Sadie Sink di Spider-Man: Brand New Day Jadi Kunci Reboot Marvel

CNN Indonesia
Senin, 03 Agu 2026 04:01 WIB
Artikel ini mengandung spoiler peran Sadie Sink di Spider-Man: Brand New Day dan masa depan reboot Marvel. (REUTERS/Mario Anzuoni)
Jakarta, CNN Indonesia --

Artikel ini mengandung spoiler.

Sadie Sink memegang peran yang sangat krusial dalam film Spider-Man: Brand New Day, tidak hanya bagi keberlangsungan alur cerita utama Spider-Man 4, tetapi juga dalam mempersiapkan reboot Marvel berikutnya.

Sadie Sink terkonfirmasi memerankan karakter Jean Grey, salah satu anggota orisinal X-Men yang kini resmi diperkenalkan ke dalam jagat MCU.

Kehadiran bintang yang melejit lewat serial Stranger Things ini tetap dirahasiakan hingga pertengahan film menjadi penggerak utama konflik dalam Brand New Day.

Memerankan mutant dengan kemampuan mengendalikan dan meretas pikiran orang lain dari jarak jauh, karakter Jean Grey mengacaukan kota New York demi membobol ruang penyimpanan rahasia milik Department of Damage Control.

Dampaknya meningkat saat ia mengendalikan Bruce Banner (Mark Ruffalo) hingga memicu amukan Hulk, yang memaksa Spider-Man (Tom Holland) harus bekerja sama dengan Punisher (Jon Bernthal) demi menghentikan kerusakan yang lebih parah.

Peran Sink di sana sekaligus membongkar sisi kelam Damage Control sebagai organisasi antagonis utama yang berpotensi menjadi ancaman anti-mutan di masa depan MCU.

[Gambas:Video CNN]

Motif Jean Grey melakukan penyerangan terungkap lewat trauma masa lalu, di mana sang kakak, Sara, diculik dan tewas akibat eksperimen organ tersebut.

Setelah sempat ditangkap CEO Damage Control Bill Metzger (Tramell Tillman), Jean Grey melepaskan gelombang energi psikis masif yang membekukan hampir seluruh penduduk New York.

Dinamika antara karakter Sink dan Peter Parker menjadi inti emosional film ini. Saat menyelami pikiran Spider-Man dan menyaksikan kenangan hangat sang pahlawan bersama mendiang Bibi May (Marisa Tomei), Jean berhasil diyakinkan untuk menghentikan aksi balas dendamnya.

Momen puncak terjadi ketika Spider-Man mengorbankan dirinya tertembak peluru senapan runduk Punisher demi menyelamatkan Jean, yang kemudian membalasnya dengan menggunakan kekuatan psikisnya untuk menjaga Peter tetap hidup sebelum akhirnya pergi menghilang.

Penampilan Sadie Sink mengukuhkan dirinya sebagai aktor ketiga yang memerankan Jean Grey dalam versi live-action, mengikuti jejak Famke Janssen dan Sophie Turner.

Adegan penutup yang memperlihatkan Jean menumpangi bus meninggalkan kota, yang disinyalir menuju Xavier School for Gifted Youngsters menjadi sinyal kuat bahwa Sink akan menjadi wajah utama dari generasi baru X-Men di MCU.

Di tengah kembalinya para pemeran veteran X-Men era Fox dalam proyek-proyek besar mendatang seperti Doomsday, kehadiran Sink menegaskan arah baru Marvel Studios dalam membangun fondasi kelompok mutant yang lebih muda untuk jangka panjang.

Bos Marvel Kevin Feige sebelumnya juga sudah mengungkapkan akal mendorong X-Men untuk menjadi pemimpin saga berikutnya.

X-Men diperkirakan menjadi landasan penceritaan Marvel di era setelah Secret Wars, yang tampaknya cocok, karena fase selanjutnya akan dikenal sebagai Mutant Saga.

"Kita terus berubah, terus berkembang, tetapi memiliki beberapa panduan membantu kita bertindak lebih terarah," tuturnya.

"Terutama dengan X-Men, sudah ada 10 film. Beberapa sangat, sangat bagus, beberapa menurut saya belum memenuhi harapan. Nah, bagaimana kita merencanakan Mutant Saga dengan cara yang sangat besar?"

Kendati demikian, Feige belum mau mengungkapkan detail perencanaan lebih lanjut setelah perilisan Avengers: Secret Wars pada Desember 2027.

(chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK