiga dengan nilai US$45,61 juta atau setara Rp818,41 miliar.

Selain ketiga negara pasar utama tersebut, deretan 10 besar negara tujuan ekspor album K-pop lainnya secara berurutan dilengkapi Jerman, Taiwan, Hong Kong, Belanda, Inggris, Prancis, dan Polandia.

Dinamika pertumbuhan pasar yang luar biasa ini dipicu kembalinya BTS ke industri musik. Mereka merilis album baru pertama dalam waktu tiga tahun sembilan bulan pada Maret lalu.

Proyek comeback itu langsung menuai sukses besar di mana album beserta lagu utama mereka berhasil merajai tangga lagu utama Billboard.

Selain kontribusi besar BTS, momentum positif industri musik Korea ini juga didorong oleh aktivitas girl group papan atas BLACKPINK.

Pada Februari lalu, girl group tersebut merilis mini album ketiga bertajuk Deadline, yang dilaporkan telah sukses mencetak angka penjualan fantastis hingga hampir 2 juta kopi per Juni 2026.

(chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK