Obsession Raup Rp7,1 T, Masuk Jalur Film Tercuan Sepanjang Sejarah

CNN Indonesia
Minggu, 19 Jul 2026 11:20 WIB
Film Obsession (2025)
Dengan bujet produksi US$750 ribu, Obsession kini menuju film tercuan sepanjang sejarah setelah raup US$400 juta dari box office. (Blumhouse Productions)
Jakarta, CNN Indonesia --

Film horor berbiaya rendah, Obsession, garapan sutradara debutan Curry Barker sukses mengguncang industri bioskop global setelah berhasil mengumpulkan lebih dari US$400 juta atau setara Rp7,17 triliun (US$1=Rp17.942,45).

AFP pada Jumat (17/7) memberitakan pencapaian luar biasa tersebut menempatkan Obsession dalam jalur untuk menjadi salah satu film paling menguntungkan sepanjang sejarah perfilman dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tayang perdana di Festival Film Toronto 2025 dan resmi dirilis pada awal Mei, Obsession langsung bertransformasi menjadi fenomena berkat rekomendasi kuat dari para penonton, terutama di kalangan penonton generasi Z pencinta genre horor dalam dua bulan terakhir.

Keberhasilan masif ini langsung melambungkan nama Barker yang baru berusia 26 tahun dari kreator video YouTube masuk ke dalam jajaran sutradara elite Hollywood, bermodalkan film panjang pertamanya yang hanya menelan biaya produksi sekitar US$750 ribu hingga US$1 juta.

Pendiri situs pemantau industri The Numbers, Bruce Nash, mengungkapkan jika dihitung berdasarkan rasio antara pendapatan box office global dan anggaran produksi, Obsession bakal menjadi kesuksesan terbesar sepanjang masa.

Dengan penjualan tiket dunia yang kini menyentuh angka sekitar US$430 juta, Obsession resmi menggeser takhta film thriller supernatural legendaris The Blair Witch Project (1999), yang kala itu mengantongi US$250 juta dari total anggaran US$600 ribu.

[Gambas:Video CNN]

Secara angka mutlak, film-film mega-hit Hollywood, seperti waralaba Avatar, Frozen, atau Titanic memang menghasilkan lebih banyak uang.

Namun, proyek-proyek tersebut disokong oleh anggaran produksi ratusan kali lipat lebih besar dibanding modal yang dimiliki Barker.

Keberhasilan sutradara kelahiran Alabama ini bahkan melampaui capaian film horor hit fenomenal lainnya tahun ini, yaitu Backrooms karya Kane Parsons yang meraup US$360 juta dengan modal sekitar US$10 juta.

Kedua film tersebut sukses menembus daftar 10 film terlaris sepanjang 2026, sekaligus menegaskan tingginya animo penonton muda terhadap genre horor sekaligus memulai tren baru perpindahan para kreator media sosial muda ke dunia layar lebar.

Sutradara peraih Oscar, Christopher Nolan, turut memberikan pujian dengan menyebut fenomena ini sebagai hal yang sangat mendorong masa depan dunia sinema.

Obsession menceritakan pemuda menggunakan mainan mistis bernama One Wish Willow untuk meminta agar sahabat lama sekaligus gadis idamannya jatuh cinta setengah mati kepadanya.

Konsekuensi mengerikan dan penuh kekerasan yang terjadi setelahnya tidak hanya memberikan sensasi ketakutan yang memuaskan bagi penggemar horor berat, tetapi juga mengangkat isu seputar toxic relationships, budaya kencan, hingga consent.

Potensi komersial yang masif ini telah diendus sejak awal oleh Focus Features, bagian dari studio Hollywood Universal, yang membeli hak distribusi film ini senilai US$15 juta di Festival Film Toronto tahun lalu.

Kini, Barker telah mempersiapkan beberapa proyek baru di masa depan, termasuk film panjang kedua berjudul Anything But Ghosts, di mana ia akan ikut berakting.

Selain itu, ia juga telah ditunjuk untuk mengarahkan versi baru dari film slasher klasik The Texas Chain Saw Massacre (1974).

[Gambas:Youtube]

(chri) Add as a preferred
source on Google