Polemik Rumah, Kubu Ruben Jawab Tudingan Sengaja Ungkit Ayah Sarwendah

CNN Indonesia
Kamis, 23 Jul 2026 07:38 WIB
Ruben Onsu datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam rangka sidang hak asuh anak melawan Sarwendah pada Rabu (22/7/2026).
Kubu Ruben Onsu menjawab sengaja membawa-bawa nama mendiang ayah Sarwendah dalam polemik renovasi rumah mewah yang dibangun atas utang lebih dari Rp10 miliar. (CNN Indonesia/Vandeniar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kubu Ruben Onsu menjawab tudingan sengaja membawa-bawa nama mendiang ayah Sarwendah dalam polemik renovasi rumah mewah yang dibangun di atas utang lebih dari Rp10 miliar. Ayah Sarwendah, Hendrik Lo, meninggal dunia dalam usia 63 tahun pada 19 Juli 2025 setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Rumah mewah yang berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan, itu kini ditinggalkan oleh Sarwendah dan anak-anak dengan alasan sudah tidak lagi merasa aman lantaran kerap didatangi penagih utang alias debt collector.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Minola Sebayang selaku kuasa hukum Ruben, pihaknya menyinggung kembali mendiang ayah Sarwendah yang meninggal ada Juli 2025 dalam proyek renovasi berbiaya Rp11 miliar itu, karena mantan istri Ruben-lah yang berbicara pertama kali di siniar Richard Lee pada Oktober 2024.

"Dia dalam podcast, ketika papanya sudah enggak ada, dia pasti akan ada ego ya, 'Rumah itu dari hasil saya dan papa,' kan begitu-begitu. Jadi ini kan menjadi pertanyaan," kata Minola di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Rabu (22/7).

"Kalau dia tidak mengeluarkan statement itu, maka tidak akan ada pertanyaan dari masyarakat dan juga dari teman-teman media. Tapi ketika dia menyatakan sesuatu hal yang tidak dia lakukan, itu akan menjadi pertanyaan," lanjutnya.

"Masa kami diam saja ketika kami ditanyakan? Kami kan harus keluar untuk mengatakan bahwa tidak seperti itu."

Pada Oktober 2024, Sarwendah sempat menyinggung soal status kepemilikan rumah mewah tersebut selepas dirinya berpisah dengan Ruben Onsu. Kepada Richard Lee, Sarwendah menjawab tudingan netizen soal rumah tersebut.

"Menurut aku [soal rumah], enggak ada salahnya, memang ada biaya yang dibayarkan ayahnya, kan ayahnya. Tapi kalau misalnya isi rumah, dari awal isi rumah, itu aku," kata Sarwendah kala itu. "Jangan kalian anggap wanita itu enggak bisa ngapa-ngapain."

Minola mengatakan bahwa pihaknya hanya ingin meluruskan informasi yang menurut mereka tidak sesuai dengan fakta meski terasa menyakitkan.

"Kita sudah punya fakta untuk counter pernyataannya dia di podcast Richard Lee yang mengatakan bahwa isian rumah itu dari dia," kata Minola. "Nah, kalau misalnya dia omong sesuatu yang enggak ada, kan artinya dari dia, berarti mengecilkan Ruben... Nah, jadi oleh karena itu kami ingin meluruskan informasi itu."

"Oleh karena itu, kalau memang misalnya kebenaran itu tidak mau kita ungkapkan, jangan dong menyampaikan sesuatu yang tidak sesuai dengan fakta dan kebenaran."

Pihak Sarwendah sendiri menyayangkan alasan kubu Ruben kembali membahas nominal yang disebut telah disepakati kedua belah pihak, hingga menyinggung peran mendiang ayah Sarwendah dalam proses pembangunan rumah.

Pihaknya juga membantah anggapan bahwa uang Rp11,1 miliar yang sempat disinggung kubu Ruben Onsu hanya merupakan biaya jasa kontraktor.

"Bahwa pembayarannya sekian ke almarhum [Ayah Sarwendah] sekian, bahkan dipelintir lagi bahwa Rp11 miliar itu jasa kontraktor. Padahal Rp11 miliar itu sebenarnya bukan cuma jasa, tapi material dan segala macam. Tapi dipelintir lagi," kata pengacara Sarwendah, Chris Sam Siwu.

Sarwendah dan anak-anaknya sendiri telah pindah dari rumah mewah tersebut. Langkah ini diakui Sarwendah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih tenang bagi kedua anaknya di tengah polemik dengan Ruben Onsu.

Ruben pun enggan mengomentari keputusan Sarwendah meninggalkan rumah tersebut.

"Kayaknya bukan kapasitas saya untuk bicara hal itu ya," kata Ruben.

[Gambas:Youtube]

(van/end) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]