Sarwendah Blak-blakan Respons Rumor Pesugihan di Gunung Kawi

CNN Indonesia
Kamis, 30 Jul 2026 12:50 WIB
Sarwendah
Sarwendah memberikan klarifikasi tegas mengenai rumor yang mengaitkan namanya dengan dugaan ritual pesugihan di Gunung Kawi. (Tangkapan layar instagram @sarwendah29)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sarwendah akhirnya buka suara memberikan klarifikasi tegas mengenai rumor yang mengaitkan namanya dengan dugaan ritual pesugihan di Gunung Kawi.

Mantan istri Ruben Onsu itu memastikan keberadaannya di kawasan tersebut murni untuk kepentingan profesional pekerjaan, bukan melakukan praktik mistis sebagaimana isu yang beredar luas di media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjelasan disampaikan Sarwendah saat hadir dalam podcast Denny Sumargo. Awalnya, Sarwendah mengungkapkan bahwa sang anak, Thalia, sudah terpapar informasi yang terjadi antara orang tuanya.

"Tapi yang pesugihan itu dia (Thalia) nanya?" tanya Denny Sumargo yang disambut senyum oleh Sarwendah.

"Enggak (tanya). Aku maaf kalau senyum karena aku syuting di situ. Aku syuting program KBP the Lost World," jawab Sarwendah.

Sarwendah kemudian menjelaskan bahwa kedatangannya ke Gunung Kawi kala itu adalah untuk menjalani proses pengambilan gambar program horor podcast Jordi Onsu di bawah Media Onsu Perkasa.

[Gambas:Video CNN]

Sebagai pengisi acara, Sarwendah menegaskan hanya menjalankan arahan lokasi yang telah ditentukan oleh pihak produksi.

"Aku ke situ untuk syuting horor, bukannya berita-berita di luar sana (pesugihan). Itu sama sekali tidak benar," tegas Sarwendah membantah kabar tersebut.

Sarwendah menerangkan bahwa program syuting yang dimaksud tayang secara berbayar saat masa pandemi Covid-19, sehingga video utuhnya tidak diunggah bebas di kanal YouTube reguler.

Isu pesugihan kian liar setelah sempat disinggung oleh Marcel Radhival alias Pesulap Merah. Di tengah perbincangan, Denny Sumargo bahkan sempat menghubungi Pesulap Merah via telepon.

Pesulap Merah pun tak ragu dan dengan lantang langsung menanyakan kebenarannya kepada Sarwendah melalui telepon.

Mengenai anggapan adanya ritual di lokasi, Sarwendah tak menampik ada kegiatan yang dilakukannya bersama seluruh rombongan.

Namun, ia menekankan kegiatan tersebut sebatas bentuk penghormatan tradisi lokal untuk meminta izin sebelum memulai syuting, seperti makan nasi kuning bersama seluruh kru, bukan prosesi mencari kekayaan secara gaib.

"Benar-benar aku syuting, kami syuting, aku juga enggak tahu kuncennya bawa ke mana-mana. Jadi dia mengenalkan lokasi sini lokasi sini dijelaskan satu satu untuk kebutuhan syuting," cerita Sarwendah.

"Itu juga semuanya ada tayangannya. Setelah itu, saya enggak pernah ke situ lagi sama sekali.

"Enggak ada kata-kata pesugihan. Itu 1.000 persen enggak ada," ujarnya menekankan.

Lebih lanjut, mantan personel Cherrybelle itu mengungkapkan pihak juru kunci yang mendampinginya di Gunung Kawi sejatinya sudah memberikan klarifikasi terbuka melalui media sosial bahwa tidak ada ritual pesugihan yang dilakukan.

"Tidak ada pesugihan sama sekali yang aku lakukan, tapi berita itu sepertinya tidak naik. Kalau fakta sepertinya susah naik," sindir Sarwendah.

Ia juga mengungkapkan sama sekali tidak mengenal orang yang disebut-sebut sebagai mantan asistennya dan menjadi saksi pesugihan di Gunung Kawi. 

CNNIndonesia.com telah meminta izin kepada Denny Sumargo dan Sarwendah untuk mengutip konten tersebut.

Kehadiran Sarwendah ke podcast Denny Sumargo pun diakui atas keinginannya sendiri karena merasa memiliki suara dan hak jawab untuk menanggapi situasi dan permasalahan terkait dirinya belakangan ini.

Denny Sumargo juga mengungkapkan sesungguhnya sudah turut meminta kehadiran Ruben Onsu sehingga bisa langsung berkomunikasi dengan Sarwendah dalam kesempatan itu, tapi Ruben tak bisa hadir karena permasalahan jadwal.

(chri)